HaiBunda

PARENTING

5 Obat Sirop Tercemar EG, BPOM Bakal Beri Sanksi

Annisa A   |   HaiBunda

Jumat, 28 Oct 2022 16:44 WIB
5 Obat Sirop Tercemar EG, BPOM Bakal Beri Sanksi / Foto: Getty Images/iStockphoto/simarik
Jakarta -

Kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak diduga terjadi akibat cemaran etilen glikol (EG) pada produk obat cair alias sirop. Zat tersebut ditemukan dalam jumlah melebihi ambang batas.

Temuan cemaran zat EG terdapat pada sejumlah merek obat sirop yang diungkapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Sebelumnya, BPOM RI melaporkan ada 5 produk obat dengan cemaran EG yang melebihi ambang batas pada Minggu (23/10/22).


BPOM melaporkan 3 dari 5 produk yang di antaranya merupakan Unibebi Cough Syrup (Universal Pharmaceutical Industries), Unibebi Demam Drop (Universal Pharmaceutical Industries), dan Unibebi Demam Syrup (Universal Pharmaceutical Industries).

Kepala BPOM RI Penny K Lukito mengatakan, kelima produk obat dari farmasi tersebut bakal ditindak lanjut dengan sanksi administrasi berupa kewajiban pemusnahan produk, Bunda.

"Sanksi administrasi yang kami lakukan yaitu kalau sudah diketahui dari lima produk tersebut, tapi yang satu hanya satu batch jadi penarikan distribusi, penarikan, pemusnahan. Dan itu dilakukan oleh industri di bawah pengawasan kami," ujar Penny dalam konferensi pers di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, Kamis (27/10).

Selain kelima farmasi di atas, BPOM juga mengungkapkan ada dua perusahaan lain yang bakal ditindak pidana atas cemaran etilen glikol yang terdapat pada bahan baku.

Itu artinya, etilen glikol dan dietilen glikol sudah bukan lagi menjadi cemaran. Banyak yang menggunakan kedua zat tersebut sebagai bahan baku pelarut dalam produk obat sirop secara sengaja.

"Kalau dilihat ada efek, ada indikasi kesengajaan. Kalau ternyata konsentrasinya (cemaran etilen glikol) tinggi sekali," ujar Penny lebih lanjut.

"Bukan lagi cemaran, tapi betul-betul menggunakan sebagian bahan baku. Itulah kami telusuri dan masuk ranah deputi penindakan untuk ditelusuri. Alhamdulillah kami sudah berkoordinasi, kami mengucapkan terima kasih kepada Bareskrim, kepolisian, merespons dengan baik. Kami sudah membentuk tim gabungan dan sekarang dalam proses. Nanti ada sesinya sendiri, kami laporkan progres yang sudah berjalan selama ini," tuturnya.

LANJUTKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga video tentang kondisi yang terjadi ketika anak mengalami gagal ginjal:



(anm/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

Mom's Life Amira Salsabila

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Mom's Life Amira Salsabila

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Mom's Life Annisa Karnesyia

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK