sign up SIGN UP search


parenting

Film Buku Harianku, Tontonan Seru untuk Bunda dan Si Kecil di Akhir Pekan

Maya Sofia Selasa, 10 Mar 2020 19:32 WIB
Jika Bunda berencana menonton film akhir pekan ini, tak ada salahnya memilih film Buku Harianku. Film keluarga ini sangat pas untuk ditonton Bunda dan si kecil. caption
Jakarta - Bunda dan keluarga sudah ada agenda apa akhir pekan ini? Jika Bunda berencana ke bioskop, ada film anak yang bisa ditonton Bunda bersama si kecil nih. Berjudul Buku Harianku, perpaduan film dan lagu ini tayang di layar lebar mulai 12 Maret 2020.

Film yang digarap sutradara Angling Sagaran tersebut menawarkan paket lengkap dengan kisah yang beragam di dalamnya. Seperti konflik antara mertua dengan menantu, kakek dengan cucu, ibu dengan anak, suami dengan istri, hingga konflik sesama anak.


"Ada kesedihan dan perasaan haru. Sangat menyentuh. Cocok sebagai tontonan anak dan dewasa. Jadi secara singkat, film Buku Harianku ini bahan dasarnya adalah keluarga, sementara bumbunya adalah musikal," ujar Angling dalam rilis yang diterima HaiBunda, Selasa (10/3/2020).


Film yang merupakan kerja sama Bro's Studio bersama Bluesheep Entertainment ini juga melibatkan sederet bintang cilik lho, Bun. Terpilih sebagai pemeran utama adalah Kila Putri Alam, penyanyi cilik berusia 10 tahun yang merupakan alumni Indonesian Idol Junior 2014. Selain bermain, Kila juga turut mengisi album soundtrack film ini yang berisi 10 lagu.

Album yang diproduksi Bro's Music ini sudah bisa didengarkan melalui berbagai platform musik digital karena telah diluncurkan sejak 14 Februari 2020. Beberapa lagu dalam album tersebut, antara lain Burung Parkit, Bahasa Isyarat, dan Buku Harianku yang menghadirkan duet Kila dengan aktor senior Slamet Rahardjo Djarot (71 tahun), pemeran Kakek Prapto.

Proyek film panjang perdana Bro's Studio dan Bluesheep Entertainment ini awalnya dari niat memproduksi album musik. Melihat ketertarikan Kila pada dunia akting, akhirnya disepakati untuk membuat pula sebuah film yang landasan ceritanya berdasarkan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Kila.

"Unsur utama film ini adalah lagu, di mana lagu-lagu tersebut ditulis untuk anak-anak, dengan bahasa anak-anak, dan aransemennya tetap dibuat menghibur untuk anak-anak. Setelah menonton filmnya, orang masih bisa menikmati lagu-lagunya. Hal tersebut membuat pengalaman menikmati Buku Harianku tidak berhenti cuma lewat film saja," kata Andri Putra, salah seorang eksekutif produser dari Bluesheep Entertainment.

Film Buku Harianku. (Foto: Istimewa)

Bagi Alfa Dwiagustiar yang menjadi salah satu penata musik dalam film ini selain Irvan Natadiningrat, membuat musik ilustrasi untuk film drama musikal anak adalah impian yang jadi kenyataan. Materi lagu-lagu Kila yang bagus membuatnya juga lebih bebas dalam mengekspresikan musiknya.

"Perilisan film Buku Harianku sangat positif sebab kita sudah sangat kekurangan film anak-anak yang sarat pesan moral, tapi tidak terkesan menggurui. Kita juga sudah lama sekali tidak melihat sebuah buku harian dan kebiasaan menuliskan sesuatu yang jujur ke dalamnya," kata Alfa Dwiagustiar yang sebelumnya menjadi penata musik film A: Aku, Benci, dan Cinta (2017).

Produser Bobby Bossa dari Bro's Studio berharap kehadiran Buku Harianku bisa ikut memperkaya keragaman perfilman Indonesia dan menambah tontonan hiburan untuk keluarga Indonesia. "Selain menghibur, ada banyak nilai keluarga --dalam arti luas yang juga melibatkan kakek-nenek, para asisten rumah tangga di rumah, bahkan teman-teman di lingkungan tempat tinggal-- dalam film ini. Karena manusia sebagai makhluk sosial, biasakan anak untuk bersosialisasi atau berteman tanpa membeda-bedakan. Biarkan mereka bermain bersama," tambah sang produser.


Film ini selain menampilkan Kila dan Slamet Rahardjo, juga menghadirkan keluarga Sasono alias @thesasonosfam yang terdiri dari Dwi Sasono (memerankan tokoh Arya Winoyo), Widi Mulia (Riska Handayani), dan Widuri Putri Sasono (Rintik). Ini adalah pengalaman pertama kalinya mereka bermain bersama dalam satu film.
Pemain lainnya yang ikut bermain adalah Gary Iskak (Samsudi), Bacun Hakim (Cendol), Astanur Cahya (Abon), Ence Bagus (Kelik), Wina Marrino (Neneng), Tizza Radia (Cicih), serta didukung empat pemain cilik lainnya, yaitu Fairel K. Ramadhan (Bayu), Daffa Raqila Putra (Danu), Kayyisah Zahra Rusydian (Yuni), dan Samanta Zulaikha (Ayu).

Bunda juga bisa simak pentingnya mendampingi anak saat menonton film kartun dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]





(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi