HaiBunda

PARENTING

Kronologi 42 Balita di Majene Keracunan Paket Makanan Cegah Stunting

Annisa A   |   HaiBunda

Rabu, 08 May 2024 18:46 WIB
Ilustrasi / Foto: Getty Images/iStockphoto/CristiNistor
Jakarta -

Puluhan balita mengalami muntah-muntah usai mengonsumsi makanan tambahan dalam program pencegahan stunting. Setidaknya, ada 42 balita yang dilarikan ke rumah sakit di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Pada Senin (6/5/2024), Dinas Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Majene menggelar acara peluncuran pemberian makanan tambahan (PMT) di pelataran kantor Kecamatan Pamboang.

Di kesempatan itu, ada 200 porsi yang dibagikan untuk para ibu hamil dan balita, Bunda.


"Berdasarkan keterangan saksi, sebelum makanan PMT itu disajikan sebanyak 200 porsi terbagi dalam dua sajian, yaitu bubur ayam untuk balita dan nasi lauk untuk ibu hamil serta pendamping balita," kata Kasat Reskrim Polres Majene AKP Budi Adi, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (8/5/2024).

Adapun jenis makanan yang disajikan oleh DPPKB antara lain nasi putih, bubur ayam, ayam suir, kentang dan wortel, telur rebus, sayur daun kelor, ikan turingan goreng, dan sambal tumis.

Sementara itu, ada juga paket makanan untuk bayi di bawah usia 2 tahun yang berupa bubur, ayam suir, telur rebus, daun kelor.

Kemudian paket nasi untuk ibu hamil dan pendamping balita diberikan dalam bentuk menu nasi putih, ikan goreng, ayam suir campur kentang dan wortel, telur rebus, dan sambal tumis.

"Puluhan anak tersebut mengalami keracunan setelah 2-3 jam dan mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan tambahan tersebut," ungkapnya.

Mayoritas korban merupakan balita berusia di bawah 2 tahun. Mereka mengalami keluhan muntah-muntah lebih dari 10 kali, diare sebanyak 3 sampai 4 kali, sakit perut, dan demam.

Makanan yang dijadikan sebagai barang bukti telah diamankan oleh petugas. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut sambil menunggu pemeriksaan barang bukti di laboratorium.

"Kita sudah mengamankan beberapa barang bukti berupa sampel makanan, sampel muntahan dari korban dan telah dikirimkan ke BPOM," paparnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(anm/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

4 Tanda Stunting pada Anak yang Perlu Diwaspadai

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Serunya Belajar Dapat Cuan dari Affiliate di Gathering Sister at Home

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK