PARENTING
7 Rekomendasi Obat Panas dalam Alami untuk Bayi
Asri Ediyati | HaiBunda
Jumat, 24 Nov 2023 21:35 WIBPanas dalam adalah kondisi yang mungkin tak asing di telinga awam. Faktanya, dalam dunia medis, istilah panas dalam dapat berarti sekumpulan gejala akibat infeksi virus atau bakteri di dalam tubuh. Panas dalam juga seringkali memiliki gejala dan siapa pun bisa mengalaminya, termasuk bayi.
Sayangnya, sulit untuk mengetahui dengan pasti apakah bayi mengalami panas dalam atau tidak, Bunda. Sebab, mereka masih terlalu kecil untuk menjelaskan sakit yang dirasakan.
Cara satu-satunya untuk mengetahui kondisi anak adalah jadi mengetahui gejalanya. Terkadang, gejala ini memang sulit dibedakan dengan sakit lainnya pada anak
Gejala panas dalam pada bayi
Nah, berikut beberapa gejala anak mengalami panas, seperti melansir dari beberapa sumber:
- Bayi enggan makan atau minum.
- Bayi menangis atau tampak kesakitan saat menelan.
- Kelenjar di sisi lehernya terlihat atau terasa bengkak saat diraba.
- Bagian belakang tenggorokan tampak merah atau bengkak.
- Nafasnya berbau tidak sedap.
Penyebab panas dalam pada bayi
Ada beberapa penyebab panas dalam pada bayi yang perlu Bunda ketahui, yakni:
1. Infeksi virus
Kemungkinan besar penyebab panas dalam adalah virus. Biasanya gejala ini disertai sakit tenggorokan, Bunda.
Anak juga bisa mengalami pilek dan batuk, mungkin disertai nyeri badan, demam, sakit perut, atau diare. Banyak virus berbeda yang dapat menyebabkan gejala-gejala ini, termasuk virus yang menyebabkan COVID-19.
2. Alergi
Mengutip laman resmi Harvard Health Publishing, sakit tenggorokan sering kali disertai dengan alergi, terutama ketika hidung tersumbat bisa menyebabkan mulut kering dan panas dalam. Sulit membedakan antara alergi dan virus penyebab panas dalam pada anak.
Tapi bila sakit tenggorokan yang dialami Si Kecil tergolong ringan dan disertai hidung tersumbat, bersin, dan sedikit mata gatal, kemungkinan besar itu alergi.
3. Infeksi bakteri seperti radang tenggorokan
Kemungkinan besar panas dalam juga dapat terjadi karena infeksi bakteri bila anak mengalami demam dan tidak disertai pilek atau batuk. Kadang-kadang anak-anak yang mengidap radang tenggorokan juga akan mengalami sakit kepala, sakit perut, dan ruam, serta suara yang terdengar terdengar berat.
4. Iritan yang terhirup atau tertelan
Paparan bahan yang dapat mengiritasi di udara juga dapat menyebabkan panas dalam, Bunda. Misalnya, anak terpapar polusi udara yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan.
Hal yang sama juga dapat terjadi saat Si Kecil menelan sesuatu yang asam. Pastikan untuk menjauhkan semua benda berbahaya dari jangkauan anak untuk menghindari iritasi tenggorokan ya.
5. Refluks gastroesofageal
Asam yang keluar dari lambung dapat menyebabkan panas dalam. Jika anak mengalami sakit perut dan/atau nyeri ulu hati disertai sakit tenggorokan, maka kemungkinan itulah penyebabnya. Sebaiknya segera periksa ke dokter bila anak mengalami gejala ini.
Rekomendasi obat panas dalam alami untuk bayi
Dalam beberapa kondisi, panas dalam dapat diobati sendiri di rumah. Berikut beberapa rekomendasi obat panas dalam alami untuk bayi:
1. Memberikan ASI atau menyusui
Pada bayi yang masih ASI, menyusui dapat membantu meringankan rasa sakit. Sejumlah penelitian telah mendokumentasikan efek pereda nyeri dari menyusui.
Menyusui juga dapat menghentikan bayi menangis saat mengalami iritasi tenggorokan. Bayi mungkin ingin menyusu lebih banyak saat mereka sakit. Jika memungkinkan, berikan ASI mereka sesuai permintaan atau sesering yang mereka inginkan.
2. Pelembap udara
Dikutip dari Healthline, memasang humidifier di kamar bayi juga dapat membantu meringankan gejala sakit tenggorokan. Jika hidung bayi juga tersumbat, maka pelembap udara dapat membantunya bernapas lebih mudah.
Tempatkan pelembap udara jauh dari bayi sehingga mereka tidak akan menyentuhnya, namun cukup dekat sehingga mereka dapat merasakan efeknya. Jangan lupa untuk membersihkan dan mengeringkan pelembap udara setiap hari untuk mencegah menempelnya bakteri atau jamur.
3. Minuman dingin (untuk bayi yang lebih besar)
Jika bayi sudah mulai makan makanan padat, Bunda dapat memberinya minuman dingin untuk meredakan panas dalam. Cobalah memberikan es loli dari susu formula atau ASI beku. Namun, pemberian minuman dingin ini harus selalu diawasi karena bisa berisiko membuat bayi tersedak.
4. Berikan kuah kaldu
Untuk meringankan gejala panas dalam, coba Bunda berikan kuah kaldu hangat yang terbuat dari ayam atau sayuran ke anak. Tapi air kaldu ini hanya boleh diberikan kepada bayi berusia lebih dari 6 bulan ya. Masak sayur atau kaldu ayam, dinginkan hingga hangat, lalu berikan kepada bayi.
5. Berikan cairan yang cukup
Minum atau menyusui lebih dari biasanya pada bayi di bawah 6 bulan dapat meredakan iritasi tenggorokan. Ketika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan, Bunda harus memberikannya banyak cairan untuk meredakan rasa sakit. Selain susu dan air putih, Bunda dapat memberikan makan bubur encer atau air kaldu.
6. Berikan buah untuk selingan
Jika Si Kecil sudah berusia 6 bulan ke atas, Bunda juga bisa memberikan buah. Untuk selingan, coba berikan anak buah-buahan potong yang kaya akan air. Hindari memberikan jus buah karena tidak memberikan manfaat nutrisi.
7. Waktu istirahat yang cukup
Beberapa bayi perlu tidur lebih banyak saat mereka sakit. Hal ini terutama berlaku pada bayi yang mengalami demam, lemas, dan tampak sangat tidak sehat. Tidur memberi waktu bagi tubuh bayi untuk pulih dan melawan infeksi.
Demikian beberapa tips mengatasi panas dalam pada anak secara alami. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(aci/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
Pertolongan Pertama Menurunkan Demam Tinggi pada Anak, Jangan Panik Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Tips Atasi Demam Anak, Tak Perlu Dibangunkan Malam Hari untuk Kasih Obat
4 Tips Cegah Anak Speech Delay, Rajin Gosok Gigi hingga Makan Daging
Waspadai 3 Jenis Gangguan Saluran Cerna Fungsional yang Sering Dialami Anak
Mengenal Fungal Acne pada Anak dan Cara Mengatasinya
TERPOPULER
Momen Siraman dan Pengajian Syifa Hadju Jelang Nikah, Ayu Berkebaya Hijau Usung Adat Jawa
Ternyata Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Mudah Cemas dan Ganggu Mentalnya
Kisah Langka Perempuan Perutnya Selalu Tampak Hamil 9 Bulan setiap Usai Makan
Mengenal 'Emotional Salary', Cara Baru Perusahaan Atasi Karyawan yang Tidak Semangat Kerja
9 Karakteristik hingga Ucapan Orang Manipulatif, Bikin Lawan Bicara Merasa Bersalah
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Skincare Lokal untuk Ibu Hamil yang Aman & Punya Manfaat Terbaik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Mesin Cuci 1 Tabung Bukaan Depan yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kering, Bantu Melembapkan Sepanjang Hari
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Pompa ASI Handsfree Bagus, Berkualitas, & Anti Ribet Beserta Harganya
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Lanyard ID Card Brand Lokal yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
6 Hal yang Bisa Diungkap dari kebiasaan Orang Bicara Sambil Menyentuh Hidung
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
3 Tips Menjaga Kesehatan Selama Beribadah Haji
Ternyata Ini Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Mudah Cemas dan Ganggu Mentalnya
Kisah Langka Perempuan Perutnya Selalu Tampak Hamil 9 Bulan setiap Usai Makan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Rambut Rontok Parah, Rey Mbayang Rupanya Idap Autoimun Psoriasis
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Unik Orang dengan Kecerdasan Tinggi di Rumahnya
-
Female Daily
YSL Libre Berry Crush: Flanker Terbaru yang Juicy dan Cocok untuk Siang Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Inilah Top 6 Puteri Indonesia 2026, Ada Banten, Bali Hingga Papua
-
Mommies Daily
Kuis: Tipe Transportasi yang Paling Cocok dengan Kepribadianmu