sign up SIGN UP search


parenting

4 Langkah agar Bunda Tetap Bahagia Mengasuh Anak di Tengah Pandemi

Melly Febrida Kamis, 10 Sep 2020 14:41 WIB
Mother and her daughters are making video call caption
Jakarta -

Pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perubahan yang tak terbayangkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga mempengaruhi gaya hidup keluarga di seluruh dunia. Banyak orang tua yang stres, padahal dalam mengasuh anak dibutuhkan orang tua yang bahagia.

Tekanan konstan yang dirasakan orang tua untuk memainkan banyak peran selain sebagai orang tua, yakni sebagai teman, saudara, guru, membuatnya tak punya banyak waktu menikmati pengasuhan.

Dr Ramani Ranjan Konsultan Dokter Anak & Neonatologi, Rumah Sakit Ibu, Noida, mengatakan tekanan yang besar di tengah masyarakat ini mengakibatkan terjadinya peningkatan kasus penyakit jiwa sejak dimulainya pandemi.


"Bahkan anak-anak kecil pun dengan cepat meniru suasana hati dan kecemasan orang tua mereka dan dapat membawa jejak ini untuk waktu yang lama," kata Ranjan dikutip Pink Villa.

Untuk menjadi orang tua yang bahagia di saat-saat stres pandemi COVID-19, Ranjan membuat daftar beberapa kegiatan yang harus diikuti orang tua:

1. Kebutuhan krusial untuk istirahat 'perawatan diri'

Jangan lupa fakta bahwa kesejahteraan seorang anak itu dimulai dari kesejahteraan orang tua, Bunda. Menurut Rajan, saat orang tua dengan anak kecil kurang mendapat dukungan dalam pengasuhan, mereka harus ingat untuk merawat diri mereka sendiri terlebih dahulu dan menemukan cara untuk bersantai.

"Aktivitas tertentu seperti bernapas dalam-dalam, berjalan ke jendela, musik, meditasi, dan olahraga mungkin tampak seperti sugesti yang jelas akan membuat rileks tubuh dan pikiran," saran Rajan.

Apabila Bunda beristirahat untuk perawatan dapat membantu menenangkan diri sendiri, mengingatkan diri sendiri sedang melakukan yang terbaik.

2. Jarak sosial tidak berarti isolasi sosial

Memang pertemuan virtual seperti panggilan telepon atau obrolan video tidak pernah bisa menggantikan kegembiraan dengan interaksi langsung, tapi orang tua dapat membantu anak memanami dengan menceritakan anak-anak lain juga merasakan hal yang sama, sehingga jarak sosial sangat diperlukan pada saat ini.

3. Mendukung pembelajaran melalui permainan

Prasekolah dan penitipan anak tutup, tetapi tubuh dan pikiran anak-anak terus berkembang. Tahun-tahun awal anak itu sangat penting untuk pertumbuhan otak anak yang begitu cepat.

"Sebagai orang tua, teruslah melibatkan dan merangsang kapasitas mental anak yang sedang tumbuh. Bagian terbaiknya adalah tidak memerlukan mainan mahal atau persiapan yang rumit," ujar Rajan.

Untuk mengajarkan keterampilan pra-matematika, ini bisa dipelajari dengan mudah sambil menyortir dan menghitung cucian. Serta keterampilan bahasa dapat dipercepat dengan permainan sederhana seperti 'berburu surat harta karun'.

4. Pertahankan keyakinan pada cinta dan kekonyolan

Jangan lupa pandemi akan berlalu seiring waktu. Rajan mengatakan, ujian yang sebenarnya itu tentang seberapa baik manusia dapat menavigasi dan merasakan kebahagiaan di momen-momen biasa.

"Ini waktunya untuk mengasah kreativitas saat kita berusaha melindungi dan mendukung anak-anak kita dan, mungkin, membekali mereka dengan keterampilan hidup yang lebih baik untuk menjadi tangguh dan menghadapi perubahan yang akan terjadi di masa depan," kata Rajan menjelaskan.

Sedangkan saat orang tua stres, psikolog anak Dr Kimberley O'Brien dari The Quirky Kid Clinic mengatakan, kadang kala orang tua merasa seperti gagal dalam mendidik anak-anaknya dan perasaan kayak gini muncul terutama saat kita sedang stres.

"Tapi perlu diingat begitu Anda punya sandang, papan, dan papan untuk memenuhi kebutuhan keluarga hal yang paling penting bagi anak-anak adalah merasakan cinta tanpa pamrih dan saya pikir kebanyakan dari kita tidak memiliki masalah dengan mengungkapkan cinta seperti itu," kata Kimberley seperti dilansir Honey Nine.

Bunda, simak juga yuk ketakutan Meisya Siregar jadi orang tua dalam video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi