PARENTING
Kenali Cerita dan Jenis Fabel yang Bisa Diajarkan pada Anak
Tim HaiBunda | HaiBunda
Selasa, 02 Aug 2022 18:55 WIBPastinya Bunda dan Si Kecil sudah tidak asing lagi dengan cerita yang semua pemainnya adalah binatang. Cerita itu biasanya dikenal dengan sebutan cerita fabel.
Tak hanya menampilkan hewan saja, cerita fabel juga akan menampilkan keseluruhan kehidupan dari jenis tumbuh-tumbuhan yang ada. Selain itu, fabel juga terbagi menjadi beberapa jenis yang disesuaikan dengan isi ceritanya.
Dari cerita fabel pula, Bunda bisa mengajarkan mengenai nilai moral pada Si Kecil. Bahkan sudah sering 'kan cerita fabel menjadi cara menyisipkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak?
Cerita fabel
Fabel merupakan dongeng yang menampilkan binatang sebagai tokoh utamanya. Tokoh tersebut kemudian dibuat dengan perilaku yang menyerupai manusia, mulai dari pikiran, perasaan, cara bicara, sikap, dan interaksi yang dilakukan.
Fabel sendiri merupakan dongeng yang mendidik dan juga didaktis karena fabel akan menonjolkan kebodohan dan juga kelemahan dari manusia. Biasanya fabel digunakan sebagai kiasan kehidupan manusia dan digunakan untuk memberikan didikan bagi masyarakat.
Jenis fabel
Berikut ini jenis-jenis fabel berdasarkan waktu kemunculannya, berdasarkan watak dan latar, serta berdasarkan letak pesannya.
1. Jenis fabel berdasarkan waktu kemunculannya
Fabel klasik
Fabel klasik merupakan jenis fabel yang sudah ada sejak zaman dahulu, namun tidak diketahui dengan pasti kapan waktu kemunculannya. Fabel klasik ini telah diwariskan secara turun temurun melalui sarana lisan.Ciri-ciri dari fabel klasik adalah ceritanya yang sangat pendek, kental dengan petuah, memiliki tema yang sederhana, dan sifat hewani yang masih sangat melekat.
Fabel modern
Fabel modern merupakan jenis fabel dengan cerita muncul dalam waktu yang belum lama dan sengaja ditulis oleh para pengarang sebagai bentuk dari ekspresi kesastraan. Ciri-ciri dari fabel modern adalah ceritanya bisa panjang ataupun pendek, kadang berupa epik atau saga, memiliki tema yang lebih rumit, dan karakter pada setiap tokohnya memiliki keunikan tersendiri.
2. Jenis fabel berdasarkan watak dan latar
Fabel alami
Fabel alami merupakan jenis fabel yang menggunakan watak dari tokoh binatang dan alam semesta sebagai latar ceritanya. Sebagai contoh, singa diberi watak yang ganas dan menjadi seorang pemimpin, sementara ular digambarkan dengan watak yang licik dan culas. Kemudian untuk latar yang digunakan pada fabel tersebut adalah latar alam yang alami, seperti hutan, gunung, danau, gurun.
Fabel adaptasi
Sesuai dengan namanya, fabel adaptasi merupakan jenis fabel yang berarti perpindahan, penyesuaian, dan juga penerjemahan dari sebuah cerita yang lama menjadi cerita yang baru. Fabel adaptasi ini mengubah watak tokoh binatangnya dan menggunakan latar tempat yang mirip seperti kehidupan manusia, mulai dari rumah, sekolah, hingga pasar.
3. Jenis fabel berdasarkan letak pesannya
Fabel dengan koda
Koda merupakan bagian terakhir dari sebuah teks cerita yang berisikan pesan-pesan dan juga amanat dari cerita fabel yang telah disampaikan. Fabel dengan koda merupakan jenis fabel yang memunculkan koda atau pesan di akhir cerita secara tersurat.
Fabel tanpa koda
Fabel tanpa koda merupakan jenis fabel yang tidak memunculkan koda atau pesan yang tersurat di akhir ceritanya. Koda yang terdapat pada jenis fabel ini biasanya tertuang secara tersirat atau eksplisit dalam keseluruhan cerita yang disampaikan.
Demikianlah penjelasan mengenai apa itu fabel beserta dengan jenis-jenis fabel dari berbagai sisi mulai dari waktu kemunculannya, watak dan latarnya, hingga letak pesan pada cerita fabel tersebut. Semoga penjelasan yang disampaikan dapat bermanfaat untuk Bunda dan Si Kecil ya. (PK)
Simak juga video berikut mengenai ciri anak yang tidak nyaman di sekolah. Haruskah pindah sekolah, Bun?
(ziz/ziz)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Perlu Tahu, Ciri Anak Tidak Nyaman dengan Kondisi Sekolah & Langkah Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Dongeng Pendek Anak: Undur-undur yang Berharga
Dongeng Anak: Kenapa Anak Singa Tidak Mau Mengaum?
Dongeng Anak: Akibat Molly Si Monyet Buang Sampah Sembarangan
8 Cerita Fabel untuk Dongeng Anak, Kaya Pesan Moral dan Nilai Kehidupan
TERPOPULER
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Balik Beraktivitas Pasca Liburan? 2 Barang Ini Bikin Harian Lebih Praktis
-
Beautynesia
4 Manfaat Rutin Membaca Buku 20 Menit Setiap Pagi
-
Female Daily
Coba 6 Menu Spesial Hari Kemerdekaan di Bacha Coffee!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Anak Cindy Crawford & Richard Gere Pemotretan Vogue, Ikuti Ortu 34 Tahun Lalu
-
Mommies Daily
Menyimpan Parfum di Kulkas, Boleh atau Malah Merusak? Ini Penjelasannya