kehamilan
Kenali Foreplay yang Tepat dalam Berhubungan Intim Suami Istri agar Berkualitas
HaiBunda
Minggu, 08 Feb 2026 20:30 WIB
Daftar Isi
Foreplay dalam berhubungan intim suami istri itu penting dilakukan agar berkualitas. Untuk itu, banyak yang menyarankan agar foreplay dilakukan secara perlahan dan berlama-lama. Durasi foreplay dapat menentukan kenikmatan bercinta.Â
Sayangnya, banyak pasangan suami istri (pasutri) yang memilih langsung ke aktivitas inti yakni penetrasi serta memilih meniadakan atau terburu-buru dalam foreplay. Alhasil, kenikmatan bercinta berkurang atau hanya memenuhi hasrat satu pihak.
Apa itu foreplay?
Foreplay adalah aktivitas emosional dan fisik yang dapat menjadi jembatan menuju kepuasan seksual saat bercinta. Secara umum, foreplay termasuk sentuhan lembut, ciuman, belaian, komunikasi emosional, dan bentuk rangsangan lain yang membuat kedua pihak siap secara emosional dan fisiologis.
Menurut Planned Parenthood, foreplay biasa dilakukan sebelum berhubungan intim. Tujuan dari foreplay untuk menambah gairah seksual. Untuk perempuan, foreplay penting demi membantu mempersiapkan tubuh buat berhubungan intim dengan cara meningkatkan lubrikasi vagina.
Berapa lama durasi ideal foreplay?
Durasi foreplay memang penting menentukan kenikmatan bercinta. Sayangnya, tidak ada angka baku yang berlaku untuk semua pasangan. Durasi foreplay ideal sangat bergantung pada preferensi, kenyamanan, dan respons biologis masing-masing pasutri.
Tak sedikit pasutri yang memilih meniadakannya dan tak sedikit yang tergesa-gesa melakukannya. Melansir Popsugar, durasi rata-rata hubungan intim sebenarnya jauh lebih pendek dari yang dipikirkan banyak orang, yakni 15-17 menit. Dan, rahasia orgasme yang intens ternyata ada dalam foreplay.
Seorang sex expert, Kim Anami, mengatakan bahwa banyak orang berpikir kalau foreplay merupakan pengalaman yang sangat sepintas, sangat terbatas, dan sangat cepat.
"Padahal, dalam foreplay ada banyak titik yang bisa dimainkan. Ada puting di mana bisa diberikan sedikit rangsangan, labia, dan perineum serta paha bagian dalam. Dan, siapa pun bisa menghabiskan 15 menit untuk merangsang payudara," ujarnya.
Sayangnya, lanjut Anami, banyak pasangan sangat ingin menuju babak utama sehingga mengabaikan semua langkah foreplay dan sesegera mungkin menuju penetrasi.
9 Jenis foreplay
Berikut beberapa jenis aktivitas yang bisa dimasukkan dalam foreplay yang dirangkum dari berbagai sumber. Namun semua aktivitas ini harus berdasarkan persetujuan dan kenyamanan bersama:
- Menggoda: Pasutri dapat menunjukkan kasih sayang secara acak di siang hari, lelucon yang menyenangkan, dan menunjukkan kepada pasangan ketertarikannya.
-
Berciuman: Aktivitas ini dilakukan dari ringan sampai lebih intens. Semua bergantung pada kenyamanan.
-
Pelukan dan belaian. Kontak fisik yang lembut dapat membantu membangun koneksi emosional.
-
Mandi bersama: Mencuci rambut atau tubuh satu sama lain bisa intim dan manis tanpa bersifat seksual.
-
Kontak mata intim: Ini dapat membantu menciptakan suasana romantis dan terhubung.
-
Sentuhan di area sensitif non-genital: Pasangan dapat memberikan sentuhan di area seperti leher atau punggung bawah.
-
Komunikasi verbal romantis: Berikan ungkapan kasih sayang atau pujian.
-
Sexting: Mengirim pesan yang lucu, nakal, atau sensual untuk memberi tahu ke pasangan tentang perasaan Bunda atau apa yang ingin dilakukan dengannya.
-
Saling eksplorasi tubuh dengan tangan: Ini berupa stimulasi non-penetratif.
Jenis-jenis foreplay di atas dapat dipadukan sesuai selera dan kesepakatan bersama. Kunci utamanya adalah menghormati batasan masing-masing pasangan.
Tips seks agar cepat hamil/ Foto: HaiBunda |
7 Cara foreplay yang tepat agar hubungan intim berkualitas
Untuk memastikan pasutr melakukan foreplay yang tepat demi mendukung hubungan intim yang berkualitas dan memuaskan, berikut tujuh pendekatan yang direkomendasikan oleh pakar:
1. Bangun komunikasi sejak awal
Foreplay yang memuaskan dimulai dengan komunikasi terbuka. Pasutri saling menanyakan apa yang disukai dan membuatnya nyaman, dengarkan dengan penuh perhatian.
2. Menghormati batasan dan persetujuan
Setiap aktivitas harus didasari persetujuan bersama (consent). Apabila salah satu pasangan merasa kurang nyaman, hentikan atau ganti dengan hal lain yang disepakati.
3. Menciptakan suasana yang nyaman
Lingkungan yang hangat, pencahayaan lembut, serta suasana tanpa gangguan dapat membantu pasutri lebih rileks dan fokus satu sama lain.
4. Fokus pada proses, bukan tujuan
Foreplay bukan sekadar persiapan untuk seks penetratif. Pasurti, nikmati setiap momen sebagai bagian dari pengalaman bersama.
5. Sesuaikan dengan respons tubuh
Perhatikan tanda-tanda pasangan merasa nyaman atau sebaliknya. Respons tubuh seperti relaksasi, napas yang lebih dalam, dan ekspresi wajah bisa menjadi indikator.
6. Manfaatkan waktu luang
Jika ada kesempatan, foreplay bisa dimulai jauh sebelum momen fisik. Misalnya melalui pesan romantis atau ungkapan rindu.
7. Jadikan foreplay bagian dari kehidupan intim yang berkelanjutan
Foreplay bukan aktivitas satu kali. Menjaga frekuensi dan kualitas foreplay juga membantu memperkuat ikatan emosional dan kebahagiaan dalam hubungan jangka panjang.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Sering Dianggap Remeh, Ternyata Foreplay Tingkatkan Peluang Cepat Hamil
Kehamilan
Apakah Melakukan Gaya Lilin setelah Berhubungan Suami Istri Bikin Cepat Hamil?
Kehamilan
KB Steril Bikin Berhubungan Intim Tidak Nyaman, Mitos atau Fakta?
Kehamilan
5 Syarat Bunda Hamil Boleh Berhubungan Intim di Trimester 3
Kehamilan
Pagi, Siang, atau Malam? Ini Waktu Terbaik Berhubungan Intim agar Cepat Hamil
10 Foto
Kehamilan
10 Bunda Seleb Pernah Gagal Program Bayi Tabung, Ada yang Mencoba Enam Kali
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Tips seks agar cepat hamil/ Foto: HaiBunda
5 Jenis Pelumas untuk Berhubungan Seksual, Cara Pakai dan Rekomendasinya
Mengenal Posisi Seks Scissoring dalam Berhubungan Intim dari Tips Melakukan hingga Risikonya
Kondom Wanita, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui