Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Alami Kondisi Medis Serius, Bayi Pasangan Inses Meninggal Dunia Tak Lama Usai Dilahirkan

ANNISAAFANI   |   HaiBunda

Selasa, 05 Jul 2022 14:15 WIB

Premature newborn  baby girl in the hospital incubator after c-section in 33 week
Ilustrasi bayi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Ondrooo
Jakarta -

Menjalin hubungan dengan kerabat dekat memang berisiko. Salah satu contoh kasusnya yakni kelahiran bayi cacat dari hubungan sedarah atau inses berikut ini.

Kejadian ini terjadi beberapa waktu yang lalu, Bunda. Dilaporkan DailyStar, bayi malang tersebut berasal dari Dustlik, Uzbekistan. Ia lahir pada pada 4 Juni 2022.

Orang tua bayi tersebut diketahui berhubungan inses. Akibatnya, bayi tersebut mengalami cacat lahir parah, mengalami kondisi medis serius, dan meninggal dunia hanya selang beberapa jam setelah dilahirkan.

"Ia dilahirkan dengan Ichthyosis bawaan yang parah, serta cacat lahir lainnya yang mengancam jiwa," kata Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Uzbekistan.

Sebagai informasi, Ichthyosis congenita merupakan penyakit bawaan. Penyakit ini menyebabkan kulit di seluruh tubuh menjadi kering, pecah-pecah, dan bersisik tebal.

Dikabarkan Kemenkes setempat, ibu dari bayi berjenis kelamin laki-laki dengan panjang 47 sentimeter tersebut hanya mengandung sekitar 35 minggu. Ia merupakan anak kedua, sedangkan yang pertama lahir dari ayah sebelumnya dengan kehamilan normal.

Dokter sudah berusaha memberikan pertolongan dan mengusahakan kehidupan bayi tersebut. Namun terlepas dari upaya terbaik mereka, bayi yang baru lahir tersebut meninggal dunia hanya selang dua jam 10 menit setelah ia menyapa dunia.

Dalam kebanyakan kasus, anak-anak memang berisiko dilahirkan dengan berbagai cacat genetik karena pernikahan kerabat dekat. Belum lagi, bayi tersebut bisa mengembangkan penyakit dan kondisi berbahaya sejak dalam kandungan.

"Khususnya, karena keluarga seperti itu, anak yang belum lahir dapat mengembangkan penyakit berbahaya seperti keterbelakangan mental bawaan, kelainan kromosom, sindrom Down, keterbelakangan mental dan fisik yang parah," jelas Kemenkes setempat.

"Oleh karena itu, kami meminta anak muda yang sedang mempersiapkan untuk menikah, pertama-tama menjalani pemeriksaan kesehatan, dan kemudian memulai hidup baru, untuk menghindari pernikahan antara kerabat dekat."

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen. 

Bunda, simak juga serba-serbi bayi baru lahir kuning dan cara mengatasinya dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda