parenting

Duh, Parto Pernah Buang Anak Gara-gara Percaya Weton

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 11 Jan 2020 17:11 WIB
Duh, Parto Pernah Buang Anak Gara-gara Percaya Weton
Jakarta - Pelawak Parto punya anak perempuan yang cukup menarik perhatian karena parasnya ayu, Amanda Caesa. Ayah anak ini selalu kompak, tapi tahukah Bunda kalau dulu Parto sempat membuang Amanda?

Jadi, Bun, Parto Patrio percaya dengan Weton Jawa. Bahkan karena itu, ia sempat membuang anaknya yang tanggal kelahirannya sama dengan dirinya. Peristiwa itu dialami Amanda. Ia bahkan kaget mendengar dirinya pernah dibuang saat bayi.


"Karena orang Jawa kalau Senin pon itu pengaruh ya. Dia Senin (Amanda Caesa) pon saya juga Senin pon, jadi saya tahu sifatnya dia. Makanya kalau orang Jawa, bapak sama anak tanggalannya sama itu nggak boleh. Jadi dia pernah saya buang gitu, iya serius," kata Parto dilansir detikcom.


"Jahat banget, iya, Jahat juga ya dibuang," timpal Amanda Caesa.

Saat itu, Amanda Caesa dirawat oleh mertua Parto. Hingga akhirnya ia sadar dan datang mengambil anaknya dengan tebusan sejumlah uang.

Amanda Caesa anak PartoAmanda Caesa anak Parto/ Foto: instagram @amandacaesaa
"Begitu dari rumah sakit dia dibawa ke mertua saya, terus saya datang dengan istri saya, 'Bu, anaknya mau saya ambil boleh enggak?' Saya kasih duit Rp 100, saya bawa pulang," beber Parto.

Hingga saat ini, Parto percaya dengan Weton Jawa. Ia mengaku ada temannya yang pernah mengalami hal buruk yang diduga karena perhitungan tersebut.

"Karena ini kejadian mau percaya mau nggak ya, karena kejadiannya saya cerita ke teman saya, ternyata teman saya juga ngalamin, 'Gila nih To, sama anak gue tanggalannya sama, sampai sekarang anak gue sakit-sakitan mulu'," akunya.

Ternyata, membuang anak tidak hanya dilakukan Parto kepada Amanda Caesa. Kakaknya, Amanda Ashrida juga pernah mengalami.

"Kakaknya dia (Amanda) pun sama, kakaknya dia Ashrida. Tanggalannya juga sama dengan saya, saya buang juga di tengah jalan," ungkapnya dilansir detikcom.

Memang bicara kepercayaan apalagi yang termasuk budaya kembali lagi pada masing-masing orang ya, Bun. Terkait hal ini, filsuf Kanada Paul Richard mengatakan kepercayaan pada dasarnya adalah pusat dari semua manusia.



"Nah, kepercayaan bisa berupa keyakinan akan sesuatu, tanda sebuah ketergantungan pada orang lain, kenyamanan, dan presentasi dari emosi semantik," kata Richard mengutip Psychology Today.

Simak manfaat naik ATV untuk anak di video ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi