PARENTING
9 Ciri-Ciri Bayi Kemungkinan Mengidap Gangguan Mental
Mutiara Putri | HaiBunda
Senin, 02 Oct 2023 04:00 WIBTak hanya oleh orang dewasa, kesehatan mental bayi juga perlu dijaga, Bunda. Lantas, seperti apakah bayi yang kemungkinan mengidap gangguan mental?
Kesehatan mental merupakan kondisi yang berhubungan langsung dengan kesehatan cara berpikir, mengatur perasaan, dan berperilaku. Ketika mengalami gangguan mental, pola pikir, perasaan, dan perilaku seseorang pun akan berubah.
Jika biasanya gangguan mental dapat dialami oleh remaja hingga orang dewasa, nyatanya kondisi ini juga bisa dialami oleh bayi, Bunda. Hal ini turut diungkapkan oleh psikolog klinis Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog.
Psikolog Danang menjelaskan meski bayi belum bisa berbicara dan mengekspresikan perasaan dengan kata-kata, mereka tetap bisa mengalami masalah kesehatan mental. Misalnya saja kecemasan atau gangguan perkembangan.
"Ya, anak bayi juga bisa mengalami gangguan kesehatan mental. Walaupun mereka belum dapat berbicara atau mengekspresikan perasaan mereka dengan kata-kata, bayi bisa mengalami masalah kesehatan mental seperti kecemasan, gangguan perkembangan," ujarnya pada HaiBunda saat dihubungi melalui WhatsApp, baru-baru ini.
Untuk menghindari hal ini, Bunda perlu merawat dan memperhatikan perubahan perilaku Si Kecil. Selain itu, jangan ragu untuk meminta bantuan dari profesional ya, Bunda.
"Penting bagi orang tua dan perawat untuk memperhatikan perubahan perilaku atau pola tidur yang tidak biasa pada bayi, serta untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan anak jika ada kekhawatiran tentang kesehatan mental bayi mereka," ungkap psikolog yang berpraktik di RSJ Menur Surabaya ini.
"Dengan mendeteksi dan merawat gangguan kesehatan mental pada bayi sejak dini, kita dapat membantu memastikan perkembangan yang sehat dan kesejahteraan mereka sepanjang masa pertumbuhan," sambungnya.
Ciri bayi kemungkinan mengidap gangguan mental
Melansir dari laman Mayo Clinic dan Times of India, ada beberapa ciri yang mungkin terlihat ketika bayi mengidap gangguan mental. Berikut ini deretannya:
- Pola tidur yang buruk
- Kesulitan saat pemberian makan
- Menangis terus menerus atau tidak berhenti-henti
- Merasa gelisah
- Merasa cemas dan tegang
- Merasa takut
- Penurunan berat badan atau kegagalan tumbuh kembang
- Terkadang detak jantung berdebar kencang dan napas yang cepat
- Ledakan emosi secara tiba-tiba
Ciri kesehatan mental bayi dalam keadaan baik
Menilik dari laman Mayo Clinic, ada beberapa ciri yang menandakan kondisi kesehatan mental bayi dalam keadaan baik. Berikut ini ulasannya:
- Memahami keadaan emosi diri sendiri
- Membaca dan memahami keadaan emosi orang lain
- Mengelola emosi yang kuat dan mengekspresikannya dengan cara yang konstruktif
- Mengatur perilaku diri sendiri
- Mengembangkan empati terhadap orang lain
- Mampu membangun dan memelihara hubungan dengan orang lain
Ciri-ciri ini umumnya bisa diamati dalam perilaku bayi seiring dengan perkembangannya, Bunda. Misalnya bayi akan tersenyum ketika Bunda atau Ayah tersenyum.
Tak hanya itu, seorang bayi mungkin juga akan menghindari kontak mata ketika dia mendapat rangsangan yang berlebihan. Bayi juga akan menangis ketika anak lain menangis.
Bayi umumnya mampu beradaptasi dengan cara yang fleksibel. Mereka juga akan belajar cara mengelola emosi yang tidak menyenangkan seperti kemarahan atau kecemasan. Hal ini bergantung pada perkembangan sosial emosional dan perasaan aman.
Ketika bayi kesulitan untuk mengembangkan kemampuan ini, mereka rentan mengalami penyakit atau gangguan mental. Namun, perlu diperhatikan, Bunda dan Ayah perlu konsultasikan kondisi Si Kecil kepada psikolog terlebih dahulu untuk menghindari adanya diagnosa sendiri.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Berpengaruh Hingga Dewasa, Ini 7 Dampak Psikologis Akibat Sering Abaikan Emosi Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
6 Penyebab Gangguan Mental pada Anak, Salah Satunya Kehilangan Orang Tersayang
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Mengajarkan Kejujuran pada Anak Sejak Dini
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Alat Penerjemah AI Genggam Ini Diklaim Kuasai 148 Bahasa, Beneran Bisa Diandalkan?
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif