HaiBunda

PARENTING

Daftar Pelajaran Anak TK yang Penting dari Membaca hingga Berhitung & Cara Mengajarkan di Rumah

Kinan   |   HaiBunda

Selasa, 27 Jan 2026 18:50 WIB
Ilustrasi anak belajar/Foto: Getty Images/iStockphoto/M-image
Jakarta -

Pelajaran anak TK umumnya masih fokus pada perkenalan pada bidang-bidang tertentu, serta tak lupa tetap mengutamakan aspek tumbuh kembang lainnya. Nah, apa saja daftar pelajaran anak TK yang bisa diajarkan di rumah?

Secara umum, kurikulum TK terutama berfokus pada penguasaan huruf, bunyi, dan kata. Anak juga mulai diperkenalkan pada tahap awal kemampuan membaca, memperluas kosakata, serta menulis huruf-huruf alfabet.

Untuk berhitung, biasanya anak TK masih diperkenalkan tentang konsep angka, mengenali bangun datar tahap dasar, serta penjumlahan dasar dengan satu digit.


Meskipun demikian, penting untuk diketahui bahwa standar pendidikan bisa berbeda-beda di setiap area sekolah. Pun ini akan disesuaikan pula dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing anak.

Apa saja daftar pelajaran anak TK?

Berikut beberapa contoh daftar pelajaran anak TK, serta contoh cara mudah mengajarkannya di rumah:

1. Huruf 

Pemahaman tentang huruf (baik tulisan dan bunyinya) merupakan dasar untuk anak agar dapat belajar membaca, menulis, dan berbicara dengan benar.

Di TK, materi ini akan diajarkan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami, serta menggabungkan berbagai gaya belajar untuk memenuhi kebutuhan semua anak. Seperti diketahui, ada anak yang mampu belajar dengan cara visual, auditori, atau kinestetik. 

Diharapkan anak nantinya mampu mengenali, menyebutkan, dan menulis seluruh 26 huruf alfabet. Ini termasuk untuk huruf besar dan huruf kecil.

Mereka juga diharapkan mampu mengetahui bunyi dari setiap huruf dan membaca kata-kata tunggal dasar. 

Cara mengajarkan di rumah:

Anak-anak biasanya lebih mudah belajar melalui metode pengulangan, Bunda. Jadi, secara rutin coba bacakan buku favorit yang sama berulang kali, ajukan pertanyaan, dan dorong anak untuk mengucapkan kata-kata sederhana dengan lantang.

Sepanjang hari, ajak mereka membaca kata-kata yang mereka lihat di rambu jalan, papan iklan, dan layar televisi. 

Luangkan waktu untuk membaca bersama anak di rumah. Kegiatan ini dapat menambah bonding, sekaligus membantu menambah kosakata dan konsentrasi.

"Membacakan buku untuk anak di rumah tidak hanya membuat mereka menikmati membaca, tetapi juga membantu proses belajar mereka di sekolah," ungkap praktisi membaca, Susan Quinn, dikutip dari Parents.

2. Menulis dan mengeja

Tahap awal menulis dan mengeja juga dimulai di TK, yakni saat anak-anak mulai mampu menyusun huruf menjadi kata pendek dan bahkan kalimat sederhana.

Secara garis besar, anak TK akan diajarkan menulis kata-kata sederhana sesuai dengan urutan alfabet. Misalnya menulis 'ayam' untuk huruf A atau 'bola' untuk huruf B. 

Cara mengajarkan di rumah:

Sediakan kotak khusus berisi alat tulis seperti krayon, pensil, spidol, kertas, dan buku catatan yang mudah dijangkau anak. Dengan begitu, anak bisa leluasa berlatih menulis kalimat sederhana sesuai keinginannya. 

Agar anak terpacu untuk terus belajar menulis, Bunda bisa memberikan apresiasi dengan memajang hasil tulisan mereka di kulkas.

3. Angka dan berhitung

Seperti halnya belajar huruf, anak TK juga akan belajar angka. Konsep matematika dasar seperti penjumlahan dan pengurangan juga diperkenalkan dalam kurikulum TK.

Dalam jenjang ini, anak akan belajar mengenal, menulis, mengurutkan, dan menghitung benda hingga angka 30. Mereka juga akan belajar menjumlahkan dan mengurangkan angka kecil, misalnya dengan angka kurang dari 10. 

Nantinya, fokus pada penjumlahan dan pengurangan ini akan berlanjut hingga kelas dua SD.

Cara mengajarkan di rumah:

Bantu anak mencari angka antara 1 hingga 30 di majalah, poster, atau kalender. Mereka dapat mengguntingnya, menempelkannya di kertas, lalu menyusunnya sesuai urutan angka.

Saat sedang bepergian naik kendaraan, Bunda juga bisa meminta anak untuk bertanya tentang angka-angka yang dilihatnya.

Selain itu, coba sebutkan sebuah angka dan minta anak menyebutkan angka setelahnya.

Kegiatan mengenal angka juga bisa dilakukan sambil bermain. Secara contoh, Bunda bisa meminta anak untuk menghitung jumlah boneka atau mobil-mobilan yang mereka miliki.

4. Bentuk dan benda

Materi pembelajaran di TK juga mencakup pengenalan dan deskripsi bentuk-bentuk dasar, serta contoh bendanya. 

Anak akan belajar menyebutkan dan menggambarkan bentuk-bentuk umum seperti lingkaran, persegi, segitiga, dan persegi panjang.

Secara bertahap, mereka diharapkan mampu mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, ukuran, dan bentuk.

Mereka juga dapat belajar menggambarkan posisi bentuk dan benda menggunakan kata-kata seperti 'dekat', 'di samping', dan 'di antara'.

Cara mengajarkan anak di rumah:

Bicarakan sifat-sifat bentuk dasar: Bagaimana anak mampu menggambarkan tentang bentuk persegi panjang? Apa bedanya dengan segitiga?

Siapkan buku gambar dan krayon. Secara bergiliran, cobalah ajak anak menggambar bentuk-bentuk sederhana seperti persegi panjang, lingkaran, dan persegi.

Bunda juga bisa mengajak anak untuk mengelompokkan mainan berdasarkan jenisnya. Misalnya, mengumpulkan balok dengan ukuran yang sama atau berdasarkan warna.

5. Waktu dan musim

Pada usia ini, anak mulai memahami konsep dasar tentang waktu dan musim. Ini juga bisa dikaitkan dengan mengenal nama-nama benda, serta rutinitas harian.

Diharapkan anak nantinya mampu mengenali waktu kejadian sehari-hari hingga jam terdekat. Misalnya, berangkat ke sekolah pukul 07.00 dan tidur siang pukul 13.00.

Namun, perlu dicatat bahwa tidak perlu memaksakan mereka untuk langsung paham tentang waktu di usia ini ya, Bunda. 

Wajar jika anak TK masih akan kesulitan memahami konsep waktu secara menyeluruh. Mereka masih berpikir secara konkret, sedangkan waktu bersifat abstrak.

Cara mengajarkan anak di rumah:

Perkuat konsep waktu dengan membaca jam dengan suara keras saat melakukan aktivitas rutin. Gunakan dan jelaskan kata-kata seperti 'pagi', 'siang', 'malam', 'kemarin', 'hari ini', dan 'besok'.

Buatlah garis waktu yang menunjukkan kegiatan sehari-hari bersama anak, lengkap dengan gambar aktivitas rutin dan keterangan waktu di bawahnya.

Untuk musim, carilah gambar yang menggambarkan karakter musim dan benda-benda yang digunakan. Misalnya, payung dan jas hujan untuk musim hujan. 

Lalu untuk musim kemarau, benda yang digunakan misalnya payung atau topi. Diskusikan dengan anak agar mereka lebih paham tentang perbedaan musim-musim ini.

Itulah penjelasan tentang daftar pelajaran anak TK yang penting, mulai dari membaca hingga berhitung. Selain itu, penting juga diingat tentang bagaimana cara tepat mengajarkan anak di rumah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Gen Alpha vs Gen Beta, Begini Perbedaan Pola Asuhnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Cantiknya Wajah Kayya Anak Kiky Saputri, Sering Disebut Seperti Boneka

Parenting Nadhifa Fitrina

Potret Rumah Budi Doremi di Desa, Tenang Dipenuhi Ornamen Kayu & Dikelilingi Pohon

Mom's Life Annisa Karnesyia

[MALAM] 7 Ciri-ciri Herpes Kelamin Perempuan, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

25 Tanaman Obat Keluarga dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

Mom's Life Arina Yulistara

7 Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Anak, Ada Kesukaan Si Kecil?

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Viral Prilly Latucosina Cari Lowongan Kerja di Medsos, Netizen Heboh Komentar

5 Potret Cantiknya Wajah Kayya Anak Kiky Saputri, Sering Disebut Seperti Boneka

Resmi Menikah, Intip Momen Pemberkatan Ranty Maria dan Rayn Wijaya

25 Tanaman Obat Keluarga dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

7 Makanan Penambah Daya Tahan Tubuh Anak, Ada Kesukaan Si Kecil?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK