HaiBunda

PARENTING

6 Doa Terhindar dari Ain yang Bisa Diamalkan ke Anak Perempuan & Laki-laki

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 07 Feb 2026 18:50 WIB
Doa agar anak terhindar dari ain/ Foto: Getty Images/iStockphoto/tongpatong

Dalam agama Islam, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah ain. Ain adalah penyakit ain adalah penyakit badan atau jiwa yang ditimbulkan oleh pandangan yang dengki atau takjub. Menurut Ibnu Qayyim, dalam Zad al-Ma'ad, 'ain adalah penyakit yang berasal dari jiwa orang yang dengki lewat pandangan matanya.

Pandangan ini kemudian dimanfaatkan oleh setan dan menjadi sebab terjadinya bencana atau bahaya bagi orang yang terkena penyakit ini, Bunda. 

Dikutip dari buku Tartil al-Quran untuk Kecerdasan dan Kesehatanmu karya Ustadz Rizem Aizid, ain juga dapat terjadi dari pandangan yang penuh kekaguman tanpa disertai rasa dengki. Bahkan, bisa terjadi dari orang yang saleh.


Adapun dalil-dalil yang menerangkan tentang penyakit 'ain, di antaranya sebagai berikut, Bunda:

Dari Ibnu Abbas Ra., ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

"Ain (mata jahat) itu benar-benar adanya. Jika seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir, maka 'ain-lah yang melakukannya. Apabila kamu diminta untuk mandi, maka mandilah." (HR. Muslim).

Kemudian, dari Aisyah Ra., ia mengatakan bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda, 

"Mintalah kalian perlindungan kepada Allah dari 'ain (mata jahat) karena sesungguhnya 'ain itu benar adanya." (HR. Ibnu Majah).

Namun, orang yang memandang terkadang mengenai sasaran dan terkadang tidak. Apabila menimpa orang yang tidak memiliki penangkal, maka ia akan terkena pengaruh. Lalu, jika menimpa orang yang mempunyai penangkal kuat, maka ibaratnya panah tersebut tidak mampu menembusnya.

Lantas, bagaimana cara orang tua menghindari ain yang bisa saja tertuju pada anak?

6 Doa terhindar dari ain yang bisa diamalkan ke anak

Ada beberapa doa agar anak terhindar dari ain yang bisa diamalkan oleh orang tua. Berikut doa-doanya:

Doa terhindari dari ain untuk diamalkan anak perempuan & laki-laki: versi pertama

Mengutip detikcom, kitab Al-Adzkar susunan Imam Nawawi terjemahan Ulin Nuha menjelaskan doa agar tidak terkena penyakit ain pernah dibaca oleh Nabi Muhammad SAW. Bacaan ini, beliau amalkan untuk kedua cucunya, Hasan dan Husain.

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Arab latin: U'iidzuka bikalimatillahit taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli 'ainin laammatin

Artinya: "Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kamu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan dan binatang yang berbahaya serta dari ain yang mencela." (HR Bukhari)

Kata 'u'iidzuka' dalam doa di atas ditujukan kepada laki-laki. Jadi, apabila doa agar tidak terkena penyakit ain ini untuk wanita, maka bisa diganti dengan kata 'u'iidzuki'.

Doa mencegah ain yang bisa diamalkan ke anak: versi kedua

Ada pula doa agar tidak terkena penyakit ain versi lainnya. Bacaan ini dikutip dari Majalah Kesehatan Muslim: Lebih Dekat Tentang Khitan oleh dr. Raehanul Bahren dkk.

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Arab latin: A'ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya. (HR Muslim dan Ibnu Sinni)."

Doa berlindung dari kejahatan Makhluk-Nya

Lalu, ada doa untuk berlindung dari kejahatan dari makhluk ciptaan Allah SWT:

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَِ

Arab latin: A'udzu bikalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari kejahatan makhluk-Nya." (HR Muslim)

Doa Malaikat Jibril

Guna menghindari ain, Bunda juga bisa mengamalkan doa Malaikat Jibril seperti berikut ini:

بِسْمِ اللهِ أرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءِِ يُؤْذِيْكََ مِن شَرِّ كُلِّ نَفْسِِ وَ عَيْنِ حَاسِدِِ اللهُ يَشْفِيكَ

Arab latin: Bismillāhi arqīka min kulli syai'in yu'dzīka, min syarri kulli nafsin wa 'ayni ḥāsidin, Allāhu yasyfīka.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, aku membacakan ruqyah untukmu dari segala sesuatu yang menganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan pengaruh 'ain. Semoga Allah menyembuhkanmu."

Surah Al-Baqarah Ayat 255

Surah Al-Baqarah ayat 255 adalah yang kita kenal dengan Ayat Kursi, yang dibaca untuk menjaga diri dari segala hal yang bersifat buruk termasuk ain. Berikut bacaannya.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ۝٢٥٥

Arab Latin: "Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm."

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Surah Yasin Ayat 9

Kemudian, Bunda juga bisa membaca surah Yasin ayat 9 dipanjatkan agar tidak terlihat oleh makhluk gaib dan mata ain. Bacaannya sebagai berikut:

وَجَعَلْنَا مِنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ سَدًّا وَّمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَاَغْشَيْنٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُوْنَ ۝٩

Arab latin: Wa ja'alnâ mim baini aidîhim saddaw wa min khalfihim saddan fa aghsyainâhum fa hum lâ yubshirûn

Artinya: "Kami memasang penghalang di hadapan mereka dan di belakang mereka, sehingga Kami menutupi (pandangan) mereka. Mereka pun tidak dapat melihat."

Cara agar terhindari dari penyakit ain

Ada beberapa cara untuk menghindar dari ain agar anak terus terlindungi sepanjang hidupnya. Berikut beberapa caranya:

1. Jadikan doa sebagai benteng pelindung

Bunda dapat melindungi diri dan Si Kecil yang dikhawatirkan akan terkena ain dengan membacakan doa, surat al-muawwidzatain yaitu surat Al-Falaq dan surat An-Nas, hingga lafal ta'awwudz yang disyariatkan. Bunda dan Ayah bisa membacakan surat Al-Falaq untuk menghindari dari seluruh kejahatan. Bunda juga bisa membacakan surat An-Nas untuk melindungi anak dari kejahatan, lalu membacakan lafal ta'awwudz untuk melindungi anak bayi dari gangguan jin dan setan.

2. Puji segala sesuatu dengan membaca doa

Mendoakan keberkahan bagi orang yang dikhawatirkan akan terserang ain apabila dipandang, baik menyangkut diri orang tersebut, harta, anak, saudara atau hal apa saja yang bisa menimbulkan kekaguman. Bunda dapat membacakan doa:

مَا شَاءَ اللهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَيْهِ

Arab Latin: Maa syaa-allaahu laa quwwata illa billaahi Allahumma baarik 'alaih

Artinya: (Inilah) apa yang dikehendaki Allah, tiada kekuatan selain dengan Allah, ya Allah berkahilah ia.

3. Membaca dzikir pagi dan petang

Rutinkan mengucapkan dzikir pagi atau dzikir petang, serta zikir-zikir harian lainnya. Dzikir ini bisa dibaca pada pagi dan petang sebanyak tiga kali, dengan begitu manfaat yang diperoleh adalah terhindar dari segala bahaya.

Mengutip dari buku Sentuhan Dzikir Pagi Petang karya Ustaz Abu Abdil A'la Hari Ahadi, maksud utama dari dzikir pagi ialah agar seseorang mengisi awal harinya dengan berdzikir kepada Allah, sedangkan dzikir petang dimaksudkan agar seseorang mengingat Allah pada akhir hari atau awal malamnya.

4. Menghindari perilaku sombong dan riya'

Perilaku sombong dapat mengundang penyakit ain. Begitu pula dengan riya' atau pamer. Bunda tidak boleh memamerkan apapun yang bisa menimbulkan rasa takjub atau kagum bagi orang lain, karena takut terkena penyakit ain.

5. Saling mendoakan dan jaga tali silaturahim

Sesama Muslim harus saling mendoakan keberkahan dan jaga tali silaturahim, Bunda. Begitu juga anak, ajarkan mereka untuk saling mendoakan teman atau saudaranya. Cara ini dapat menghindari sifat hasad pada orang lain.

Allahualam bi shawab.

Demikian doa dan amalan yang bisa orang tua lakukan untuk melindungi anak dari ain. Semoga informasi mengenai doa-doa dan amalan ini dapat membantu Bunda membesarkan Si Kecil dengan rasa aman.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Doa untuk Kedua Orang Tua

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tak Ikuti Jejak Ortu, 5 Anak Artis Ini Pilih Berkarier sebagai Dokter

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Dirty Talks dan Artinya dalam Hubungan Intim Suami Istri

Kehamilan Melly Febrida

6 Cara Menanam Alpukat dari Biji yang Mudah Dilakukan di Rumah

Mom's Life Arina Yulistara

5 Resep Capcay Kuah Kental Rumahan ala Restoran Mahal

Mom's Life Amira Salsabila

6 Doa Terhindar dari Ain yang Bisa Diamalkan ke Anak Perempuan & Laki-laki

Parenting Asri Ediyati

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ungkapan Hati Alyssa Soebandono Usai Saksikan Sang Putra Hafal Empat Juz Al-Qur'an

Deretan Artis Bershio Kuda & Ramalan Peruntungannya, Waspadai Kerugian Besar!

Mengenal Dirty Talks dan Artinya dalam Hubungan Intim Suami Istri

6 Cara Menanam Alpukat dari Biji yang Mudah Dilakukan di Rumah

Tak Ikuti Jejak Ortu, 5 Anak Artis Ini Pilih Berkarier sebagai Dokter

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK