sign up SIGN UP search


parenting

Kata Pakar Soal Efek Samping Vaksin COVID-19, Bunda Wajib Tahu

Selasa, 17 Nov 2020 15:08 WIB
coronavirus covid-19 vaccine bottle in hands of pharmacuetical and vaccine research scientist in laboratory, coronavirus covid-19 vaccine development caption
Jakarta -

Vaksin COVID-19 di Indonesia telah memasuki tahap-tahap akhir pengujian dan akan diproduksi. Mungkin masih ada Bunda yang khawatir nantinya, vaksin tersebut memiliki efek samping atau tidak untuk tubuh.

Menjawab pertanyaan mengenai efek samping dari vaksin COVID-19, Guru Besar Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Cissy Kartasasmita mengatakan tidak ditemukan efek samping yang berat dari vaksin COVID-19 yang telah diuji coba pada ribuan relawan di Indonesia.

"Tidak ditemukan efek samping yang berat, info atau berita mengenai adanya yang meninggal, sakit berat, sakit punggung, itu tidak terbukti dari hasil uji klinik vaksin COVID-19. Setelah dilakukan penelitian, kejadiannya ternyata tidak berhubungan langsung dengan vaksinasi," ungkap dia seperti dilansir dari laman covid19.go.id, Selasa (17/11/2020).


Seperti diketahui, laporan keamanan uji klinik vaksin COVID-19 fase satu dan dua telah dipublikasikan pada publikasi internasional. Hasil tersebut membuat dari 2.000 relawan tertarik untuk melakukan uji vaksin, kemudian terdapat 1.620 relawan yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi pada uji klinik fase tiga di Bandung.

Mengenai pemberian vaksin kepada anak-anak, Prof. Cissy juga mengimbau kepada orangtua untuk tetap rutin memberikan vaksin kepada anak-anak dan balita. Menurutnya ada 12 program imunisasi nasional yang diberikan gratis pada anak dan balita. Dalam kondisi pandemi, pemberian vaksin rutin diberikan agar tidak menjadi pandemi yang lain nantinya.

"Yang paling rawan di sini campak. Campak sangat mudah menular. Imunisasi pada bayi itu yang paling utama, jadi tidak betul bayi tidak boleh diimunisasi," kata Prof. Cissy.

Ia juga menuturkan vaksin adalah salah satu cara untuk melindungi dari infeksi penyakit tertentu. Namun protokol 3M tetap harus dilakukan secara disiplin hingga pandemi benar-benar berakhir. Adapun 3M terdiri dari memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan seperti kampanye #IngatPesanIbu yang dilakukan oleh Satgas COVID-19.

Intinya, selalu disiplin untuk menerapkan hal berikut ini ya #ingatpesanibu dengan melakukan 3M yaitu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan dan #cucitanganpakaisabun sesuai imbauan #satgascovid19.

Bunda, simak penjelasan mengenai vaksin selama masa pandemi dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(ega/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi