HaiBunda

PARENTING

Orang Tua Ungkap Perubahan Sikap Bilqis di Rumah Usai Diculik 6 Hari

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Kamis, 13 Nov 2025 12:48 WIB
Momen balita bernama Bilqis (4) digendong ayahnya saat disambut kedatangannya oleh warga di Makassar / Foto: Istimewa
Jakarta -

Kasus penculikan anak bernama Bilqis kini tengah ramai diperbincangkan publik. Anak berusia 4 tahun ini diculik saat sang ayah bermain tenis di Taman Pakui Sayang, Makassar, pada 3 November 2025.

Belakangan terungkap bahwa Bilqis dijual ke suku anak dalam di Jambi seharga Rp80 juta, Bunda. Kejadian ini tentunya memicu perhatian dari pihak berwenang terkait keselamatan dan perlindungan anak.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar memantau kondisi fisik dan psikologis Bilqis usai diculik selama enam hari. Tim DP3A langsung melakukan pendampingan trauma healing untuk membantu pemulihan Bilqis.


"Kita kemarin (11/11) sudah mengunjungi adik Bilqis di rumahnya untuk mengecek kondisi fisik, psikologisnya dan kami langsung melakukan trauma healing tapi kami masih akan lanjut lagi bertahap," tutur Kepala DP3A Makassar, Ita Isdiana Anwar, dikutip dari laman detikcom.

Menurutnya, kondisi Bilqis sejauh ini sudah tampak membaik, Bunda. Namun, pemulihan tetap dilakukan karena anak seusianya belum sepenuhnya mampu menceritakan pengalaman yang dialaminya.

Pendampingan trauma Bilqis dilakukan secara bertahap

Pendampingan terhadap Bilqis dilakukan secara perlahan dengan melibatkan psikolog, Bunda. DP3A Makassar nantinya akan menilai perkembangan emosionalnya sambil melihat respons saat Bilqis melakukan aktivitas.

"Tapi itu masih tahap pertama, kita akan lakukan lagi sampai ini anak kembali seperti dulu. Secara umum kita lihat anaknya ceria, kita masih mencoba dalami dulu," katanya.

Lebih lanjut, Ita Isdiana Anwar juga menyebut bahwa orang tua Bilqis melaporkan perubahan sikap sang anak yang sedikit agresif, Bunda. Namun, dugaan sementara, hal ini terjadi karena Bilqis merasa manja setelah terpisah dari orang tuanya.

"Makanya kita dalami dahulu, kenapa bisa sedikit kasar, agresif menurut orang tuanya. Kita akan dalami lagi dalam pertemuan kedua nanti bagaimana perkembangannya. Itu pengakuan ayahnya, tapi secara umum kondisinya baik," tuturnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Miris! Perdagangan Bayi ke Singapura, Ada yang Langsung Dijual Setelah Lahir

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Tanda ASI Minim Nutrisi yang Perlu Diwaspadai Ibu Menyusui

Menyusui Indah Ramadhani

3 Resep Kunyit untuk Mendukung Kesuburan, Bisa Dicoba saat Program Hamil

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Doa untuk Bayi Baru Lahir Perempuan yang Penuh Makna Lengkap dengan Arab, Latin & Artinya

Parenting Kinan

3 Tips Diet Sederhana untuk Mencegah Batu Ginjal Menurut Pakar

Mom's Life Arina Yulistara

Momen Felicya Angelista & Hito Caesar Pembaruan Janji Nikah saat Anniversary ke-5

Mom's Life Annisa Karnesyia & Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

310 Nama Bayi Laki-laki dalam Bahasa Sansekerta Penuh Makna Baik, Termasuk Cerdas

Tak Pernah TK, Apakah Anak Tetap Bisa Daftar SD?

Respons Andre Taulany saat Anak Kuliah di Inggris Belajar Nyuci hingga Kehabisaan Uang

5 Doa untuk Bayi Baru Lahir Perempuan yang Penuh Makna Lengkap dengan Arab, Latin & Artinya

7 Tanda ASI Minim Nutrisi yang Perlu Diwaspadai Ibu Menyusui

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK