PARENTING
Aturan Menjemur Bayi Baru Lahir yang Tepat Menurut Dokter Anak
Asri Ediyati | HaiBunda
Kamis, 20 Mar 2025 09:00 WIBSalah satu cara agar bayi mendapatkan sinar matahari adalah dengan menjemur bayi. Paparan sinar matahari memiliki banyak manfaat kesehatan bagi bayi, membantu tubuh memproduksi vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium.
Selain itu, mengutip dari jurnal yang dipublikasikan di BMC Research Notes, sinar matahari berfungsi memperkuat tulang sehingga mencegah rakitis pada anak-anak dan osteomalasia pada orang dewasa, serta mungkin menghambat pertumbuhan beberapa jenis kanker.
Sinar matahari yang tampak pada mata memberikan manfaat kesehatan melalui hubungannya dengan pengaturan waktu sintesis melatonin, pemeliharaan ritme jantung yang normal dan kuat, serta mengurangi risiko gangguan afektif musiman.
Kebutuhan harian vitamin D dapat diperoleh dengan paparan sinar matahari selama 30–60 menit di pagi hari. Ya, penting untuk membatasi paparan sinar matahari antara pukul 10 pagi dan 4 sore bagi bayi. Sebab, ada bahaya mengintai jika bayi terlalu lama dijemur, Bunda.
Oleh karena itu, penting untuk memahami aturan menjemur bayi yang tepat. Sebelum membaca aturan, yuk pahami dahulu bahaya paparan sinar matahari yang terlalu lama.
Bahaya terlalu lama terpapar sinar matahari
Radiasi ultraviolet (UV) yang terlalu banyak dapat menyebabkan kulit terbakar, kerusakan kulit dan mata, serta kanker kulit. Dikutip dari laman Cancer Council, paparan UV yang berlebihan selama masa kanak-kanak dan remaja merupakan faktor utama dalam menentukan risiko kanker kulit di masa mendatang.
Kulit bayi sensitif dan mudah terbakar. Mekanismenya belum jelas, tetapi kulit sangat rentan terhadap efek berbahaya sinar UV matahari selama masa kanak-kanak. Kemungkinan bahwa paparan sinar matahari selama masa kanak-kanak merangsang langkah mutasi awal dalam perkembangan melanoma didukung oleh penelitian epidemiologi.
Sifat kumulatif kerusakan akibat sinar matahari menunjukkan bahwa bayi harus dilindungi dari paparan UV sejak mereka lahir.
Oleh sebab itu, bayi di bawah usia 12 bulan disarankan untuk dijauhkan dari sinar matahari langsung saat kadar UV mencapai 3 atau lebih. Baru lah saat kadar UV di bawah 3, perlindungan matahari umumnya tidak diperlukan dan paparan UV langsung selama beberapa menit dianggap aman dan sehat bagi bayi.
Aturan menjemur bayi baru lahir
Jika Bunda ingin menjemur bayi baru lahir, yuk ketahui aturan yang tepat agar bahaya paparan sinar matahari bisa dicegah. Berikut aturannya!
1. Ambil waktu pagi atau sore
Berjalan-jalanlah di pagi hari sebelum pukul 10 pagi atau setelah pukul 4 sore dan gunakan kereta dorong dengan penutup pelindung matahari. Para dokter sebaiknya menganjurkan orang tua untuk memakaikan baju, topi dan tabir surya selama menjemur bayinya. Ketika berada di luar, minimalisasi paparan cahaya matahari.
2. Boleh pakai sunscreen asal dalam kondisi tertentu
Paparan sinar matahari harus dihindari bagi bayi berusia kurang dari 6 bulan, dan bayi harus selalu menggunakan pakaian dan topi untuk melindungi kulit. Orang tua boleh memberikan tabir surya saat sinar matahari tidak bisa dihindari dan hanya diberikan pada kulit yang terpapar saja.
Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pemakaian sunscreenn pada bayi prematur dibatasi karena stratum korneumnya yang lebih tipis dapat mengabsorbsi bahan tabir surya lebih banyak. Selain itu, menurut American Academy of Dermatology Association, pilih tabir surya yang mengandung titanium dioksida atau zinc oxide cenderung tidak mengiritasi kulit bayi yang sensitif.
3. Gunakan pelindung kereta dorong dan payung
Gunakan peneduh adalah cara terbaik untuk melindungi bayi dari sinar matahari, terutama jika usianya di bawah enam bulan. Jaga bayi di tempat teduh sebisa mungkin, dan jika Bunda tidak dapat menemukan tempat teduh, buatlah tempat teduh sendiri menggunakan payung, kanopi, atau kap kereta dorong.
4. Pakaikan bayi pelindung mata
Mata terpengaruh oleh paparan sinar radiasi UV. Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan perkembangan katarak, kerusakan retina, dan masalah mata lainnya. Para ahli melaporkan bahwa sebanyak 80 persen kerusakan UV pada mata terjadi sebelum usia 18 tahun, sehingga semakin penting bagi orang tua semua untuk mulai melindungi mata anak sejak usia dini.
5. Orang tua perlu dibekali skin concern
Orang tua dengan anak berisiko tinggi terkena melanoma harus dibekali pengetahuan yang cukup tentang paparan sinar matahari yang aman. Anak dengan risiko tinggi yang dimaksud antara lain kulit putih, muka berbintik (freckels) dan riwayat keluarga dengan melanoma.
6. Tidak menjemur bayi di hari yang terik
Selain perlindungan dari sinar matahari, urungkan dahulu menjemur bayi di hari yang panas. Pastikan bayi tidak kepanasan dan minum banyak cairan. Jika bayi rewel, menangis berlebihan, atau kulitnya memerah, segera bawa dia ke dalam rumah.
Demikian ulasan mengenai cara menjemur bayi di bawah sinar matahari yang tepat untuk memproduksi vitamin D. Semoga membantu menjaga kesehatan Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
9 Tanda Bayi sedang Kelelahan, Mulai dari Rewel Hingga Menolak Menyusu
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Menjemur Bayi dengan Benar dan Ketahui 5 Manfaatnya untuk Kesehatan
9 Tips Menjemur Bayi yang Paling Tepat, Perhatikan Waktu hingga Tempat
9 Hal Penting Diperhatikan saat Menjemur Bayi di Bawah Sinar Matahari
Cara Tepat Menjemur Bayi di Pagi Hari
TERPOPULER
Potret Tempat Tinggal Ibunda Luna Maya di Bali yang Kini Jadi Bungalow, Menghadap Pantai
5 Potret Tampan King Zhafi Anak Fairuz A Rafiq & Sony Septian, Sering Dikira Perempuan
Kasus Tripledemic Naik Drastis di New York, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai
Andhara Early dan Suami Cerai Setelah 14 Th Nikah, Akui Bukan Keputusan Mudah
Penemuan Terbaru, Bakal Hadir Alat Tes Kehamilan Khusus untuk Ibu Tunanetra
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
PROTERAL Junior, Solusi Nutrisi untuk Si Kecil yang Suka Pilih-pilih Makan
Tim HaiBundaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Tempat Tinggal Ibunda Luna Maya di Bali yang Kini Jadi Bungalow, Menghadap Pantai
Kasus Tripledemic Naik Drastis di New York, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai
5 Potret Tampan King Zhafi Anak Fairuz A Rafiq & Sony Septian, Sering Dikira Perempuan
13 Doa Awal Bulan bagi Umat Islam Lengkap Arab, Latin & Artinya
30 Film Komedi Indonesia Terlaris dengan Penonton Terbanyak, Tontonan Lucu Terbaik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Larissa Chou Bantah Mantan Suami Jadi Dalang Buzzer yang Menyerangnya
-
Beautynesia
Kuis Nostalgia Film 5cm yang Jadi Favorit di Tahun 2012, Kamu Tahu Semua?
-
Female Daily
Siap Ketemu Kim Seon Ho dan Go Youn Jung di Jakarta? Catat Informasi Ini!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto Mesra Jennifer Coppen-Justin Hubner Rayakan Tahun Baru 2026 Usai Dilamar
-
Mommies Daily
10 Taman Bermain Outdoor untuk Anak di Jabodetabek, Ada Tebet Eco Park hingga Peruri