PARENTING
Anak Bertanya soal Kenapa Sekolah Online dari Rumah, Ini Cara Jawabnya Menurut Psikolog
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Senin, 01 Sep 2025 17:54 WIBDengan adanya demo belakangan ini, anak-anak mulai lebih sering bertanya tentang apa yang mereka lihat di luar rumah. Rasa ingin tahu mereka muncul karena rutinitas sehari-hari yang kini berbeda dari sebelumnya, Bunda.
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah kenapa harus sekolah online dari rumah, bukan bertemu guru dan teman-temannya di kelas. Penasaran ini wajar karena anak masih belajar memahami perubahan di sekitarnya ya, Bunda.
Untuk menjawab hal tersebut, Anastasia Satriyo M.Psi., Psikolog yang berpraktik di Klinik Perhati dan secara online, menekankan pentingnya memberikan jawaban yang jujur pada anak. Anak perlu merasa aman dan dipahami, sehingga tidak cemas menghadapi situasi yang baru.
Orang tua sebaiknya memberi penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Penjelasan ini juga sebaiknya terkait langsung dengan pengalaman sehari-hari mereka.
Kalau anak bertanya kenapa harus sekolah online dari rumah, Bunda bisa jawab dengan jujur tapi tetap memberikan rasa aman pada anak. Berikut jawabannya menurut Anastasia Satriyo M.Psi., Psikolog.
"Sekarang banyak orang belajar dan bekerja dari rumah supaya kita tetap aman dan sehat. Ada kondisi di luar sana yang bikin orang-orang harus lebih hati-hati, jadi sekolahmu sementara dipindahkan ke rumah. Nanti kalau sudah aman, kamu bisa kembali bertemu guru dan teman-teman di sekolah lagi," ungkap Anastasia.
Dengan begitu, anak mendapat penjelasan sederhana tanpa harus merasa takut berlebihan. Yang penting anak tahu, ada alasan, ada tujuan, dan ada jaminan aman dari orang tua.
Cara menyikapi saat anak lihat Bunda & Ayah marah karena kondisi pemerintah
Di sisi lain, bagaimana jika anak melihat orang tua marah dengan kabar buruk tentang pemerintah? Bagaimana Bunda dan Ayah mengomunikasikannya?
"Sebagai orang tua, wajar banget kita merasa kecewa atau marah ketika melihat ketidakadilan atau berita buruk tentang pemerintah. Tapi penting diingat, anak usia sekolah sedang belajar mengenali emosi, meniru cara orang dewasa menyikapi dunia," ujar Anastasia.
Lebih lanjut ia mengatakan, bukan hanya "apa yang kita katakan" tapi juga "bagaimana kita bereaksi" yang mereka sedang pelajari dari keseharian melihat orangtua dan orang dewasa di sekitarnya.
Bersikap jujur namun sederhana. Untuk anak usia SD, kata Anastasia, tidak perlu menjelaskan politik yang rumit. Bunda cukup bilang: "Ayah/Bunda kesal karena ada orang dewasa yang membuat keputusan yang tidak adil."
Hargai rasa ingin tahunya. Saat anak bertanya, dengarkan dengan penuh perhatian, lalu jawab sesuai kemampuan dan usia mereka.
Tunjukkan cara mengelola emosi dengan sehat. Alih-alih hanya mengekspresikan kemarahan, ajak anak memahami: "Kalau kita kesal, kita bisa cerita, menulis, atau mencari jalan keluar."
"Dengan begitu, anak belajar bahwa emosi boleh muncul, tapi cara menyampaikan dan mengelolanya itu yang penting," tuturnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Meninggal di Tengah Aksi Unjuk Rasa, Affan Kurniawan Ternyata Tulang Punggung Keluarga
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Studi: Bertengkar di Depan Anak Merusak Kesehatan Otaknya
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Apa yang Sebaiknya Bunda Lakukan Saat Anak Dipukul Temannya?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Bukan Antisosial, Ini 5 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Nyaman Berinteraksi dengan Anjing Peliharaan
Keseruan Keluarga Mona Ratuliu Liburan ke Disneyland Hong Kong, Ajak Anak hingga Cucu
Posisi Misionaris untuk Gaya Berhubungan saat Hamil Trimester Kedua, Amankah?
Resep Sayur Asem Segar dan Gurih, Lengkap dengan Bumbu dan Cara Membuatnya
5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Ketombe Makin Parah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan Antisosial, Ini 5 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Nyaman Berinteraksi dengan Anjing Peliharaan
Posisi Misionaris untuk Gaya Berhubungan saat Hamil Trimester Kedua, Amankah?
Keseruan Keluarga Mona Ratuliu Liburan ke Disneyland Hong Kong, Ajak Anak hingga Cucu
Ungkapan Haru Ferdy Hasan Dampingi Sang Putra yang Berkebutuhan Khusus Wisuda S1, Bangga Bun
Resep Sayur Asem Segar dan Gurih, Lengkap dengan Bumbu dan Cara Membuatnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Pakai Sneakers Multicolor? Ikuti Rumus Warna Ini Biar Nggak Norak
-
Beautynesia
Mulai Besok! Ini 7 Manfaat Rutin Makan Pisang untuk Sarapan Setiap Hari
-
Female Daily
House of Dove 2026 Hadir di PIM 2, Intip 5 Activity Seru untuk Kenali Kebutuhan Hair, Body, dan Underarm!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Kantoran a la Raline Shah yang Putuskan Mundur Jadi Stafsus Menkomdigi
-
Mommies Daily
Perbedaan Tantrum, Meltdown, dan Overload pada Anak: Kenali 5 Cirinya