PARENTING
Pakar Sebut Dampak Penggunaan Gadget Pengaruhi Hubungan Orang Tua dan Anak
Kinan | HaiBunda
Selasa, 07 Oct 2025 23:30 WIBSaat ini penggunaan gadget mungkin menjadi penting bagi kehidupan sehari-hari. Selain bisa memudahkan akses informasi dan komunikasi, aplikasi seperti media sosial juga dapat memberi hiburan. Waspadai penggunaan gadget karena bisa merusak hubungan orang tua dan anak.
Beberapa studi terbaru menunjukkan bahwa meskipun orang tua tidak secara fisik menatap gadget saat bersama anak, pola pikir dan keinginan untuk mengecek gadget dapat mengurangi interaksi verbal maupun emosional.
Dengan kata lain, gadget bahkan saat tidak digunakan secara aktif tetap berisiko bisa mengganggu bonding antara orang tua dan anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami dampak penggunaan gadget, serta menetapkan batasan yang sehat.
Studi tentang dampak negatif gadget bagi bonding
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap interaksi dengan anak, bahkan ketika orang tua tidak sedang bermain gadget.
Dikutip dari CNN Health, para ibu yang terbiasa menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial, lebih jarang mengobrol dengan anak saat bermain bersama. Hasil ini didapat jika dibandingkan dengan ibu yang jarang menggunakan media sosial.
Dalam studi yang sudah dipresentasikan dalam Digital Media and Developing Minds International Scientific Congress di Washington, AS, ini ditemukan bahwa perbedaan signifikan tetap ada bahkan ketika ibu tidak sedang menggunakan gadget.
"Jika penelitian sebelumnya berfokus pada bagaimana anak-anak terpengaruh ketika orang tua atau pengasuh sibuk main gadget, studi kali ini melihat dampaknya terhadap interaksi langsung," ungkap peneliti utama dari University of Alabama, Liz Robinson.
Ibu yang menggunakan media sosial secara intens berbicara 29 persen lebih sedikit kepada anak-anak mereka saat bermain bersama, dibandingkan dengan ibu yang penggunaan media sosialnya rendah.
Kategori penggunaan rendah rata-rata menggunakan media sosial 21 menit per hari, sementara ibu dalam kategori penggunaan tinggi rata-rata menggunakannya selama 169 menit per hari.
Meskipun para ibu dalam penelitian ini secara fisik hadir bersama anak-anak, kemungkinan pikiran mereka 'melayang' ke hal lain.
"Sering kali pikiran kita beralih ke aktivitas yang secara alami dirasa lebih menyenangkan, termasuk bermain media sosial," ujar Kris Perry, dari Children and Screens: Institute of Digital Media and Child Development.
Pentingnya mengobrol dan komunikasi dengan anak
Salah satu hal terpenting yang bisa dilakukan orang tua untuk membangun bonding yang kuat dengan anak adalah sering mengobrol.
Menurut Perry, pembelajaran bahasa dan bicara merupakan komponen utama dalam perkembangan optimal anak. Kemampuan mengekspresikan dan menerima bahasa dialami oleh anak sejak lahir hingga usia 18 tahun.
Paparan bahasa yang lebih banyak turut berpotensi meningkatkan perkembangan otak, kemampuan akademik, keterampilan komunikasi, dan kemampuan berbahasa anak.
Interaksi antara orang tua dan anak saat bermain juga penting bagi perkembangan sosial-emosional anak. Hal itu membantu mereka mengembangkan rentang perhatian dan kemampuan mengatur emosi.
Selain itu, perlu diketahui bahwa berinteraksi dengan orang dewasa juga menjadi salah satu cara anak belajar memahami apa yang penting.
"Anak-anak sangat menyadari ke mana arah pandangan orang tua saat sedang bersama mereka, dari situlah mereka belajar apa yang dianggap penting. Jadi, ketika pandangan orang tua terus tertuju pada gadget, anak menganggap bahwa itulah yang menjadi prioritas," imbuh Robinson.
Luangkan waktu khusus hanya untuk anak
Dengan demikian, orang tua perlu berusaha secara sadar untuk hadir sepenuhnya ketika berinteraksi dengan anak. Hadir seutuhnya ketika sedang bersama anak.
"Perhatian kita adalah salah satu hal terbaik yang bisa kita berikan kepada anak," ujarnya lagi.
Sebisa mungkin, orang tua perlu menyisihkan waktu tertentu setiap hari untuk memberikan perhatian penuh kepada anak. Ini dapat membantu memenuhi kebutuhan kasih sayang pada anak.
Robinson menuturkan bahwa waktu dan perhatian penuh selama 15 menit mungkin terlihat kecil bagi orang tua, tapi ini memiliki dampak besar dari sudut pandang anak.
Lebih bijak dalam menggunakan media sosial
Sebenarnya boleh saja untuk menggunakan media sosial, tetapi orang tua juga perlu memperhatikan bagaimana penggunaannya dapat memengaruhi diri sendiri dan anak-anak.
Pastikan untuk bisa menyeimbangkan dampak tersebut sebelum berinteraksi dengan anak. Salah satu cara sederhana untuk menerapkannya adalah dengan membatasi frekuensi dan durasi penggunaan media sosial setiap minggu.
"Kurangi waktu bermain media sosial untuk menghindari kemungkinan secara tidak sengaja jadi jarang berinteraksi dengan anak," pesan Perry.
Mengurangi penggunaan media sosial diharapkan juga bisa memberi lebih banyak waktu bagi orang tua untuk bermain dengan anak.
Dampak lain penggunaan gadget berlebihan bagi kesehatan
Selain berdampak bagi bonding antara orang tua dan anak, penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat membawa sejumlah dampak negatif terhadap kesehatan anak dan orang tua. Termasuk di antaranya seperti:
1. Gangguan tidur
Paparan cahaya biru dari layar gadget dapat menekan produksi hormon melatonin dan mengganggu siklus tidur. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), studi menunjukkan bahwa bermain gadget berlebihan dapat mengganggu pola tidur.
2. Mengganggu kesehatan secara fisik
Kebiasaan duduk lama sambil menggunakan gadget memicu gaya hidup kurang bergerak, yang berkaitan dengan risiko obesitas, gangguan metabolik, dan masalah jantung.
3. Dampak emosional
Screentime berlebihan juga ditemukan berkaitan dengan risiko gangguan kemampuan sosial, konsentrasi, masalah perilaku, dan kecemasan.
Demikian ulasan tentang dampak penggunaan gadget pengaruhi hubungan orang tua dan anak. Tetap waspada dan perhatikan batasan sehatnya ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Toxic Productivity, Ini Ciri-Ciri dan Cara Menanganinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Studi Ungkap Ortu Terlalu Banyak Main Gadget Bikin Perkembangan Bahasa Anak Rendah
3 Dampak Buruk Tak Menjaga Kesehatan Mental Anak
Ucapan Orang Tua yang Dapat Mengganggu Psikologis Anak
5 Tanda Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental
TERPOPULER
9 Kebiasaan Orang yang Punya Ketenangan Emosi, Jarang Baper & Tidak Mudah Terusik
5 Rekomendasi Tempat Bertema Halloween untuk Dikunjungi Bersama Anak, Ada yang Gratis
Jajaran Artis Indonesia yang Hamil di Akhir Tahun 2026
Sosok Alexia Putellas, Ratu Sepak Bola Wanita yang Raih Ballon d'Or 2026
Operasi Robotik untuk Kanker Endometrium pada Pasien Obesitas
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Malaysia Bantah Perusahaan Sawitnya Terlibat Karhutla RI, Soal Kompensasi jadi Sorotan
9 Kebiasaan Orang yang Punya Ketenangan Emosi, Jarang Baper & Tidak Mudah Terusik
5 Rekomendasi Tempat Bertema Halloween untuk Dikunjungi Bersama Anak, Ada yang Gratis
Jajaran Artis Indonesia yang Hamil di Akhir Tahun 2026
Operasi Robotik untuk Kanker Endometrium pada Pasien Obesitas
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Bibir Blur ala K-Beauty? Cek Dulu Tekstur Lip Tint Ini
-
Beautynesia
Get The Look: Pesona Elegan Sofia Richie-Grainge untuk Acara Malam
-
Female Daily
5 Makanan untuk Badan Lean yang Bikin Tubuh Lebih Fit, Bukan Sekadar Kurus!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
PM Wanita Jepang Sebut Makeup & Pekerjaan Rumah Bikin Kerja Lebih Lama 4 Jam
-
Mommies Daily
Ide Menu Makan Balita Selama Seminggu yang Praktis untuk Orang Tua Sibuk