HaiBunda

PARENTING

5 Tips Bunda Tetap Positif Saat Menghadapi Anak di Rumah

Maya Sofia   |   HaiBunda

Senin, 02 Nov 2020 12:07 WIB
5 Tips Bunda Tetap Positif Saat Menghadapi Anak di Rumah/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Nattakorn Maneerat
Jakarta -

Menjaga pikiran tetap positif selama pandemi tentunya jadi tantangan tersendiri ya, Bunda. Apalagi jika si kecil begitu aktif di rumah dan kerap memancing emosi Bunda.

Ketika anak mulai menyulut emosi tak pelak sebagai orang tua, Bunda pun melontarkan kalimat larangan bernada tinggi. Namun tahukah Bunda kalau anak sebetulnya lebih menurut apabila kita memberi tahu mereka secara baik-baik dan dengan kalimat positif.

Tak hanya itu, Bunda sebaiknya tak sungkan memberikan pujian kepada anak apabila mereka melakukan tindakan yang terpuji atau benar.


Nah berikut 5 tips Bunda tetap positif saat menghadapi anak di rumah dikutip dari WHO.

1. Katakan dengan jelas apa perilaku yang Bunda inginkan dari anak

Ketika Bunda melakukan hal ini, pastikan menggunakan kalimat yang positif ya. Misalnya saja ketika anak tidak merapikan pakaiannya. Katakan, "Tolong bereskan bajumu." alih-alih, "Jangan bikin berantakan."

2. Puji anak jika mereka bersikap baik

Bunda tak perlu ragu memuji anak ketika mereka melakukan sesuatu yang baik. Anak mungkin tak memperlihatkannya langsung pada Bunda, namun mereka akan diam-diam kembali melakukan hal baik tersebut. Dengan memuji anak, mereka akan menyadari bahwa Bunda memperhatikan dan peduli pada mereka.

3. Pahami realitanya

Realitanya adalah anak tak mungkin tetap berdiam diri selama seharian penuh, Bunda. Jadi tak mungkin Bunda meminta anak untuk diam selama seharian. Namun, anak bisa saja menurut saat Bunda meminta mereka diam selama 15 menit. Misalnya saja ketika Bunda sedang melakukan percakapan lewat telepon.

4. Kuncinya ada pada cara menyampaikan

Berteriak kepada anak hanya akan membuat ia dan Bunda sendiri stres. Oleh karena itu hindari ya, Bunda. Ada baiknya Bunda memanggil nama si kecil dengan nada tenang untuk menarik perhatian mereka.

5. Bantu anak tetap terhubung dengan teman-temannya

Jika Bunda memiliki anak remaja, sebaiknya Bunda membantu mereka tetap terhubung dengan teman-temannya. Misalnya saja dengan menggunakan media sosial atau cara lain yang tetap memperhatikan jaga jarak. Sebab di usia remaja, anak butuh tetap berkomunikasi dengan teman-temannya.

Selain itu, Bunda tetap harus menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi Corona ya. Jangan lupa selalu #ingatpesanbunda #ingatpesanibu, untuk #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitanganpakaisabun, sesuai imbauan #satgascovid19.



(som/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK