sign up SIGN UP search


parenting

9 Cara Merawat Anak Kembar, Bunda Perlu Tahu

Haikal Luthfi Kamis, 03 Dec 2020 20:28 WIB
brother and sister - twins babies girl and boy on pink and blue background caption
Jakarta -

Merawat bayi yang baru lahir bisa menjadi pekerjaan yang sangat mendebarkan. Pasca persalinan, Bunda harus memastikan bahwa bayinya diberi makan tepat waktu, cukup istirahat, dan tumbuh dengan sehat.

Pada umumnya dalam peristiwa kelahiran hanya ada satu anak yang dilahirkan, akan tetapi sering juga terjadi kelahiran kembar. Nah, bagi ibu yang memiliki anak kembar, harus mengatur jadwal bukan hanya satu tetapi dua bayi.

Merawat anak kembar seringkali membutuhkan upaya dua kali lipat. Sebagai ibu, Bunda harus membagi perhatian terhadap dua anak sekaligus.


Dan terkadang, anak kembar memiliki karakteristik berbeda satu sama lain. Misalnya, satu anak aktif, sedangkan anak yang lain cenderung tenang. Hasilnya, perhatian akan lebih fokus pada si kembar yang aktif. Jika sudah begini, pastikan si kembar yang satunya tidak merasa kekurangan perhatian.

Cara merawat anak kembar

Mengutip Mom Junction terdapat beberapa cara merawat anak kembar yang bisa Bunda dan Ayah lakukan:

High angle view of cute newborn Latin twins sleeping together on bedAnak kembar/ Foto: iStock

1. Buatlah jadwal kegiatan yang sama

Hal ini untuk memastikan ibu tidak menyusui, dan menidurkan bayi sepanjang hari. Menurut Dr. Shelly Flais, seorang dokter anak dan penulis buku yang berjudul 'Raising Twins', ketika satu anak kembar bangun untuk menyusui, sebaiknya bangunkan juga bayi yang lainnya.

Gunakan juga bantal menyusui (twin feeding pillow) agar dapat memberi makan kedua bayi pada saat bersamaan. Setelah mereka sinkron, mengaturnya akan menjadi lebih mudah.

Saat jadwal mandi, gunakan dua kursi mandi bayi agar dapat memandikan mereka secara bersama. Hal ini akan menghemat waktu, dan energi jika berhasil melakukan dua kali jadwal mandi bayi.

2. Catat jadwal si kembar

Selama beberapa hari, tuliskan rutinitas apa saja untuk mendapatkan jadwal yang sama untuk si kembar. Catat waktu, dan jumlah makan maupun tidur siang, serta jumlah popok yang digunakan.

Jika Bunda mengalami kesulitan menyusui kedua bayi secara bersamaan, pilih untuk menyusui satu, dan berikan susu botol pada yang lain dengan memerah air susu ibu (ASI) ke dalam botol.

3. Cobalah untuk bereksperimen

Menidurkan dua bayi sekaligus bisa menjadi tugas yang amat berat, Bunda. Meski begitu, ada beberapa strategi yang mungkin bisa dicoba, yakni:

  • Bawa mereka berkeliling dengan kereta dorong
  • Bawa satu bayi dalam gendongan, dan yang lainnya di ayunan
  • Bedong mereka di tempat tidur bayi
  • Tempatkan di keranjang bayi
  • Letakkan di atas selimut lantai

Bunda juga dapat mencatat tempat-tempat yang membuat si kembar mudah tertidur, dan mencoba metode di atas dari tempat-tempat tersebut.

4. Gunakan kereta dorong ganda

Akan sulit untuk menggendong bayi secara bersamaan. Oleh karena itu, cobalah untuk membeli kereta dorong ganda untuk digunakan sekadar untuk jalan-jalan atau aktivitas santai lainnya. Selain praktis, ini juga dapat membawa semua perlengkapan yang dibutuhkan si kembar.

5. Jangan sungkan untuk meminta bantuan

Jangan ragu untuk meminta bantuan. Sebab, merawat anak kembar itu melelahkan. Mintalah kepada siapapun yang Bunda percaya, seperti anggota keluarga, teman, atau tetangga untuk membantu mengurusnya. Selain itu, pertimbangkan untuk menyewa pengasuh atau babysitter.

6. Cobalah ikut komunitas

Komunitas untuk ibu yang memiliki anak kembar akan membantu untuk terhubung satu sama lain, dan berbagi pengalaman, tips, maupun teknik mengasuh anak kembar.

Kelompok-kelompok ini juga akan membuat Bunda terlibat secara sosial, mengurangi perasaan terisolasi yang umum dirasakan orang tua dengan anak kecil, dan menawarkan kesempatan untuk mendapatkan dukungan moral dari mereka yang berada dalam situasi serupa.

7. Belanja perlengkapan bayi secara online

Memiliki bayi kembar tentu saja bisa menghabiskan persediaan bayi secepat kilat. Untuk menghemat waktu, dan energi, sebaiknya membeli kebutuhan sehari-hari termasuk perlengkapan bayi secara online.

Membeli secara online akan memberi penawaran yang lebih baik, dan dapat membantu untuk melacak berapa lama persediaan tersebut akan bertahan. Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh orang tua dari anak kembar adalah membeli dua dari setiap barang.

Terkadang, karakteristik setiap anak kembar berbeda dan mungkin tidak menikmati semua yang disukai anak kembar lainnya. Beberapa anak mungkin tidak menyukai ayunan atau mainan lainnya. Tidak membeli dua dari semuanya akan membantu Bunda menghemat uang dalam jangka panjang, dan juga akan mempermudah untuk memahami betapa berbedanya mereka.

8. Pilih pakaian uniseks

Jika anak kembar tersebut adalah laki-laki dan perempuan, sebaiknya tidak perlu membelikan semua pakaian berdasarkan jenis kelamin mereka. Bunda dapat menggunakan pakaian uniseks, sehingga memudahkan untuk menukarnya. Jadi, Bunda tidak perlu khawatir untuk menyortir pakaian mereka.

9. Jangan pisah si kembar

Ketika si kembar sudah cukup umur untuk tidur sepanjang malam, jangan pisahkan mereka. Mungkin Bunda berpikir bahwa memisahkan mereka supaya tidak saling mengganggu, namun hal itu justru membuat mereka saling memahami, dan menerima.

Misalnya, salah satu anak menangis. Mungkin Bunda berpikir itu akan menggangu bayi yang lain, namun membuat mereka tetap bersama akan membuat mereka terbiasa dengan suara bising, dan bisa tidur tanpa peduli dengan suara bising. Kendati demikian, semuanya sesuaikan dengan rencana Bunda, dan Ayah dalam merawat buah hati tercinta ya.

Simak juga Bunda, menguak fakta dan mitos anak kembar pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner GunawanFoto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari



(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!