PARENTING
Lebih Mudah, Kini Bunda Bisa Pantau Zat Besi Si Kecil dengan Kalkulator Zat Besi
Tim HaiBunda | HaiBunda
Kamis, 05 Jun 2025 17:10 WIBKekurangan zat besi atau defisiensi zat besi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kondisi ini perlu mendapat perhatian khusus karena berisiko menghambat kemampuan kognitif serta tumbuh kembang optimal anak.
Fakta memperlihatkan bahwa 1 dari 3 anak Indonesia berisiko kekurangan zat besi, karena tidak mengonsumsi makanan kaya Zat Besi. Bahkan sebuah survei juga menunjukkan bahwa 50 persen Bunda tidak tahu bahwa kekurangan zat besi dapat berdampak pada kepintaran anak.
Dokter Spesialis Anak, dr. Melia Yunita, MSc, SpA mengatakan, dalam lima tahun pertama kehidupan anak, perkembangan otak anak terjadi secara signifikan sehingga penting untuk memastikan asupan nutrisi lengkap untuk dukung kemampuan kognitif anak termasuk salah satunya mikronutrien zat besi. Selain sangat berperan dalam pembentukan hemoglobin (sel darah merah), sistem imun tubuh, membangun pertumbuhan otot, zat besi juga dibutuhkan untuk mengoptimalkan koneksi antar sel saraf dan pembentukan neurotransmitter yang mendukung kemampuan dan proses belajar anak.
"Namun sayangnya, masih banyak orang tua yang tidak menyadari peran penting pemenuhan asupan zat besi, bahkan cenderung mengabaikan gejala kekurangan zat besi yang jika dibiarkan akan berdampak pada penurunan fokus atau konsentrasi dan memori, lebih pasif karena gejala letih atau lesu, gangguan perilaku, sosio-emosional, perkembangan motorik dan juga lebih rentan sakit, sehingga nantinya dikhawatirkan dapat mempengaruhi kemampuan kognitif dan prestasi anak," ujarnya.
Lebih lanjut dr. Melia mengungkapkan, agar asupan zat besi bisa terpenuhi dengan optimal, orang tua dapat memberikan asupan nutrisi lengkap dan seimbang yang kaya zat besi terutama protein hewani (zat besi heme) seperti daging merah, hati ayam, telur, ikan atau dari sumber nabati (zat besi non-heme) seperti kacang-kacangan dan bayam. Jika dibutuhkan untuk pemenuhan zat besi selain dari makanan harian sesuai dengan rekomendasi tenaga kesehatan dapat dilengkapi dengan susu pertumbuhan yang difortifikasi kombinasi zat besi dan Vitamin C untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi.
"Selain penerapan pola makan yang kaya zat besi, orang tua juga penting identifikasi dini faktor risiko kurang zat besi secara rutin pada anak dengan berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mengoptimalkan pencegahan dini masalah kekurangan zat besi anak," ucapnya.
Sebagai upaya untuk mengatasi tantangan tersebut, Alfamart bersama SGM Eksplor meluncurkan Kalkulator Zat Besi yang terintegrasi dalam aplikasi Alfagift yang berlangsung di Alfamart MH Thamrin, Tangerang (4/6/2025)."Kolaborasi strategis ini menjadi langkah nyata SGM Eksplor dalam mendorong upaya preventif terhadap kekurangan zat besi pada anak," ujar Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto.
Kalkulator Zat Besi merupakan alat bantu non-medis pertama di Indonesia yang dirancang untuk mengidentifikasi faktor risiko kekurangan zat besi pada anak. Dengan waktu hanya kurang dari 3 menit, hasil evaluasinya dapat diketahui secara praktis dan mandiri. Kalkulator Zat Besi ini juga dapat dimanfaatkan sebagai alat pemantauan berkala sebelum dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh tenaga kesehatan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Tanda Ubun-Ubun Bayi Tidak Normal, Bisa Jadi Tanda Masalah Perkembangan Otak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Rekomendasi Merek Suplemen Zat Besi Anak & Waktu Tepat Memberikannya
Bunda Perlu Tahu, Pentingnya Zat Besi Pada MPASI agar Anak Cerdas
Penyebab Bayi Rentan Kekurangan Zat Besi dan Waspadai Gejalanya
Dampak dan Ciri Bayi Kekurangan Zat Besi
TERPOPULER
Momen Tasya Farasya dan Mantan Suami Kompak Hadiri Acara Sekolah Anak
5 Potret Cica Andjani dan Suami Ricky Soebagja yang Terpaut Usia 26 Tahun, Baru Saja WIsuda
Cara Mengurangi Kadar Gula dalam Nasi Menurut Penelitian, Bisa Dicoba di Rumah
Kinal Eks JKT48 Rasakan Perut Maju Ke Depan, Apakah Tanda Hamil Bayi Laki-laki?
Ternyata Bayi 5 Hari Sudah Bisa Membedakan Baik dan Jahat, Ini Caranya
REKOMENDASI PRODUK
Rekomendasi Wipes untuk Membersihkan Mulut Bayi, Praktis dan Aman Sejak Dini
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Muted Blush On, Cocok untuk Tampilan Makeup Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Suplemen & Vitamin Kalsium untuk Ibu Hamil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Mothercare All We Know Hadir Menemani Sentuhan Lembut Orang Tua kepada Si Kecil
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
15 Rekomendasi Lip Balm Natural untuk Anak, Melindungi Bibir saat Aktivitas Sekolah
Natasha ArdiahTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Wisuda S1 Putra Sulung Dewa Budjana, Lulus Sarjana Produksi Film
5 Respons Orang Tua Ketika Anak Bilang "Biar Aku saja" untuk Lakukan Sesuatu
Momen Tasya Farasya dan Mantan Suami Kompak Hadiri Acara Sekolah Anak
Ini Dia Full Line Up Bundafest Hari Paling Spesial Bunda
Cara Mengurangi Kadar Gula dalam Nasi Menurut Penelitian, Bisa Dicoba di Rumah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Ngaku Disetrum, Ammar Minta Pengadilan Tunjukkan Bukti CCTV
-
Beautynesia
Puasa Rajab 2025: Ini Jadwal, Niat dan Tata Cara, serta Keutamaannya yang Penuh Pahala
-
Female Daily
5 Rekomendasi Bakery yang Menyediakan Kue Natal Cute dan Aesthetic
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Momen Manis Tasya Farasya & Mantan Suami Ambil Rapor Anak
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Drakor dan Serial Barat Desember 2025, Ada The Price of Confession hingga Stranger Things!