sign up SIGN UP search


parenting

Zona Kuning Bakal Buka Sekolah? Ini Pesan Dokter untuk Orang Tua

Asri Ediyati Rabu, 29 Jul 2020 10:06 WIB
ilustrasi anak sekolah Zona Kuning Bakal Buka Sekolah? Ini Pesan Dokter untuk Orang Tua/ Foto: iStock
Jakarta -

Sebagai orang tua, kita berkewajiban untuk melindungi dan menjaga kesehatan anak di era new normal ini. Menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang di-update pada Juni, terdapat 4921 kasus suspek dan 1141 anak terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara itu, angka kematian sudah mencapai 29 anak, Bunda. Menurut dr. Firda Fairuza, Sp.A., rata-rata usia yang meninggal adalah usia sekolah.

"Melihat data seperti itu tentunya saya bukannya menakut-nakuti, kita memang masih dalam kondisi kritis dan pandemi memang masih belum berlalu," ujarnya di acara #NGOVEE: Persiapan Anak Kembali Ke Sekolah saat New Normal, Selasa (28/7/2020).


"Tapi memang kebutuhan dasar yang memang tidak bisa kita postponed, dan untuk mengenai kesiapan sekolah karena memang ada wacana dari pemerintah. Walaupun sebelumnya pemerintah sudah mengizinkan untuk sekolah di daerah yang zona hijau. Tapi ke depannya yang zona kuning juga ada wacana nih untuk buka," kata Firda.

Terkait ini, Firda pun memberi saran, Bunda. Orang tua harus melihat kesiapan sekolah, dirinya sebagai orang tua, dan anak.

"Dari segi sekolah kesiapan protokol kesehatannya gimana, dari orang tua perlu edukasi terus menerus ke anak, anak juga perlu kita lihat, adakah faktor risiko pada anak yang mungkin harus dipikirkan juga," kata Firda.

Ilustrasi antar anak sekolahIlustrasi antar anak sekolah/ Foto: iStock

Sebelum sekolah dibuka, tentunya perlu ada sosialisasi dan simulasi bagaimana kegiatan belajar mengajar selama era new normal. Bunda harus perhatikan ini dan tanyakan betul pada pihak sekolah.

Protokol kesehatan juga perlu dipertimbangkan betul, dari awal anak diantar dan di-drop oleh orang tua supaya tidak menimbulkan kerumunan, kemudian dijemput.

"Kesiapan dari ortu, harus ada persetujuan dari orang tua mengizinkan anaknya belajar di sekolah. Beberapa sekolah sudah dimintakan form persetujuan dari orang tua" kata Firda.

Ini harus benar-benar dipersiapkan, Bunda. Jangan lupa juga selain menerapkan pola hidup bersih, tentunya kesiapan anak-anak ini apakah sehat atau berisiko.

Selain itu, tentunya pertimbangan alat pelindung seperti masker, faceshield-nya, antiseptiknya juga.

"Karena memang menggunakan masker itu untuk usia TK, 1, 2 SD itu belum ada kesadaran diri. Agak sulit juga untuk edukasi, kalau sudah kelas 5 dan 6 SD, SMP, SMA sudah mungkin bisa disiplin," ujarnya

Ini juga tergantung sekali dengan kebiasaan di rumah, anak itu kan peniru ulung ya. Perilaku orang tua itu bisa menjadi contoh anak, kalau orang tu disiplin pakai masker, jaga jarak, maka anak-anak bisa," ucap Firda.

"Kalau anak sehat, orang tua mengedukasi, memberikan asupan nutrisi yang baik, melengkapi dengan olahraga, memberikan imunisasi sesuai jadwal. Kalau sudah siap mungkin tinggal kolaborasi dengan sekolah," paparnya.

Simak juga cerita Kirana Larasati bebaskan anak main gadget saat WFH:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi