parenting

Anak Meninggal Dunia, Eks Kiper Timnas Markus Horison Berduka

Yuni Ayu Amida Jumat, 27 Dec 2019 12:14 WIB
Anak Meninggal Dunia, Eks Kiper Timnas Markus Horison Berduka
Jakarta - Kabar duka datang dari mantan kiper Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, Markus Horison. Ia kehilangan putri tercintanya yang baru saja lahir.

Hal ini diketahui dari unggahan Markus di Instagram @markoesharison81. Terlihat dua potret berbeda, pada foto pertama, tampak seorang bayi perempuan kecil yang sudah menutup mata. Di slide kedua, terlihat Markus berada di samping makam putri kecilnya tersebut.


Belum diketahui penyebab meninggal sang putri. Markus hanya menulis salam perpisahan, serta doa.


"MAISARA ALESHA RIHIHINA..insya allah surga y anaku tunggu umi dan ayah insya allah disurga nanti. Aamiin 20122019," tulis Markus.

Tentunya hal ini sangat memukul hatinya dan sang istri. Apalagi sebagai orang tua, mereka sudah menantikan kelahiran putrinya selama sembilan bulan.

Anak Meninggal Dunia, Eks Kiper Timnas Markus Horison BerdukaAnak Meninggal Dunia, Eks Kiper Timnas Markus Horison Berduka/ Foto: instagram


Rekan-rekan Markus serta warganet pun turun merasakan duka. Mereka juga mendoakan agar Markus dan istri tabah menjalani cobaan ini.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, turut berdukacita buat ayh @markoesharison81 dan istri, atas meninggalnya anak tercinta," tulis Firman Utina.

"Turut berduka frend," timpal Hamka Hamzah.

Dijelaskan psikolog perkembangan, Deborah L. Davis, Ph.D., saat seorang ibu kehilangan bayinya, ikatan mendalam yang sebelumnya dirasakan saat hamil bisa menimbulkan kesedihan mendalam. Meskipun belum mengenal anak, yang ibu pikirkan adalah harapan dan impian untuk anak yang sangat disayangi tersebut.

"Memang, setelah bayi Anda meninggal, Anda mungkin memiliki saat-saat ketika Anda ragu bahwa Anda dapat selamat dari cobaan ini. Kerinduan, amarah, kesedihan, dan keputusasaan Anda bisa begitu dalam sehingga Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda akan pernah muncul dari jurang maut," kata Davis, dikutip dari Psychology Today.

Davis kemudian menyarankan, segera konsultasi dengan ahli, atau ikut grup untuk mencurahkan hati jika belum bisa menerima dan terus bersedih.

"Sisihkan waktu untuk kesedihan yang dirasakan, apakah Anda merasa lega dalam melepaskan emosi, gerakkan tubuh Anda, selesaikan masalah," kata Davis.

Bagi Bunda yang ingin melihat deretan potret keharmonisan keluarga Markus Horison yang jarang tersorot, langsung yuk klik di sini.

Simak juga ungkapan mantan suami Denada soal Leukimia Shakira dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi