PARENTING
5 Jenis Jajanan Sehat untuk Anak dan Cara Memilihnya agar Terhindar dari Penyakit
Mutiara Putri | HaiBunda
Rabu, 06 Nov 2024 08:50 WIBSalah satu cara agar anak tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Tidak hanya menu utama, jajanannya pun harus sehat, Bunda.
Memberikan anak waktu untuk jajan adalah kesempatan bagus untuk memasukkan nutrisi tambahan ke dalam makanannya. Alih-alih makanan ringan yang diproses, ada baiknya memberikan camilan yang bernutrisi dan bisa memberikan energi.
Bunda bisa memilih camilan yang padat nutrisi dengan perpaduan protein, karbohidrat, serat yang tinggi, hingga berlemak sehat. Camilan ini akan membuat anak merasa kenyang lebih lama sebelum akhirnya memasuki waktu makan utama.
Protein yang dikonsumsi bisa saja berasal dari sumber nabati maupun hewani. Bunda juga bisa temukan lemak sehat dalam alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan masih banyak lagi.
"Buah-buahan dan sayur-sayuran harus menjadi bagian utama dari camilan. Tidak seperti camilan lainnya, camilan ini bukan sekedar kalori kosong. Mereka memiliki nutrisi dan antioksidan, serta beberapa memiliki sifat anti-inflamasi," ujar ahli diet Mira Ilic, RD, LD, mengutip dari Cleveland Clinic.
Jajanan sehat untuk anak
Dilansir dari laman Healthline, ada beberapa jenis jajanan sehat yang bisa Bunda berikan pada Si Kecil. Berikut ini Bubun bagikan deretannya:
1. Yoghurt
Yoghurt adalah camilan yang sangat baik untuk anak karena memiliki sumber protein dan kalsium yang baik. Kalsium sendiri sangat penting untuk perkembangan tulang anak, Bunda.
Beberapa yoghurt mengandung bakteri hidup yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Pastikan Bunda memilih yoghurt tawar yang penuh dengan buah segar dan sedikit madu, ya.
2. Popcorn
Bunda bisa mempertimbangkan popcorn sebagai salah satu camilan sehat untuk Si Kecil. Selama popcorn tidak dibuat dengan topping yang tidak sehat, popcorn bisa dipilih menjadi jajanan untuk anak.
Jika ingin lebih aman, Bunda bisa membuat popcorn sendiri dengan menambahkan mentega serta keju parmesan parut di atasnya. Pastikan anak sudah bisa makan dengan baik agar tidak tersedak ketika mengonsumsi popcorn, ya.
3. Keju
Sebagian besar keju terdiri dari protein dan lemak yang merupakan sumber kalsium yang baik. Studi menunjukkan bahwa makan keju dan produk susu lainnya dikaitkan dengan kualitas makanan yang lebih baik secara keseluruhan.
Makanan olahan susu berpengaruh pada kesehatan anak karena di dalamnya mengandung kalsium, magnesium, vitamin A, serta vitamin D. Keju juga akan memberikan anak protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang tepat.
4. Telur rebus
Telur merupakan makanan bergizi tinggi dan camilan lezat untuk anak-anak. Telur mengandung protein berkualitas tinggi termasuk beberapa vitamin dan mineral seperti vitamin B12, riboflavin, dan selenium.
Telur juga sangat bermanfaat untuk kesehatan mata. Selain itu, telur menjadi sumber makanan terbaik untuk kolin, yakni vitamin yang diperlukan untuk perkembangan otak yang baik.
5. Oatmeal
Oat kaya akan serat larut yang bisa meningkatkan jumlah bakteri baik di saluran pencernaan. Tidak hanya untuk Bunda, oat juga bisa dijadikan sebagai jajanan sehat untuk Si Kecil.
Buatlah camilan sehat dengan menambahkan sedikit kayu manis dan apel yang sudah dipotong dadu untuk sumber rasa manis. Setelahnya, tambahkan susu (bukan air), sebagai tambahan protein dan kalsium.
Cara memilih makanan sehat untuk anak
Ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan ketika ingin memilih makanan sehat untuk anak. Berikut ini ulasan lengkapnya dirangkum laman Healthy Children:
1. Perbanyak asupan buah dan sayur
Kebanyakan anak tidak mengonsumsi banyak sayur dan buah. Oleh karena itu, Bunda bisa gunakan waktu ngemil dengan menawarkan anak nutrisi lengkap dari sayur dan buah.
Bunda bisa memadukan sayur dan buah dengan berbagai bahan makanan lain agar rasanya bertambah lezat. Misalnya saja perpaduan buah anggur dengan keju, seledri dan selai kacang atau sereal gandum utuh dengan pisang.
2. Hindari gula tambahan dan makanan olahan
Ketika ingin memberikan camilan sehat untuk anak, Bunda perlu hindari makanan yang mengandung gula tambahan. Tidak hanya itu, makanan yang diolah dalam kantong atau pabrik juga harus dihindari, ya.
Kedua jenis makanan ini tidak memiliki banyak nutrisi dan seringkali mengandung banyak gula dan garam. Tidak hanya itu, ketika mengonsumsi makanan ini, anak cenderung akan lebih cepat lapar.
3. Ajari anak konsep makan pelangi
Bunda perlu ajari Si Kecil tentang konsep makanan pelangi. Artinya anak-anak bisa mengonsumsi makanan yang memiliki warna cerah dan segar. Bunda juga bisa ajarkan tentang peternakan di mana makanan berasal dan bagaimana cara petani membantu pembuatan makanan tersebut.
Demikian informasi tentang jenis jajanan sehat dan cara memilihnya agar anak terhindar dari penyakit. Semoga bisa memberikan manfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips agar Si Kecil Makan Sayur dan Buah, Dijamin Ampuh Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Daging Ayam vs Bebek, Mana yang Lebih Baik untuk Anak? Ketahui Perbedaan Nutrisinya
Kebiasaan Makan Ini Bisa Membantu Anak saat Ujian, Kelola Stres & Kecemasan
Mulai Usia Berapakah Anak Butuh Vitamin dan Suplemen Tambahan?
Peran Penting Orang Tua di 10 Tahun Periode Tumbuh Aktif Anak
TERPOPULER
Bahaya Tersembunyi Menempatkan Cermin di Kamar Tidur Menurut Feng Shui
Momen Anak Artis Jago Main Ice Skating hingga Ikut Kompetisi, Ada Putri Fitri Tropica
Tak Sengaja Menjatuhkan Adik, Balita Ini Justru Menyelamatkannya dari Risiko Stroke
12 Kalimat yang Tanpa Disadari Bikin Pekerja Hebat Terlihat Tidak Profesional
Ini Jumlah Sel Telur Wanita Sepanjang Hidup: Dari Lahir hingga Menopause
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Bahaya Tersembunyi Menempatkan Cermin di Kamar Tidur Menurut Feng Shui
Momen Anak Artis Jago Main Ice Skating hingga Ikut Kompetisi, Ada Putri Fitri Tropica
12 Kalimat yang Tanpa Disadari Bikin Pekerja Hebat Terlihat Tidak Profesional
Tak Sengaja Menjatuhkan Adik, Balita Ini Justru Menyelamatkannya dari Risiko Stroke
Ini Jumlah Sel Telur Wanita Sepanjang Hidup: Dari Lahir hingga Menopause
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Mengenal Theresea Kusumadjaja, Wanita Indonesia Pertama yang Tembus Nominasi Grammy Awards
-
Beautynesia
4 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bangun Sebelum Jam 6 Pagi Setiap Hari
-
Female Daily
6 Cheongsam dari Brand Lokal untuk Rayakan Imlek Tahun Ini
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Wajahnya Bikin Salfok, Paramitha Rusady Tetap Memesona di Usia 59
-
Mommies Daily
Puasa di Usia 40 Tahun ke Atas, Begini Cara Tetap Fit dari Ahli Gizi