PARENTING
Lebih dari Sekadar Main, Ini Manfaat Aktivitas Merakit untuk Anak
Amira Salsabila | HaiBunda
Jumat, 30 Jan 2026 18:50 WIBBermain bukan sekadar mengisi waktu luang anak, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses belajarnya. Melalui aktivitas yang tepat, anak dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan.
Salah satu aktivitas sederhana yang dapat dilakukan adalah permainan merakit. Kegiatan ini memberi anak kesempatan untuk mengeksplorasi, mencoba, dan memahami sesuatu melalui pengalaman langsung.
Lewat aktivitas tersebut, kemampuan berpikir anak terasah, motorik halus terlatih, dan rasa percaya diri pun tumbuh seiring proses yang dijalani.
Hal ini juga dibenarkan oleh Director of Sales and Marketing, LEGOLAND Malaysia Resort, Thila Munusamy. Bahkan, menurutnya orang tua juga dapat mengambil peran penting saat anak melakukan permainan ini, Bunda.
"Lewat proses merakit, bereksperimen, dan bereksplorasi, anak-anak mengasah kreativitas, rasa percaya diri, serta kemampuan memecahkan masalah di luar ruang kelas formal. Dan yang paling penting, orang tua juga dapat menjadi bagian langsung dari dari perjalanan tumbuh kembang tersebut," ujar Thila dalam acara Legoland Malaysia Resort di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Manfaat permainan merakit untuk tumbuh kembang anak
Seorang Ayah sekaligus penggemar LEGO, Kevin Oei juga berbagi pengalamannya merakit bersama anak. Menurutnya, aktivitas ini menjadi sarana belajar yang efektif karena mampu meningkatkan minat anak serta membuatnya lebih terlibat dalam kegiatan yang dilakukan.
"Bermain (merakit) kayaknya sangat membantu atau menjadi cara yang bagus untuk anak belajar karena dia pasti secara mood, anak juga akan lebih tertarik dan terlibat dengan apa yang sedang dimainkan," ujar Kevin.
Dari pengalamannya merakit bersama anak, Kevin menjelaskan ada beberapa manfaat yang mungkin diperoleh anak dari permainan ini. Lantas, apa sajakah itu? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini:
1. Mengasah kemampuan berpikir dan problem solving
Merakit secara alami merangsang kemampuan kognitif anak, mulai berpikir kritis, menyusun rencana, hingga memecahkan masalah. Proses ini membantu anak memahami tahapan serta melatih cara berpikir.
“Main itu udah dari sekitar dua tahunan. Itu sangat melatih untuk mengikuti instruksi yang pasti ya. Jadi, dia melihat di buku panduannya, ini step satu apa, step dua apa, jadi pemikiran logisnya itu lumayan terlatih di situ,” ungkap Kevin.
Ia menjelaskan bahwa permainan merakit memiliki kemiripan dengan puzzle, di mana anak perlu menemukan bagian yang tepat agar hasil akhirnya sesuai. Proses ini mendorong mereka untuk bereksperimen, membuat perkiraan, dan belajar dari setiap langkah yang dilakukan.
“Melihat ini yang mana, part yang mana yang taruh di mana karena si instruksinya pun sebenarnya agak-agak kayak puzzle,” tuturnya.
2. Melatih motorik halus, fokus, dan ketelitian
Manfaat permainan merakit lainnya yang bisa diperoleh anak adalah melatih motorik halus, fokus, dan ketelitian.
Aktivitas ini mengharuskan anak untuk menekan, menyelaraskan, dan menghubungkan potongan-potongan dengan tepat, mengasah koordinasi mata dan tangannya, Bunda.
“Melatih suatu motorik dan sensoriknya. Ada balok-balik yang kecil dan besar, itu mereka harus pasang-pasang. Kayak itu juga untuk melatih motorik tangannya, apalagi melatih fokus sama ketelitian,” jelas Kevin.
3. Mendukung perkembangan emosional dan kedekatan dengan orang tua
Siapa sangka, permainan merakit juga berperan dalam mendukung perkembangan emosional anak sekaligus memperkuat hubungan dengan orang tua.
“Kadang-kadang kita punya satu set yang agak besar terus kita bikin bareng itu ya, jadi teamwork di situ. Itu jadi momen yang bagus untuk bisa benar-benar menghabiskan waktu sama dia tanpa ada kedistraksi kayak kerjaan atau dia screen time gitu,” ujar Kevin.
Meski sibuk dengan mainannya masing-masing, Kevin mengatakan tetap menjalin interaksi dengan sang anak. Ia tetap membantu saat anak membutuhkan dan membangun komunikasi dengan bertanya perihal progress proyek merakitnya.
“Jadi, kayak bisa barengan, sambil sibuk sendiri, tapi tetap saling terkoneksi gitu. Jadi, kalau dia butuh bantuan, aku bantuin, kadang-kadang aku tanya-tanyain soal progressnya, dia bisa cerita gitu,” tuturnya.
Momen ini tentu memberi dampak emosional positif bagi anak, terutama ketika puas melihat hasil akhirnya, Bunda.
“Jadi itu sangat bagus, terlebih lagi kalau udah jadi itu dia bisa sangat bangga dengan hasilnya, dan itu juga berasa jadi pencapaian bersama,” ungkap Kevin.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mitos atau Fakta, Jumlah Anak Laki-laki Berpengaruh ke Usia Bunda?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Permainan Ini Efektif Bantu Anak agar Cepat Bicara, Coba yuk Bunda
5 Jenis Terapi Ini Bisa Atasi Berbagai Keterlambatan Perkembangan Anak
7 Cara Stimulasi Anak agar Cepat Berjalan
5 Tahap Perkembangan Anak Sesuai Usia, Kenali Strategi Pengasuhannya
TERPOPULER
7 Zodiak Paling Cocok Jadi Pemimpin, Punya Jiwa Leadership yang Kuat
Suri Jabrik Keponakan Luna Maya Jalani Ritual Sambut Momen Dewasa, Ini Potretnya
Potret Kamari Rayakan Ultah ke-3, Jennifer Coppen Ungkap Suka Duka Membesarkan Sang Putri
Anak Kurang Tidur di Usia Dini Bisa Tingkatkan Risiko Depresi saat Remaja
Cara Membuat Roti Tawar Lembut dan Mengembang, Mudah untuk Pemula
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Zodiak Paling Cocok Jadi Pemimpin, Punya Jiwa Leadership yang Kuat
Potret Kamari Rayakan Ultah ke-3, Jennifer Coppen Ungkap Suka Duka Membesarkan Sang Putri
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Suri Jabrik Keponakan Luna Maya Jalani Ritual Sambut Momen Dewasa, Ini Potretnya
Anak Kurang Tidur di Usia Dini Bisa Tingkatkan Risiko Depresi saat Remaja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Pasang Bel Rumah? Kenali Pilihan Produk yang Cocok untuk Kebutuhanmu
-
Beautynesia
3 Manfaat Sarapan Roti Isi Alpukat di Pagi Hari Menurut Para Ahli
-
Female Daily
Jennie Bikin Adidas Superstar Makin Feminin Lewat Koleksi Balletcore Terbarunya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Gaya Putri Johor Menikah dengan Adat Solo Pakai Kebaya Didiet Maulana
-
Mommies Daily
7 Kesalahan Skincare Remaja yang Bisa Bikin Jerawat Makin Parah