sign up SIGN UP search


parenting

Trik Pintar & Hemat Menyiasati Anak-anak yang Suka Nyamil Selama Pandemi

Melly Febrida Jumat, 11 Sep 2020 10:34 WIB
Sweet baby girl 3-4 year old eating cookies and drinking milk lying in bed close up. Good morning. Breakfast. caption
Jakarta -

Membuat anak-anak betah di rumah aja selama pandemi Covid-19 memang tricky. Salah satunya saat menghadapi anak-anak yang cepat lapar dan doyan ngemil, wah harus segera cari jurus pamungkas nih.

Anak-anak memang cenderung meminta camilan saat mereka bosan, Bunda. Cucian piring juga jadi menumpuk karena bolak-balik ganti piring, mangkuk, atau gelas.

Seorang ibu yang kesal dengan anak-anaknya yang sering mengambil makanan dari lemari makanan, memiliki solusi jenius nih, Bunda. Bahkan, solusinya itu menjadi viral.


Dikutip dari Mirror, parenting blogger dan ibu tiga anak, Jen Hallstrom bercerita bahwa anak-anaknya sering nyamil karena bosan di sela-sela waktu makan selama pandemi. Sebenarnya ia senang kalau anaknya mau makan, tapi masalahnya ia tidak punya cukup uang untuk membelikan banyak camilan.

Hallstrom menawarkan nasihat kepada orang tua lain yang menghadapi masalah yang sama diFacebook miliknya, dan ini telah dibagikan lebih dari 400.000 kali. Untuk menangani anak-anaknya yang senangmengemil, ia memberi anak-anaknya wadah makanan yang berwarna.

"Pagi hari saya taruh snack mereka untuk hari itu, kalau snack itu habis mereka tidak dapat lagi," tulisnya.

Ada aturan soal snack ini, Hallstrom tak mengizinkan anak-anaknya mengambil apa pun dari wadah makanan saudaranya. "Tetapi diizinkan untuk berdagang satu sama lain, seperti menukar pisang dengan apel," katanya.

Cara itu berhasil membuat anak-anaknya berhenti dan berpikir apakah mereka benar-benar membutuhkan makanan ringan.

Camilan apa saja yang Hallstrom berikan ke anaknya? Hallstrom hanya mengatakan kepada Bored Panda bahwa dia biasanya meletakkan tiga atau empat camilan di setiap wadah makanan untuk sepanjang hari. Ia cukup sering melihat anak-anaknya tidak memakan semua camilan yang disediakan.

"Anak saya senang makan tetapi 'ingin' empat camilan sekaligus. Kami senang karena cara ini bisa menghilangkan kebiasaan nyamil yang berlebihan itu," ujarnya.

Selain camilan, Hallstrom juga menyediakan cangkir. Ini membantunya untuk mencegah cucian piring yang segunung setiap malamnya

"Ini bekerja dengan sangat baik."

Di tengah pandemi Corona, anak-anak memang membutuhkan imunitas yang tinggi supaya tidak tertular Covid-19. Karena itu mereka membutuhkan makanan yang kaya akan gizi.

"Konsumsi pangan untuk anak-anak di masa pandemi harus beragam, bernutrisi, dan seimbang untuk meningkatkan imunitas anak," kata Dr. Ainia Herminiati, ST., M.Si., Peneliti Madya Bidang Kepakaran Pangan dan Gizi, Pusat Penelitian Teknologi Tepat Guna (P2TTG), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) beberapa waktu lalu.

Ainia menjelaskan, kalau anak-anak kekurangan gizi di masa pandemi, nantinya akan menghasilkan generasi mendatang dengan kondisi yang serupa. Makanya, kita harus memutus mata rantai kekurangan gizi sekarang juga.

Bunda, simak juga yuk cara memanfaatkan sisa nasi jadi camilan yang lezat seperti dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi