sign up SIGN UP search


parenting

3 Hal yang Perlu Bunda Pahami Sebelum Si Kecil Belajar Berhitung

Nanie Wardhani Kamis, 07 Oct 2021 12:52 WIB
Educational pastime develop creativity skill in kid concept. Asian mother her small daughter lying on warm wooden floor in sunny cozy living room, mom teach girl paint use album and colourful pencils caption

Tahu enggak sih, Bunda, bahwa belajar berhitung ternyata bisa dimulai dari sejak Si Kecil balita? Biasanya anak-anak mulai belajar konsep berhitung saat dia mulai masuk TK, tapi sebenarnya keterampilan bermatematika itu sudah bisa diajarkan kepada anak dari usia yang lebih muda, Bunda.

Dilansir dari Very Well Family, keterampilan yang Bunda ajarkan kepada Si Kecil dapat berfungsi sebagai dasar yang dapat dia digunakan ketika guru memperkenalkan konsep matematika di taman kanak-kanak nanti.

Mengajar anak-anak berhitung bisa menyenangkan dan mudah dengan menggunakan strategi sederhana yang akan membantu Si Kecil mengembangkan kesukaannya pada angka. Ketika anak-anak berusia sekitar satu tahun, orang tua dapat mulai mengajari mereka tentang angka dan berhitung dengan memodelkan teknik-teknik ini sendiri.


Kapan balita bisa mulai belajar berhitung?

Dilansir dari Parenting First Cry, Bunda bisa mulai mengenalkan angka sejak usia 12 bulan melalui lagu dan lagu anak-anak. Secara bertahap, Bunda dapat beralih ke aktivitas dan permainan berhitung lainnya. Ciptakan lingkungan yang mendorong kreativitas dan eksplorasi jika Bunda ingin minatnya tetap terjaga.

Menghitung adalah kemampuan melafalkan angka secara berurutan. Ada peluang belajar di sekitar yang dapat Bunda manfaatkan. Penting untuk mengajarkan angka kepada balita sejak dini sehingga ia memiliki pemahaman matematika yang lebih cepat ketika ia memasuki sekolah.

Manfaat belajar berhitung sejak balita

Memperkenalkan anak balita atau prasekolah pada belajar berhitung akan meningkatkan kesiapan mereka untuk konsep matematika lain yang akan diajarkan di masa depan saat masuk TK atau SD, seperti penjumlahan dan pengurangan. Salah satu cara untuk memulai adalah dengan memberi tahu Si Kecil berapa usianya sambil mengacungkan jumlah jari yang benar. Kemudian minta dia melakukan hal yang sama.

Jika Si Kecil belum siap untuk mencontoh perilaku ini, terus tunjukkan padanya sesekali. Akhirnya, dia akan mengangkat jumlah jari yang benar. Ketika dia melakukannya, katakan, "Kamu benar!" Ingatlah untuk menjaga kegiatan pengajaran ini tetap menyenangkan dan tanpa beban.

Tujuan utamanya di sini adalah untuk mendemonstrasikan dan memodelkan konsep sampai Si Kecil menginternalisasikannya dan dapat menirukannya kembali. Sebaiknya Bunda tidak memaksa, mendorong atau memarahi Si Kecil dengan tidak pantas ya. Sebab hal ini akan menyebabkan kecemasan pada Si Kecil dan harus dihindari. Anak-anak berkembang dengan kecepatan mereka sendiri, dan ketika mereka siap, mereka akan belajar dan merespons.

Contoh pemodelan penghitungan

Ada banyak cara untuk memodelkan konsep bilangan awal dan berhitung. Misalnya, saat Bunda menyendokkan makanan ke piring Si Kecil, hitunglah dengan keras setiap sendoknya saat Bunda menjatuhkannya ke piring.

Saat mewarnai, berikan Si Kecil krayon dan katakan, "Ini satu krayon." Beri dia dua dan katakan, "Ini dua krayon." Bunda juga bisa menunjuk benda-benda di rumah Bunda dan hitung untuk Si Kecil. Jadikan berhitung sebagai bagian alami dari interaksi Bunda dengan Si Kecil, dan dia bahkan tidak akan menyadari bahwa dia sedang belajar.

Bunda mungkin menemukan Si Kecil akan ingin menghitung dengan Bunda. Jika memungkinkan dan aman untuk melakukannya, biarkan Si Kecil menyentuh benda yang dia hitung saat dia menghitung atau saat Bunda menghitung.

Buat pelajaran tetap singkat, dan cari peluang untuk menyelipkan sesi menghitung bila memungkinkan tanpa berlebihan. Anak-anak prasekolah memiliki rentang perhatian yang pendek. Oleh karena itu Bunda perlu kreatif dalam mencari peluang tanpa melemahkan minat Si Kecil.

Sekali lagi, ingatlah bahwa membuat model atau mencontohkan adalah bagian terpenting dalam mengenalkan angka kepada Si Kecil, dan jangan berkecil hati jika ia tidak segera mengerjakan tugas tersebut. Cukup lanjutkan menjadi contoh secara teratur, dan Si Kecil pada akhirnya akan mulai belajar dan menunjukkan pemahamannya.

Saat mewarnai, saat Si Kecil mulai menghitung satu per satu, Bunda dapat memintanya untuk meletakkan satu benda, seperti krayon, di tangan Bunda. Tunggu dia merespon. Jika dia tidak menjawab, ambil satu krayon dan katakan, "Ini satu krayon."

Terus berdemonstrasi secara berkala. Akhirnya, Si Kecil akan melakukan apa yang Bunda minta dan akan meletakkan krayon di tangan Bunda. Setelah dia melakukan ini secara konsisten, minta dia untuk meletakkan dua benda di tangan Bunda. Ketika dia melakukan ini secara konsisten, mintalah tiga dan seterusnya.

Saat Si Kecil melakukan aktivitas ini, mereka memperkuat keterampilan berhitung dan membangun keterampilan mental yang diperlukan untuk belajar menjumlahkan.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!