sign up SIGN UP search


parenting

3 Cara Mengatasi Anak Mogok Sekolah karena Takut Guru

Yuni Ayu Amida Jumat, 13 Dec 2019 14:23 WIB
Cara ini bisa Bunda gunakan saat anak tidak mau ke sekolah karena takut guru. caption
Jakarta - Masa-masa sekolah sebenarnya adalah hal yang menyenangkan. Namun, ada anak-anak yang tidak mau sekolah karena alasan takut pada guru. Kalau sudah begini, bagaimana mengatasinya ya, Bunda?

Menurut Elianna Platt, seorang pekerja sosial di Child Mind Institute, rasa takut adalah hal normal yang bisa dirasakan setiap manusia. Rasa takut juga merupakan bagian dari tahap pertumbuhan anak-anak.


Di samping itu, kata Platt, saat orang tua melihat anaknya takut atau kesulitan, respons alaminya adalah membantu untuk membuat lebih baik. Terutama jika hal tersebut sangat mudah diatasi orang tua. Hal ini sah-sah saja, tapi Platt mengingatkan jika terlalu sering orang tua membantu anak apalagi dalam hal sepele, anak bisa menjadi pribadi yang tidak mandiri.


"Jika anak-anak menerima pesan bahwa Ayah atau Ibu akan selalu ada untuk menghibur, namun tidak ada atau sedikit kesempatannya untuk belajar, bagaimana nanti dia melakukannya sendiri?" jelas Platt, dilansir Child Mind.

Platt menyarankan, orang tua boleh membantu anak melewati atau mengatasi ketakutannya. Namun berikan juga mereka kesempatan untuk bisa mengatasinya sendiri.

Nah, berikut ini cara untuk mengatasi anak yang tidak mau sekolah karena takut pada guru, dilansir berbagai sumber.

3 Cara Mengatasi Anak Mogok Sekolah karena Takut Guru3 Cara Mengatasi Anak Mogok Sekolah karena Takut Guru/ Foto: iStock


1. Temukan penyebab

Cobalah duduk santai dengan anak, kemudian tanyakan baik-baik apa alasan si kecil takut dengan gurunya. Dengarkan segala keluhannya dan jangan menghakimi.

Misal, masalahnya karena suasana di sekolah dan rumah berbeda, atau dia merasa gurunya terlalu galak kepadanya, Bunda bisa bantu jelaskan bahwa sikap gurunya tersebut karena ingin si anak tumbuh jadi pribadi yang kuat dan mandiri. Serta itu adalah bagian dari cara mendidik.

Namun, jika si kecil pernah dapat hukuman dari sang guru karena berbuat salah, Bunda bisa menasihati anak agar kesalahannya tidak terulang lagi. Bantu anak agar mengerti bahwa suasana di sekolah dan rumah pasti berbeda, dan dia mesti bisa menghadapi hal tersebut.

2. Temui guru

Mengetahui tidak hanya dari satu sudut pandang adalah hal yang baik, Bunda. Cobalah sempatkan waktu untuk datang ke sekolah anak dan lakukan komunikasi dengan guru.

Tanyakan pada pihak sekolah sebenarnya bagaimana sikap anak dalam kesehariannya di sekolah. Bunda juga bisa meminta bantuan pada guru untuk melakukan pendekatan pada si kecil agar ia tidak perlu merasa takut lagi.

Hal ini juga bisa menjadi cara untuk mempererat hubungan antara Bunda dan sekolah. Sehingga, kepercayaan orang tua pada guru pun meningkat.

3. Beri motivasi

Dukungan orang tua dalam hal ini sangat diperlukan, Bunda. Bisa jadi alasan takut kepada guru karena adanya kesan pertama yang salah paham, atau anak belum mengerti bagaimana membaca situasi. Itulah mengapa, Bunda mesti memberikan motivasi agar dia tidak takut, caranya bisa dengan menceritakan berbagai hal positif tentang guru.

Bunda juga mesti menanamkan pentingnya sekolah pada anak agar dia tumbuh jadi seorang yang hebat di kemudian hari. Jadi, anak akan bersemangat ke sekolah dan berusaha memudarkan ketakutannya pada guru.



Simak juga cerita Eriska Rein saat anak mogok sekolah dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi