PARENTING
Apakah Anak Berkebutuhan Khusus juga Wajib Jalani Ibadah Puasa?
Amira Salsabila | HaiBunda
Jumat, 22 Apr 2022 17:59 WIBJakarta - Bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk mengajarkan anak memahami berbagai nilai ibadah dalam Islam. Bunda bisa mengenalkan dan membiasakan Si Kecil untuk berpuasa atau salat tarawih.
Namun, bagaimana dengan anak-anak yang berkebutuhan khusus? Tidak jarang orang tua yang bertanya-tanya, apakah anak-anak yang berkebutuhan khusus juga wajib menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan? Terutama mereka yang sudah mencapai usia pubertas.
Nah, Bunda, apakah sebenarnya anak berkebutuhan khusus itu wajib untuk menjalani ibadah puasa atau tidak? Jika dia berkewajiban dan sudah mencapai usia pubertas, apakah bisa diganti dengan fidyah? Untuk menjawab pertanyaan Bunda, yuk, simak penjelasannya berikut ini, ya Bunda.
Hukum puasa bagi anak berkebutuhan khusus
Tentunya, setiap umat muslim ingin melakukan ibadah di bulan Ramadan bersama dengan keluarga. Mulai dari sahur bersama, berbuka puasa, hingga tarawih bersama keluarga. Bahkan, ibadah puasa ini tidak hanya untuk orang dewasa saja, tetapi anak-anak juga bisa diajak dalam menjalani ibadah puasa, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Namun, banyak orang tua, termasuk Bunda yang bertanya-tanya tentang hukum puasa bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus, apakah mereka wajib menjalani ibadah di bulan Ramadan atau tidak.
Tahukah Bunda bahwa ada salah satu hadis Rasulullah SAW terkait kelompok orang-orang yang berkewajiban untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan?
Rasulullah SAW bersabda, sesungguhnya kewajiban itu diangkat atas tiga orang, pertama orang gila sampai dia sadar kembali, yang kedua bayi atau anak kecil yang belum baligh sampai dia baligh dan berakal, dan yang ketiga adalah orang yang tidur sampai dia bangun kembali.
“Nah, Bunda dari hadis tersebut dapat kita pahami bahwa akar tiadanya kewajiban atas tiga orang tersebut adalah karena ketidaksempurnaan akal, sehingga apa pun yang menyebabkan akal menjadi tidak sempurna layaknya orang dewasa yang baligh berakal itu menjadi halangan atas kewajiban seseorang tersebut,” kata Ustazah Lailatis Syarifah, Lc., M.A dari Aisyiyah.
Sehingga apa pun yang menyebabkan akal menjadi tidak sempurna layaknya orang dewasa yang baligh berakal itu menjadi halangan atas kewajiban orang tersebut. Maka, tidak ada kewajiban bagi mereka untuk berpuasa atau menjalani ibadah lainnya.
Oleh karena itu, anak-anak yang berkebutuhan khusus tidak diwajibkan untuk mengikuti ibadah puasa di bulan Ramadan. Bukan hanya ibadah puasa saja, tetapi mereka diberikan keringanan untuk menjalani ibadah lainnya seperti salat, ya Bunda.
Dibalik ketidakwajiban mereka untuk tidak menjalani ibadah di bulan Ramadan. Bunda diperbolehkan jika ingin mengajak anak-anak yang belum baligh untuk belajar berpuasa, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Tidak ada larangan bagi Bunda untuk mengajari mereka tentang pentingnya menjalani ibadah di bulan Ramadan, ya bunda.
Namun, Bunda perlu ingat bahwa mengajak mereka menjalani ibadah di bulan Ramadan itu hanya dalam rangka ajakan, bukan berarti mereka wajib menjalaninya. Oleh karena itu, Bunda tidak perlu memaksa mereka untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, terutama anak berkebutuhan khusus.
Nah, sudah terjawab, ya Bunda, jadi, hukum berpuasa di bulan Ramadan bagi anak berkebutuhan khusus itu tidak wajib, ya Bunda.
Biar makin semangat menjalani bulan ramadan, ada HAMPERS spesial nih, dari HaiBunda. Bunda bisa mendapatkan minyak goreng 2 liter, emas 3 gram, smartphone, smart TV, dan masih banyak lagi. Daftar di SINI.
Simak juga yuk video tentang hukum berpuasa untuk anak berkebutuhan khusus.
Simak video di bawah ini, Bun:
Puasa Anak SD, Ini 7 Hal yang Wajib Diketahui agar Tidak Batal
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Tips Menumbuhkan Budaya Membaca pada Anak di Bulan Ramadan
8 Cara Jadikan Ramadan Ini sebagai Madrasah Keluarga
5 Cara Mengajarkan Si Kecil Tentang Arti Ramadan dan Kewajiban Berpuasa
Cara Mendisiplinkan Anak saat Menjalani Ibadah di Bulan Ramadan
TERPOPULER
Ide Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Kartu Hampers Lebaran, Tulus dan Penuh Doa
7 Ciri Kepribadian Orang yang Mau Kasih Jalan Mobil Lain saat Macet
3 Tips dari Psikolog Saat Hadapi Pertanyaan Sensitif Kala Lebaran
Anak Mulai MPASI Pertama saat Mudik Lebaran 2026? Ini 5 Tips Persiapan Penting
Aturan Aman Ibu Hamil Makan Nastar Selai Nanas
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Anak untuk Daya Tahan Tubuh Selama Libur Lebaran
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Android TV Box Terbaik & Terjangkau untuk Streaming dan Gaming 2026
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bolehkah Ibu Hamil Makan Sajian Lebaran Mengandung Santan? Ini Jawaban Dokter
3 Tips dari Psikolog Saat Hadapi Pertanyaan Sensitif Kala Lebaran
Ide Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Kartu Hampers Lebaran, Tulus dan Penuh Doa
7 Ciri Kepribadian Orang yang Mau Kasih Jalan Mobil Lain saat Macet
Anak Mulai MPASI Pertama saat Mudik Lebaran 2026? Ini 5 Tips Persiapan Penting
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Lirik Lagu IRIS OUT - Kenshi Yonezu
-
Beautynesia
5 Rekomendasi Oleh-oleh Lebaran untuk Keluarga di Kampung Halaman
-
Female Daily
Simak 5 Tips untuk Sambut Lebaran dengan Hangat di Rumah Sendiri ala IKEA!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Review Royal Velvet Cut, Haircut + F-Gloss Keratin di Fendy & Co Hair Design
-
Mommies Daily
Bukan Sekadar Film Anak, Ini 8 Pelajaran Parenting dari Pelangi di Mars