PARENTING
5 Tanda Perubahan Emosional pada Anak Perempuan Saat Pubertas & Cara Mengatasinya
Kinan | HaiBunda
Rabu, 29 Nov 2023 22:05 WIBPubertas merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Pada masa ini, anak akan mengalami perubahan fisik dan emosional yang signifikan. Termasuk di antaranya tanda perubahan emosional pada anak perempuan.
Perubahan emosional pada anak perempuan saat pubertas merupakan hal yang umum terjadi. Perubahan ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan hormon, perubahan fisik, dan tekanan sosial.
Jika orang tua dapat mengetahui dan memahami tanda-tanda perubahan yang terjadi pada anak jelang pubertas, maka langkah untuk mendampinginya pun akan menjadi lebih mudah.
Tanda perubahan emosional pada anak perempuan
Dikutip dari Very Well Family, ada beberapa tanda-tanda perubahan emosional pada anak perempuan saat pubertas. Ingatlah bahwa tahapan-tahapan ini mungkin muncul secara bertahap ya, Bunda.
Secara umum, anak perempuan mungkin mulai mengalami pubertas antara usia 8 dan 12 tahun. Berikut adalah beberapa tanda perubahan emosional pada anak perempuan saat pubertas:
1. Cemas dan mudah ragu
Memasuki masa remaja, anak perempuan sering kali mudah bingung harus berada di posisi mana dan sikap apa yang harus diambil. Di satu sisi, mereka merasakan emosi seperti ketakutan, rasa tidak aman, dan ketidakberdayaan.
Ini karena mereka merasa dirinya masih anak-anak, tetapi di sisi lain mereka merasa bahwa hal tersebut tidak seharusnya terjadi karena mereka sudah menuju dewasa. Ketidakpastian ini pun rentan berujung pada rasa cemas dan ragu.
Anak perempuan juga mungkin merasa berbeda dengan teman-teman sebayanya karena perubahan fisik yang terjadi.
2. Kurang percaya diri
Kekhawatiran akan peningkatan tanggung jawab, penyesuaian diri dalam pergaulan, dan keterpisahan dari orang tuanya juga rentan dialami anak perempuan di masa pubertasnya.
Mereka jadi mudah dipengaruhi oleh orang lain dan selalu mempunyai kebutuhan untuk menyesuaikan diri. Bahkan, terkadang hal ini dapat membuat anak perempuan mengubah cara berpakaian, berbicara, dan berperilaku sosial.
3. Perubahan suasana hati yang cepat
Anak perempuan mungkin merasa gembira, sedih, marah, atau cemas secara tiba-tiba. Dikutip dari Mom Junction, perubahan suasana hati (mood swing) sering terjadi pada remaja. Pada umumnya perubahan ini disebabkan oleh perubahan hormonal dalam tubuh mereka.
Jika Bunda perhatikan, di masa ini anak perempuan mungkin akan jadi lebih mudah tersinggung, mudah bersemangat, dan terlalu emosional, sehingga dapat menyebabkan impulsif.
4. Sering bingung
Anak mengalami banyak sensasi dan perasaan baru selama masa pubertas. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dan bahkan resah dengan perubahan yang terjadi pada tubuh mereka dan perasaan baru yang mereka alami karenanya.
Jika tidak diatasi, anak mungkin berpikir ada sesuatu yang tidak beres pada dirinya.
5. Menjadi sangat sensitif
Anak perempuan mungkin lebih mudah tersinggung atau terluka perasaannya. Perubahan hormonal pada masa pubertas membuat mereka menjadi sangat sensitif terhadap hal-hal tertentu.
Misalnya, ada jerawat kecil di wajah mungkin akan tampak seperti bencana besar. Hal yang perlu dipahami orang tua, ini juga merupakan fase di mana anak remaja lebih mudah terpengaruh lingkungan sekitar.
Cara orang tua menghadapi anak di masa pubertas
Perubahan emosional pada anak perempuan saat pubertas dapat membuat mereka merasa bingung, cemas, atau bahkan depresi. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memberikan dukungan dan pemahaman kepada anak-anak mereka selama masa ini.
Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak perempuan mereka mengatasi perubahan emosional saat pubertas:
1. Bersikaplah terbuka terhadap pertanyaan
Anak mungkin akan mendatangi Bunda dengan pertanyaan-pertanyaan tertentu saat mereka mengalami perubahan di masa pubertas. Bersiaplah dengan jawaban agar Bunda tidak lengah.
2. Ajak bicara secara berkala
Bicaralah dengan anak tentang perubahan yang mereka alami. Bantu mereka untuk memahami bahwa perubahan yang mereka alami adalah hal yang normal. Biarkan mereka berbicara tentang perasaan mereka dan dengarkan dengan penuh perhatian.
3. Perhatikan perubahan yang terjadi pada anak
Dalam kehidupan orang tua yang sibuk, sangat mudah untuk menjadi terbiasa dengan orang-orang yang ada di sekitar kita setiap hari. Luangkan waktu secara rutin untuk benar-benar memperhatikan anak dan perhatikan perubahan apa pun pada tubuh atau sikapnya.
4. Beri ruang bagi dirinya sendiri
Ada kalanya anak hanya ingin sendiri. Jika ini bukan saat yang tepat untuk berbicara, jangan memaksakan diri dan cari kesempatan lain ya, Bunda.
Hal yang terpenting, pastikan anak tahu bahwa Bunda ada untuk mereka dan akan selalu mendukung mereka.
5. Jangan ragu ajak ke ahli
Jika Bunda merasa anak mengalami kesulitan untuk mengatasi perubahan emosional saat masa pubertasnya, Bunda dapat berkonsultasi dengan psikolog atau konselor anak. Mereka dapat membantu anak untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi perubahan ini.
Demikian ulasan tentang tanda perubahan emosional pada anak perempuan saat pubertas dan cara mengatasinya. Semoga ulasan ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
3 Penyebab Anak Berbohong dan Cara Meresponnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Ciri-ciri Masa Kanak-kanak Akhir Bagi Anak Perempuan, Perhatikan Ini Bun
13 Ciri-ciri Masa Pubertas Anak Laki-laki dan Perempuan, Jerawat Salah Satunya
Cara Menjelaskan Mimpi Basah Saat Anak Laki-laki Bunda Mengalaminya
Ciri-ciri Pubertas Anak Perempuan dan Laki-laki, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mendengarkan daripada Banyak Bicara
Potret Perjalanan Kehamilan Kedua Nadia Saphira hingga Melahirkan Anak Perempuan
Botol Pumping Dipakai Lagi Tanpa Dicuci, Amankah?
Potret Aisha Putri Duta Sheila on 7 & Adelia Lontoh yang Baru Ultah ke-22
Ciri Kepribadian Anak dari Jumlah Teman yang Dimiliki Menurut Ilmu Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie setelah Menikah Hampir 6 Tahun
Botol Pumping Dipakai Lagi Tanpa Dicuci, Amankah?
Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mendengarkan daripada Banyak Bicara
Potret Perjalanan Kehamilan Kedua Nadia Saphira hingga Melahirkan Anak Perempuan
Ciri Kepribadian Anak dari Jumlah Teman yang Dimiliki Menurut Ilmu Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Boots Kulit Retro Ini Handmade Lokal, Kualitasnya Setara Brand Impor?
-
Beautynesia
5 Kalimat Orang Ber-EQ Tinggi yang Bikin Obrolan Ringan Menjadi Hubungan Tulus
-
Female Daily
Penasaran Outfit Nyaman tapi Tetap Stylish? UNIQLO LifeWear Week Punya 5 Inspirasinya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Baju Hitam Cocok Jilbab Warna Apa? Ini 10 Pilihan Agar Look Makin Stylish
-
Mommies Daily
Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya