PARENTING
Anak Jadi Rentan Sakit setelah Mudik, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kinan | HaiBunda
Sabtu, 13 Apr 2024 18:20 WIBPerjalanan mudik memang selalu memberikan kesan yang menyenangkan. Namun terkadang setelah mudik, anak justru jadi rentan sakit. Apa sih yang menjadi penyebab anak jadi rentan sakit setelah mudik?
Dikutip dari laman Kids Health, berpindah lingkungan dan rutinitas (termasuk makan dan tidur) dari yang biasa dilakukan dapat meningkatkan kemungkinan seseorang jatuh sakit.
Butuh waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri dengan makanan, air, dan udara di lingkungan baru. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih berisiko mengalami masalah terkait perjalanan jauh seperti mabuk perjalanan, diare, dan infeksi.
Selain itu, salah satu penyebab lainnya yakni paparan kuman selama perjalanan mudik. Jadi jangan lupa selalu ingatkan Si Kecil untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer selama perjalanan mudik.
Penyebab anak rentan sakit setelah mudik
Apa saja penyebab anak rentan sakit setelah mudik dan bagaimana mengatasinya? Berikut ulasan untuk Bunda seperti dilansir berbagai sumber:
1. Tubuh belum 'siap' kembali ke rutinitas
Dikutip dari Times of India, saat pulang dari perjalan jauh seperti mudik, sering kali tubuh belum sepenuhnya siap. Saat berada di luar lingkungan biasa, anak terpapar dengan bakteri dan virus berbeda dari yang biasa ada di rumah.
Akhirnya hal ini membuat sistem imun tubuh bekerja ekstra, sehingga saat pulang akan langsung drop.
2. Kelembapan udara rendah saat penerbangan
Jika mudik keluarga lebih banyak dihabiskan dengan perjalanan udara, maka risiko sakit akan meningkat. Alasannya, kelembapan rendah membuat udara di sekitar menjadi lebih kering, sehingga berpotensi menyerang saluran hidung dan tenggorokan.
3. Perjalanan terlalu melelahkan
Banyaknya aktivitas yang dilakukan selama mudik juga rentan membuat anak sakit karena kelelahan. Terutama jika Bunda dan keluarga berpindah-pindah tempat menginap atau punya jadwal acara yang cukup padat selama mudik.
4. Perubahan pola makan
Saat mudik, anak-anak sering kali mengonsumsi lebih banyak makanan tidak sehat dari biasanya, seperti fast food atau junk food. Hal ini dapat mengganggu kesehatan sistem cernanya dan membuat mereka lebih mudah sakit.
5. Kurang tidur
Selama perjalanan mudik, anak juga terkadang terlalu bersemangat sehingga enggan tidur. Lama-kelamaan hal ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit.
Cara mengatasi anak rentan sakit setelah mudik
Lalu bagaimana cara mengatasi anak rentan sakit setelah perjalanan jauh mudik? Yuk ikuti tips-tips berikut ini, Bunda:
1. Atur pola makan
Pastikan anak mengonsumsi makanan yang sehat, seperti menu makanan yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan protein. Hindari memberikan anak makanan yang tidak sehat, seperti fast food atau junk food.
2. Cukupi jam tidur anak
Sepulang perjalanan mudik, biarkan anak tidur selama 8-10 jam setiap malam. Atur suasana kamar tidurnya lebih nyaman dan tidak bising.
3. Biarkan anak istirahat
Setelah mudik, berikan waktu kepada anak untuk beristirahat dan memulihkan diri. Hindari langsung mengajak anak untuk melakukan banyak aktivitas lainnya karena semakin membuatnya rentan sakit.
4. Jaga kebersihan
Ajari anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air secara teratur, dengan tujuan membantu mencegah penyebaran kuman dan virus.
5. Berikan suplemen vitamin bila perlu
Jika diperlukan, Bunda dapat memberikan anak suplemen vitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh mereka.
Demikian ulasan tentang penyebab dan cara mengatasi anak jadi rentan sakit setelah mudik. Apabila kondisinya semakin parah, jangan tunda untuk segera cek ke dokter ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Manfaat Puasa bagi Anak, Salah Satunya Bisa Melatih Kedisiplinan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Waspada 3 Penyakit Kerap Timbul pada Anak Setelah Mudik Lebaran Menurut Dokter
Anak Demam saat Pulang Mudik, Ketahui Pertolongan Pertamanya
10 Cara Menambah Tinggi Badan Anak, Mulai dari Olahraga Tepat hingga Makan Bergizi
5 Cara Mengatasi Batuk pada Anak yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Mix and Match Polo dan Rok Pleated? Ini Formula yang Jarang Gagal
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 12 Agustus: Virgo Pengeluaran Naik, Cancer Jangan Sembrono
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif