sign up SIGN UP search


parenting

Cara Atiqah Hasiholan Agar Anak Tak Bosan di Rumah: Ubah Garasi Jadi Playground

Yuni Ayu Amida Senin, 27 Jul 2020 18:40 WIB
Rio Dewanto caption
Jakarta -

Pandemi Corona membuat kita lebih banyak melakukan aktivitas di dalam rumah, Bunda. Hanya saja, terlalu lama di rumah terkadang menyebabkan rasa bosan ya? Seperti yang dialami anak semata wayang Atiqah Hasiholan, Salma Jihane Putri Dewanto. Untungnya, istri Rio Dewanto ini punya cara untuk mengatasinya.

"Aku sebisa mungkin mengisi rutinitas yang padat untuk Salma, sebisa mungkin aku isi kegiatan Salma," kata Atiqah Hasiholan, di acara HaiBunda Hari Anak Nasional 1 Hari 3 Cerita bersama Mola TV, Senin (27/7/2020).

Kata Atiqah, sebelum adanya Corona, ia memang sudah terbiasa membuat program kegiatan sehari-hari untuk Salma. Dan kegiatan tersebut ia jadikan kebiasaan.


"Supaya tidak bosan ya divariasikan, kitanya harus capek, kerja keras. Pada saat kita bosan, sumpek, apa ya kegiatan yang menghibur tapi mendidik anak supaya dia having fun, enggak bosen," tutur Atiqah.

"Jadi tipsnya ya bekerja keraslah orang tua mencari kegiatan, yang menghibur, membuat anak senang, dan mendidik juga," sambungnya.

Atiqah mengakui bahwa kegiatan di rumah Salma saat ini tidak ada yang berubah. Karena sejak Salma bayi Atiqah selalu berusaha untuk memadatkan jadwal Salma.

"Jadi ada atau tidak ada pandemi sebenarnya secara kegiatan Salma tidak berubah banyak, tapi lebih sering di rumah, tidak keluar rumah, itu yang membedakan. Mungkin itu juga yang buat Salma jadi cranky," tuturnya.

Salma anak Atiqah HasiholanSalma anak Atiqah Hasiholan/ Foto: Instagram @atiqahhasiholan

Nah, karena lebih banyak kegiatan di rumah, Atiqah membuat area bermain untuk anaknya jadi lebih luas. Bahkan garasi di rumahnya pun dijadikan arena bermain Salma. Tujuannya, agar Salma tak bosan bermain di satu titik saja.

"Aku sama Rio berpikir, bagaimana ini rumah bisa jadi the happiest on earth. Jadi Rio bahkan parkir mobil di luar, itu garasi jadi play ground," tutur Atiqah.

Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Anastasia Satriyo M.Psi., Psi menjelaskan bahwa dampak berat saat pandemi yang bisa dirasakan anak adalah saat anak menyerap emosi orang tua. Ini artinya selama pandemi orang tua harus melatih emosi dan kecemasannya, Bunda.

"Jadi memang ketika bersama anak-anak, kesehatan mental orang tua itu harus didahulukan, jadi anak itu tidak terdampak dengan emosi dan stres kita," kata Anastasia.

Sementara itu, untuk mengelola stres, anak butuh bergerak, terutama anak usia balita. Jadi meskipun berada di dalam rumah, orang tua sebisa mungkin harus memberikan aktivitas bermanfaat untuk anak. Bahkan jika memungkinkan, orang tua perlu menyeimbangkan antara aktivitas fisik di rumah atau luar rumah.

"Di usia 3 tahun penting itu rutinitas. Rutinitas perlu dibangun lagi, anak butuh kegiatan terprediksi, karena mereka itu ibarat barang yang belum dirangkai, dengan ada rutinitas ini membantu mereka," ucapnya.

Simak juga manfaat bermain puzzle untuk anak dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi