PARENTING
Kenali Penyebab Lidah Anak Putih dan Cara Membersihkannya
Annisya Asri Diarta | HaiBunda
Senin, 22 Apr 2024 21:37 WIBTerkadang, Bunda memperhatikan bahwa lidah anak tampak putih. Hal ini bisa menjadi perhatian khusus. Warna lidah yang berbeda dari biasanya dapat menimbulkan pertanyaan tentang kesehatan anak.
Meski tidak selalu menandakan masalah kesehatan yang serius, lidah putih pada anak dapat menimbulkan pertanyaan tentang penyebab dan tindakan yang harus diambil. Lidah anak yang terlihat putih dapat menjadi tanda-tanda yang membingungkan, terutama bagi orang tua yang tidak terbiasa dengan perubahan warna tersebut.
Salah satu penyebab umum lidah putih pada anak adalah plak bakteri yang menumpuk di permukaan lidah. Plak ini bisa terbentuk akibat kurangnya kebersihan mulut atau ketidakseimbangan bakteri di dalam mulut anak. Selain itu, sisa-sisa makanan yang tertinggal di lidah juga bisa menjadi faktor penyebabnya.
Selain itu, kondisi medis tertentu seperti kurangnya produksi air liur yang disebut xerostomia, atau kelebihan ragi di dalam tubuh anak, juga dapat berkontribusi pada lidah putih. Kondisi lain seperti lichen planus, leukoplakia, atau gejala penyakit tertentu juga dapat menyebabkan perubahan warna pada lidah anak menjadi putih.
Dalam banyak kasus, lidah putih pada anak bisa disertai dengan gejala lain seperti ketidaknyamanan atau perubahan perilaku makan. Bunda juga perlu untuk mencari jawaban tentang apa yang mungkin menyebabkan lidah anak mereka tampak putih dan apakah perlu mencari perawatan medis.
Lidah anak yang berwarna putih memiliki berbagai penyebab, dan pemahaman tentang faktor-faktor yang memicunya dapat membantu Bunda merasa lebih tenang. Namun, jika lidah putih disertai dengan gejala lain seperti nyeri, demam, atau lesi yang tidak sembuh, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau dokter gigi untuk evaluasi lebih lanjut dan diagnosis yang akurat.
Penyebab lidah putih pada anak
Mengutip Very Well Health lidah putih pada anak dipicu oleh dua hal berikut ini:
1. Sariawan
Lidah putih pada bayi bisa disebabkan oleh infeksi jamur yang dikenal sebagai sariawan. Sering kali disebabkan oleh candida albicans, sebuah jamur yang secara alami ada di usus dan mulut manusia. Biasanya, sistem kekebalan tubuh dapat mengontrol pertumbuhan jamur ini sehingga tidak tumbuh di luar kendali.
Namun pada bayi yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang, infeksi jamur lebih mungkin terjadi. Hal ini disebabkan oleh lingkungan yang ideal bagi candida albicans untuk berkembang biak di mulut bayi yang lembab, hangat, dan gelap.
Infeksi jamur pada mulut atau kandidiasis mulut pada bayi, juga dapat disebabkan jika ia dilahirkan melalui vagina dari bunda yang mengalami infeksi jamur aktif. Selain itu, bayi yang menerima antibiotik atau steroid juga memiliki risiko lebih tinggi terkena kandidiasis mulut. Hal ini disebabkan oleh efek obat-obatan tersebut yang dapat membunuh bakteri baik yang mengendalikan pertumbuhan jamur candida albicans di dalam mulut.
Sariawan pada anak biasanya tidak merupakan masalah serius dan dapat diobati dengan perawatan yang tepat. Namun, jika sariawan tidak diobati, dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kesulitan makan, dan infeksi yang lebih serius. Oleh sebab itu, penting bagi Bunda untuk memperhatikan gejala sariawan pada bayi mereka dan berkonsultasi dengan dokter jika diperlukan untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang sesuai.
2. Residu susu
Makanan bayi yang terdiri dari ASI atau susu formula, dapat meninggalkan lapisan putih di lidah setelah anak menyusu. Selain itu, jika Si Kecil baru saja makan makanan padat untuk pertama kalinya, seperti bubur atau puree, sisa makanan yang menempel di lidah juga bisa menyebabkan lapisan putih. Hal ini tak jarang terjadi dan biasanya tidak memerlukan perawatan khusus.
Penyebabnya karena pada usia tersebut, biasanya menghasilkan lebih sedikit air liur dibandingkan dengan bayi yang lebih tua atau anak-anak yang lebih besar. Air liur memiliki peran penting dalam membersihkan mulut dan lidah dari sisa-sisa makanan atau susu setelah menyusu.
Namun dengan produksi air liur pada bayi yang baru lahir masih sedikit, lapisan putih dari sisa-sisa makanan atau susu bisa tetap menempel di lidah setelah menyusu.
Cara membersihkan residu susu pada anak
Menilik Very Well Health, setelah mencuci dan mengeringkan tangan dengan bersih, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah membasahi kain kasa bersih dengan air hangat. Pastikan kain kasa tersebut bersih dan steril sebelum digunakan. Setelah itu, bungkus kain kasa di sekitar jari dan usap dengan lembut lidah anak.
Saat Bunda mengusap lidah anak dengan kain kasa basah, perhatikan apakah residu putih tersebut mudah hilang atau tidak. Jika residu tersebut mudah hilang dengan usaha yang minimal, kemungkinan besar anak menderita lidah susu dan bukan sariawan.
Jika residu putih tersebut mudah hilang, Bunda tidak perlu khawatir. Namun, jika residu tersebut sulit dihilangkan atau disertai dengan gejala lain seperti ketidaknyamanan atau iritasi, segera konsultasikan dengan dokter atau dokter anak untuk evaluasi lebih lanjut dan perawatan yang tepat.
Pengobatan sariawan pada anak
Mengutip Healthline, dokter biasanya akan meresepkan antijamur cair untuk pengobatan sariawan yang dapat dioleskan langsung ke bercak putih di lidah atau di dalam mulut bayi. Bunda juga perlu memastikan bahwa obat tersebut menempel di lidah atau di dalam mulut bayi selama mungkin agar bisa bekerja secara efektif.
Oleh sebab itu, sebaiknya berikan perawatan setidaknya 30 menit sebelum menyusui bayi. Hal ini akan memberikan waktu bagi obat untuk meresap dan bekerja sebelum bayi mulai menyusu.
Selain memberikan perawatan yang diresepkan oleh dokter, Bunda juga dapat membantu mempercepat pemulihan dengan menjaga kebersihan mulut bayi secara teratur. Pastikan untuk membersihkan lidah bayi dengan lembut menggunakan kain bersih atau kasa yang dibasahi dengan air setelah setiap kali menyusui atau memberi makan.
Hindari memberikan dot atau alat penghisap yang terkontaminasi kepada bayi, karena ini bisa menjadi sumber infeksi.
Kapan harus ke dokter
Saat Bunda melihat adanya lesi berwarna putih krem di mulut bayi, terutama jika tidak dapat dihilangkan dengan menggunakan kain lembab, segera temui dokter. Walaupun kemungkinan besar itu adalah sariawan, dokter anak dapat melakukan tes lebih lanjut jika mereka mencurigai adanya masalah lain.
Jika bayi terdiagnosis menderita sariawan, penting untuk memerhatikan kenyamanan Bunda juga. Jika puting atau payudara terasa sakit, segera temui dokter. Hal ini penting untuk memastikan bahwa Bunda juga mendapatkan perawatan yang tepat dan menghentikan penyebaran infeksi.
Demikian ulasan tentang lidah anak putih. Semoga bermanfaat untuk antisipasi kesehatan Si Kecil, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Bayi 7 Bulan Belum Bisa Duduk, Coba 5 Cara Ini untuk Stimulasi, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Separation Anxiety, Penyebab Anak Nempel dan Tak Mau Lepas dari Bunda
9 Obat Batuk Berdahak Alami untuk Anak Tanpa Efek Samping
6 Cara Merawat Gigi Bayi 6-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu
5 Langkah Aman Bersihkan Lidah Putih Pada Bayi
TERPOPULER
Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian
Alyssa Daguise Berhasil Kumpulkan Banyak Kolostrum ASI untuk Baby Soleil, Ini Manfaatnya untuk Anak
100 Ucapan Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus 2026 Penuh Makna
Gigi Anak yang Berlubang Parah Tidak Dapat Disembuhkan? Ini Jawaban Dokter
Jarang Tersorot, Ini Potret Aishakyra Zara Anak Teuky Zacky yang Warisi Wajah Bule Ibunda
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kipas Angin Air Cooler Terbaik untuk Cuaca Panas Terik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci Susu Stainless Steel Terbaik Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
15 Rekomendasi Merek Vitamin Ibu Hamil Trimester 1, Anti Lemas & Bikin Bayi Cerdas
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
3 Film Anak tentang Kenaikan Yesus yang Wajib Ditonton Bareng Si Kecil
Sudah Remaja, Intip Potret Dua Cucu Gus Dur yang Mulai Curi Perhatian
Gigi Anak yang Berlubang Parah Tidak Dapat Disembuhkan? Ini Jawaban Dokter
Alyssa Daguise Berhasil Kumpulkan Banyak Kolostrum ASI untuk Baby Soleil, Ini Manfaatnya untuk Anak
Flamingo Era, Fase Perubahan 'Warna' Perempuan Pasca Melahirkan sampai Anak Beranjak Dewasa
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Perjalanan Karier Dede Sunandar dari Cleaning Service ke Layar Kaca
-
Beautynesia
Belajar dari Park Bo-young di Baeksang Award 2026: Berhenti Membandingkan Diri dan Rayakan Usahamu
-
Female Daily
Mencuri Perhatian, Ini Detail Makeup Gong Seungyeon di ‘Perfect Crown’
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Brigitte Macron Disebut Pernah Tampar Suami yang Selingkuh dengan Aktris
-
Mommies Daily
Rincian UKT Universitas Airlangga 2026 Jalur SNBT dan Mandiri