sign up SIGN UP search


parenting

10 Cara Menambah Tinggi Badan Anak, Mulai dari Olahraga Tepat hingga Makan Bergizi

Kinan Kamis, 05 Aug 2021 18:45 WIB
Happy mother measuring her son against the wall at home - parenting concepts caption

Sebagian besar orang tua ingin anaknya tumbuh sehat dan memiliki postur tinggi. Nah, jika Bunda salah satunya, ketahui yuk cara-cara menambah tinggi badan anak sejak dini.

Namun sebelum itu, pahami dulu bahwa sebenarnya ada beberapa faktor yang berkontribusi pada tinggi badan anak secara keseluruhan. Dilansir Healthline, diperkirakan bahwa faktor genetik berperan 60 hingga 80 persen dari tinggi badan anak. 

Faktor lingkungan tertentu, seperti nutrisi dan olahraga, biasanya merupakan persentase yang tersisa.


Sampai mencapai usia pubertas, kebanyakan anak bertambah tinggi sekitar 5 cm setiap tahun. Setelah pubertas, anak berpeluang tumbuh hingga 10 cm per tahun. Meski demikian, setiap anak dapat tumbuh dengan tahap yang berbeda-beda.

Untuk anak perempuan, percepatan pertumbuhan ini biasanya dimulai pada awal masa remaja. Sementara itu, anak laki-laki biasanya baru tumbuh pesat di akhir masa remajanya.

Cara menambah tinggi badan anak

Nah, walaupun disebutkan bahwa tinggi badan mayoritas dipengaruhi oleh faktor genetik, beberapa hal lain seperti pola hidup dan lingkungan juga bisa membantu memengaruhi lho, Bunda.

Jadi, maksimalkan potensi pertumbuhan tinggi badan anak dengan langkah tepat. Berikut cara-cara menambah tinggi badan anak yang dapat diterapkan:

1. Diet bergizi seimbang

Aspek terpenting dari cara menambah tinggi badan anak yakni memastikan bahwa ia mendapat nutrisi yang tepat. Makanan yang anak konsumsi harus sehat agar dapat tumbuh menjadi tinggi.

Diet bergizi seimbang harus memasukkan protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin dalam proporsi yang benar. Hanya mengonsumsi salah satu saja dapat membuat efeknya tidak maksimal.

Pastikan juga anak tidak berlebihan mengonsumsi junk food, termasuk makanan seperti burger, minuman manis bersoda, dan makanan yang digoreng pada umumnya.

Berikan anak menu protein tanpa lemak, bersama dengan sayuran dan makanan yang kaya akan mineral, seperti kalsium dan potasium. 

Zinc juga diketahui memiliki efek besar pada pertumbuhan anak, jadi makanan kaya zinc seperti kacang tanah juga harus ditambahkan ke dalam menu makanan hariannya.

2. Latihan peregangan

Latihan peregangan, meskipun sederhana, dapat berdampak besar sebagai cara menambah tinggi badan anak. Kenalkan anak pada latihan peregangan sejak dini, guna memaksimalkan proses pertumbuhan tinggi badan.

Peregangan membantu memanjangkan tulang belakang dan juga memperbaiki postur anak setiap saat. 

Latihannya cukup sederhana, misalnya ajak anak berdiri di atas jari-jari kakinya dengan punggung menempel ke dinding. Regangkan otot-otot di kakinya, sambil mengangkat tangan ke atas secara bersamaan.

Latihan sederhana lain untuk peregangan misalnya anak duduk di lantai dengan kaki terbuka lebar, lalu minta ia menyentuh ujung jari kedua kaki dengan tangannya.

3. Latihan menggantung

Selain peregangan, hanging atau latihan menggantung juga bisa menjadi cara menambah tinggi badan anak yang cukup efektif.

Jenis latihan ini misalnya dilakukan dengan memasang tiang horizontal di sisi pintu, kemudian latih anak pull-up alias menarik beban tubuh sendiri dengan kedua lengannya.

Ini dapat membantu memanjangkan tulang belakang, yang merupakan bagian penting untuk dapat tumbuh lebih tinggi. 

Untuk awalnya jika masih sulit untuk pull-up, cukup latih anak untuk menggantung di kedua lengannya saja tanpa perlu menarik beban tubuh.

4. Yoga

Latihan yoga melibatkan banyak gerakan peregangan dan keseimbangan, sehingga sangat ideal sebagai cara menambah tinggi badan anak.

Gerakan ‘Surya Namaskar’ misalnya, dapat membuat seluruh tubuh bekerja, meregangkan otot-otot lengan, punggung, dan bahkan kaki dalam satu gerakan yang intens.

Asana lain yang bermanfaat adalah Chakrasana, yang dilakukan dengan cara anak berbaring telentang. Kemudian, anak harus membuat punggungnya melengkung ke atas dan menopang tubuhnya menggunakan lengan dan kakinya, sehingga membentuk huruf U.

5. Lompat tali

Lompat tali atau skipping dapat membantu melatih otot di seluruh tubuh. Meski lebih dikenal memberi efek luar biasa pada jantung, lompat tali juga merupakan cara menambah tinggi badan anak yang efektif.

Tubuh membentang sepenuhnya ketika anak melompat, sehingga mendorong pertumbuhan vertikal pada tubuhnya. Ini juga merupakan salah satu jenis latihan kardio, yang dapat membuat tubuh anak tetap bugar.

6. Berenang

Selain menyenangkan, berenang juga menjadi cara menambah tinggi badan favorit anak-anak. Saat berenang, anak menggerakkan seluruh tubuhnya, sehingga membuat otot-otot bekerja dengan lebih maksimal.

Berenang secara rutin juga dapat membantu anak menghilangkan lemak ekstra, membuatnya tubuh lebih sehat secara keseluruhan.

Latihan berenang melibatkan banyak gerakan aktif dan peregangan, yang memperkuat tulang belakang.

7. Joging

Joging tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh anak, tapi orang dewasa. Latihan ini membantu memperkuat tulang kaki dan meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan, yang diperlukan untuk menambah tinggi badan.

Agar latihannya lebih menyenangkan, yuk ajak si Kecil joging bersama, Bunda! 

8. Tidur dan istirahat cukup

Tak cuma melakukan berbagai latihan fisik, jangan lupa ingatkan anak untuk istirahat cukup sebagai cara menambah tinggi badannya.

Sering begadang dan jarang tidur nyenyak dalam jangka panjang lama-kelamaan dapat memengaruhi pertumbuhan sehat anak. 

Jadi, pastikan anak mendapatkan tidur yang baik selama 8 jam setiap malam, agar ia menjadi lebih tinggi dan kuat.

Tidur menjadi penting bagi anak karena hormon pertumbuhan banyak diproduksi hanya saat ia tidur. Dikutip dari Parenting First Cry, hormon ini memainkan peran penting dalam membuat anak tumbuh lebih tinggi.

9. Biasakan menjaga postur tubuh

Salah satu cara menambah tinggi badan anak lainnya yakni membiasakan ia menjaga postur yang tepat. Upayakan agar anak tidak terbiasa membungkuk, baik saat duduk maupun berdiri.

Kebiasaan membungkuk dapat memberikan tekanan yang tidak perlu pada tulang belakang, sehingga banyak berpengaruh negatif pada tubuh.

Selain itu, postur tubuh yang buruk juga dapat mengubah bentuk tulang belakang anak yang dapat mengganggu pertumbuhannya.

Pastikan anak selalu mempraktikkan postur yang baik. Tidak hanya untuk menambah tinggi badannya, tetapi juga untuk mencegah masalah kesehatan jangka panjang. Ingatkan anak untuk duduk dan berdiri tegak setiap kali Bunda melihatnya membungkuk.

10. Paparan sinar matahari

Sinar matahari adalah salah satu sumber vitamin D alami yang baik. Vitamin D membantu pertumbuhan otot dan tulang, yang akan memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan anak.

Vitamin D juga membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan dan membantu memperkuat tulang. Jadi, jangan lupa ajak anak rutin berjemur agar mendapatkan manfaat sinar matahari.

Sumber vitamin D lainnya termasuk ikan berlemak dan makanan laut, jamur, dan kuning telur.

(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!