HaiBunda

PARENTING

Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Kamis, 12 Feb 2026 09:30 WIB
Ilustrasi anak meniru perilaku orang tua/Foto: Getty Images/iStockphoto/itakayuki
Jakarta -

Ungkapan 'Buah jatuh tak jauh dari pohonnya' sepertinya sudah tak asing lagi terdengar di telinga kita ya, Bunda. Hal ini menjadi gambaran bagaimana anak cenderung meniru apa yang mereka lihat dari orang tuanya.

Secara lebih spesifik, perilaku anak sering kali mengikuti contoh dari orang tuanya. Ya, Bunda dan Ayah memang punya peran besar dalam membentuk karakter anak sejak dini.

Anak belajar banyak dari apa yang mereka lihat dalam keseharian. Oleh karena itu, kebiasaan kecil orang tua bisa nantinya berdampak pada cara anak bersikap.


Sebagai orang tua, tak jarang kita melihat anak meniru gestur, ucapan, bahkan cara menanggapi masalah dari orang tua. Semua itu terjadi karena mereka mengikuti apa yang dilakukan Bunda setiap harinya.

Berkaitan dengan hal ini, para psikolog mengungkap terdapat momen di mana anak paling sering meniru orang tuanya. Lalu, apa ya itu, Bunda?

Momen anak paling sering meniru orang tua menurut psikolog

Dikutip dari laman CNBC Make It, ketika orang tua melakukan kesalahan dan kemudian berupaya memperbaikinya, anak-anak mendapatkan pelajaran berharga tentang cara bersikap dewasa.

Pelajaran ini yang membuat mereka memahami bagaimana menjaga hubungan yang sehat dan bahagia di masa depan. Anak meniru cara orang tua bersikap dewasa melalui contoh sehari-hari.

Menurut Psikolog Anak di Amerika Serikat, Becky Kennedy, anak bisa banyak belajar saat melihat orang tuanya mengakui kesalahan dan mencoba untuk memperbaikinya.

"Anak belajar paling banyak saat orang tua mengakui kesalahannya dan berusaha memperbaikinya," ungkap Kennedy.

"Saya tidak ingin merampas kesempatan itu dari anak-anak saya, dan itu adalah bagian yang sangat penting dari hubungan yang sehat," tuturnya.

Hal ini juga sejalan dengan pandangan Psikolog Perkembangan asal Amerika Serikat, Aliza Pressman, yang menyampaikan bahwa anak akan sulit memahami bahwa membuat kesalahan itu wajar jika tidak melihat orang tua mengakuinya.

"Jika anak-anak kita tidak melihat (kesalahan kita), mereka tidak akan memiliki banyak harapan bahwa mereka bisa membuat kesalahan, tumbuh, dan tetap dicintai serta berharga," katanya.

Maka intinya, anak cenderung meniru perilaku orang tua, terutama saat Bunda dan Ayah dengan sadar menunjukkan tanggung jawab, meminta maaf, dan memperbaiki kesalahan sendiri.

Cara mengelola emosi agar anak bisa meniru sikap positif

Psikolog Becky Kennedy mengakui bahwa dirinya jauh dari orang tua yang sempurna. Ia pernah mengalami banyak pengalaman ketika anak-anaknya mengamuk, meski ia selalu berusaha bersikap dengan empati.

Suatu kali, salah satu anaknya mengeluh tentang masakannya saat makan malam, dan Kennedy kehilangan kesabaran serta membentak sang anak. Ia mengatakan bahwa sebaiknya hal itu tidak dilakukan, tapi yang terpenting adalah orang tua tidak terjebak rasa malu atau bersalah.

"Tentu saja, kita tidak boleh melakukan itu. Tetapi jika kita melakukannya, jangan sampai lumpuh oleh rasa malu atau bersalah karena kehilangan kendali emosi," tuturnya.

Alih-alih menyalahkan anak atas emosi yang membuat kita marah, psikolog Kennedy menyarankan orang tua untuk berkata, "Maafkan Bunda ya karena sudah berteriak". Lalu, Bunda juga bisa menambahkan, "Bukan salahmu kalau aku berteriak. Aku sedang berusaha untuk tetap tenang, bahkan ketika aku sedang marah. Tapi, Bunda tetap sayang kamu".

Menurut Kennedy, permintaan maaf hanyalah langkah pertama bagi orang tua. Bunda juga perlu melatih diri untuk tetap tenang, misalnya dengan mengenali pemicu emosi dan menarik napas dalam-dalam sebelum bereaksi.

Itulah penjelasan tentang momen ketika anak paling sering meniru perilaku orang tua menurut psikolog.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bukan TV atau Gim, Ini Screen Time yang Bisa Picu ADHD pada Anak

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

Mom's Life Amira Salsabila

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Mom's Life Amira Salsabila

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Mom's Life Annisa Karnesyia

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK