PARENTING
Psikolog Ungkap 5 Kalimat Digunakan Anak Introvert yang Bikin Lebih Sukses dari Si Ekstrovert
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 29 Oct 2025 16:50 WIBBanyak yang mengira anak introvert sulit berkembang karena cenderung pendiam. Padahal, mereka justru punya cara berpikir yang bisa bikin lebih sukses dari anak ekstrovert lho, Bunda.
Anak introvert biasanya lebih suka mengamati dan mendengarkan dibandingkan langsung berbicara. Sifat seperti ini yang membuat mereka cenderung berpikir matang sebelum menyampaikan pendapatnya.
Menurut seorang psikolog sekaligus penulis buku Intrinsic Motivation: Learn to Love Your Work and Succeed as Never Before, Stefan Falk, otak anak introvert memang bekerja secara berbeda.
Berada di lingkungan ramai atau berbicara di depan banyak orang bisa jadi hal yang menantang bagi mereka. Namun dari situ, anak introvert belajar untuk merencanakan kalimat dan tindakannya dengan lebih matang.
Lantas, kalimat apa saja yang digunakan anak introvert yang bisa membuatnya lebih sukses dari si ekstrovert?
Kalimat yang digunakan anak introvert yang bikin lebih sukses dari si ekstrovert
Simak berbagai kalimat yang sering diucapkan anak introvert yang bisa membuat mereka lebih sukses seperti dikutip dari CNBC Make It:
1. "Sejujurnya saya tidak tahu"
Kalimat ini mungkin terdengarnya sederhana, tapi anak introvert kerap mengucapkannya dengan tulus, Bunda. Mereka tidak ragu mengakui ketika belum paham tentang sesuatu.
Banyak orang memilih berpura-pura tahu supaya terlihat pintar, padahal itu justru bisa menimbulkan salah paham. Anak introvert berbeda karena mereka lebih menghargai kejujuran dalam berbicara.
"Hal itu terjadi secara alami. Mengapa? Karena mereka hanya mengatakan yang sebenarnya. Kejujuran itu lebih dari sekadar menyegarkan, tetapi juga produktif," tutur Stefan Falk.
Sikap jujur seperti ini yang bikin suasana jadi lebih terbuka dan nyaman. Orang lain pun nantinya akan merasa aman untuk ikut berkata apa adanya, Bunda.
2. "Mungkin ada yang terlewat. Bagaimana pendapatmu?"
Kalimat ini menunjukkan kerendahan hati dan keterbukaan, Bunda. Anak introvert kerap menggunakan kalimat seperti ini karena mereka tahu, setiap orang punya sudut pandang yang berharga.
Banyak orang ingin terlihat paling tahu, terutama saat berbicara tentang tanggung jawabnya sendiri. Akibatnya, ide bagus dari orang lain bisa terlewat begitu saja, Bunda.
Anak introvert justru berbeda karena mereka menghargai masukan dari sekitarnya. Nah, sikap seperti inilah yang membuat kerja sama berjalan dengan lebih baik.
"Sebaliknya, kaum introvert mengekspresikan diri dengan cara yang menunjukkan keyakinan tulus akan nilai perspektif orang lain," kata Stefan.
3. "Saya telah menghabiskan waktu untuk menyelidiki hal ini, dan..."
Kalimat ini memperlihatkan bahwa anak introvert lebih fokus pada hasil daripada sekadar berbicara, Bunda. Mereka cenderung menyampaikan sesuatu setelah benar-benar memahami topiknya.
Tak sedikit orang yang merasa perlu menunjukkan seberapa keras mereka bekerja supaya terlihat hebat. Namun, anak introvert lebih memilih membiarkan hasil dan pemikirannya berbicara sendiri.
Mereka tidak suka membesar-besarkan usaha yang dilakukan, tapi justru menonjol lewat ketelitian dan ketenangan. Sikap ini yang bikin mereka terlihat percaya diri tanpa harus banyak bicara.
4. "Saya lebih suka berhenti sejenak di sini daripada berasumsi. Mari kita gali lebih dalam"
Kalimat ini sering diucapkan anak introvert saat menghadapi situasi yang belum jelas, Bunda. Mereka lebih memilih memahami sesuatu dengan pasti daripada terburu-buru membuat sebuah kesimpulan.
Dalam dunia kerja, banyak orang merasa perlu bergerak cepat agar terlihat tegas. Namun, langkah yang terlalu cepat itu justru bisa membuat masalah baru muncul.
Anak introvert biasanya memilih untuk memperlambat sejenak dan berpikir lebih dalam. Tujuannya bukan untuk menunda, tapi memastikan keputusan yang diambil benar-benar tepat.
"Mereka tahu kapan saatnya untuk memperlambat, bukan untuk menghambat kemajuan, tetapi untuk memastikan kemajuan itu nyata," ujar Stefan.
Kebiasaan seperti ini yang membuat mereka kerap menjadi sosok yang tenang dan bijak dalam tim, Bunda.
5. "Sepertinya kekhawatiran kamu lebih pada waktu daripadanya idenya. Apakah kamu setuju?"
Salah satu alasan pekerjaan tidak berjalan dengan baik adalah karena adanya perasaan yang belum terselesaikan di antara anggota tim. Kadang orang tampak setuju, tapi sebenarnya menyimpan keraguan atau rasa kecewa.
Dalam hal ini, anak introvert sering membantu meredakan situasi ini karena mereka benar-benar mendengarkan, bahkan pada hal-hal yang tidak diucapkan.
"Para introvert, dengan pola pikir reflektif mereka, membantu meredakannya karena mereka benar-benar mendengarkan dan memperhatikan apa yang tidak dikatakan orang lain," kata Stefan.
Melalui cara itu, mereka bisa membantu tim untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi. Kejelasan seperti ini yang bikin suasana kerja jadi lebih terbuka dan nyaman, Bunda.
Itulah beberapa kalimat yang sering digunakan anak introvert dan bisa membuat mereka lebih sukses dibanding anak ekstrovert. Anak Bunda termasuk yang introvert atau ekstrovert?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mulai Usia Berapa Bayi Disebut Balita? Ini Penjelasannya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Pola Asuh yang Tepat untuk Anak Introvert, Bunda Perlu Tahu
7 Ciri Anak Introvert, Bunda Perlu Tahu
Sama-sama Suka Sendirian, Si Kecil Pemalu atau Introvert?
Tips Menghadapi Anak Pemalu dan Pendiam
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Pujian dan Haus Validasi
Intip 5 Potret Terbaru Xavier Anak Rini Yulianti Usai Pindah ke Australia
9 Ciri Kepribadian Orang yang Gemar Mengaktifkan Mode Silent di HP Menurut Psikologi
Vaksin Bayi Baru Lahir hingga Usia 6 Bulan yang Tak Boleh Terlewatkan
Quiet Burnout pada Pekerja, saat Mental Lelah tapi Tetap Tampak Produktif
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Pujian dan Haus Validasi
Intip 5 Potret Terbaru Xavier Anak Rini Yulianti Usai Pindah ke Australia
Quiet Burnout pada Pekerja, saat Mental Lelah tapi Tetap Tampak Produktif
Vaksin Bayi Baru Lahir hingga Usia 6 Bulan yang Tak Boleh Terlewatkan
Angka Kesuburan di Singapura Menurun, Ini Penyebab dan Solusinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dituduh Rendahkan Guru, Mulan Jameela Akhirnya Buka Suara: Itu Hoaks
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Bibir atau Mata yang Pertama Kamu Lihat, Bisa Ungkap Kehidupan Cintamu!
-
Female Daily
Kaki Bengkak Setelah Perjalanan Jauh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Gaya Seksi Jennie BLACKPINK Pamer Perut Ramping di ComplexCon Hong Kong
-
Mommies Daily
9 Pelajaran Parenting dari Meteor Garden: Privilege, Bullying, dan Empati di Mata Mommies