PARENTING
Kebiasaan Anak Jadi People Pleaser Bisa Bikin Hidup Tidak Bahagia saat Dewasa
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Jumat, 13 Feb 2026 19:50 WIBOrang tua tentu ingin anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik hati dan peduli terhadap orang lain. Namun, ada garis tipis antara sifat ramah dan kecenderungan untuk selalu menyenangkan orang lain, Bunda.
Anak yang terlalu berusaha membuat orang lain senang, bahkan sampai mengorbankan perasaannya sendiri, bisa jadi menunjukkan tanda-tanda sebagai people pleaser.
Perilaku people pleasing ini membuat seseorang kerap merasa enggak enakan, mudah mengalah, dan enggan untuk menghadapi masalah. Kebiasaan ini tentu tidak muncul begitu saja saat dewasa, tapi biasanya sudah terbentuk sejak kecil.
Seorang Psikolog Anak di Amerika Serikat, Becky Kennedy, mengungkap bahwa ada beberapa kebiasaan anak menjadi people pleaser yang bisa membuat hidup mereka tidak bahagia saat dewasa. Yuk, kita simak bersama selengkapnya berikut ini.
Kebiasaan anak jadi 'people pleaser' bisa bikin hidup tidak bahagia
Anak-anak yang terlalu penurut mungkin terlihat nyaman dan mudah diatur, misalnya membiarkan orang tuanya mengikat tali sepatu atau makan sayuran tanpa harus rewel. Namun, kalau kebiasaan ini terus berlanjut, dampaknya bisa terasa hingga mereka dewasa nanti.
Jika anak selalu menuruti orang tua hanya untuk menyenangkan mereka, hal ini bisa berpengaruh pada emosinya nanti, Bunda. Mereka bisa tumbuh menjadi orang yang sulit untuk mengatakan 'tidak' dan sering mengabaikan perasaannya sendiri.
Kebiasaan seperti ini dapat membuat anak jadi lebih mudah merasa cemas dan kesulitan untuk membela diri sendiri. Mereka yang terus menekan keinginannya sendiri demi membahagiakan orang lain kerap merasa 'kosong' dan tidak puas dengan diri mereka.
Selain itu, saat sedang menghadapi konflik, mereka biasanya sering mengalah, yang pada akhirnya berpengaruh pada kebahagiaan mereka di masa dewasa.
Cara menghentikan kebiasaan anak jadi 'people pleaser'
Menilik dari laman CNBC Make It, Psikolog Becky Kennedy menyebut bahwa ada tiga strategi yang bisa Bunda terapkan untuk membantu anak mengurangi kebiasaan menjadi people pleaser:
1. Beri tahu anak bahwa Bunda tetap sayang meski sedang marah
Kita bisa mulai dengan memberitahu anak bahwa kasih sayang tetap ada meski Bunda sedang marah. Misalnya, katakan, "Ya, Bunda sedang kesal, sayang, tapi meskipun begitu, Bunda tetap sayang kamu".
Dengan cara ini, anak akan belajar bahwa emosi orang tua itu tidak mengurangi cinta dan penerimaan yang mereka terima. Hal seperti ini nantinya bisa membuat anak lebih percaya diri dan tidak merasa harus selalu menyenangkan orang lain.
2. Apresiasi anak saat berani tampil beda
Saat anak melakukan sesuatu yang berbeda dari kebiasaan Bunda, jangan ragu untuk mengenali usahanya, ya. Misalnya, jika mereka memilih sarapan yang berbeda dari orang tuanya, beri tahu mereka bahwa itu baik dan Bunda senang melihatnya.
Cara ini dapat membuat anak merasa dihargai dan percaya diri dengan pilihannya sendiri. Dengan begitu, mereka akan belajar bahwa hidup itu tidak harus selalu menuruti orang lain untuk diterima atau dicintai.
3. Ajari anak membuat keputusan sendiri
Bunda bisa mulai mengajarkan anak untuk membuat keputusan sendiri sambil tetap belajar berbagi. Misalnya, kalau anak sedang bermain dan saudaranya ingin meminjam mainannya, ingatkan bahwa mereka boleh menunggu sebentar sebelum memberikannya.
Lewat cara ini, anak akan mengerti bahwa mereka tidak selalu harus bertanggung jawab untuk membahagiakan orang lain. Maka dari itu, anak pun belajar menghargai diri sendiri dan memilih tindakan sesuai dengan keinginan mereka.
Seperti yang kita ketahui bahwa anak-anak belajar banyak dari contoh yang diberikan oleh orang tuanya. Jika Bunda selalu 'memprioritaskan' kebutuhan orang lain di atas diri sendiri, anak pun bisa meniru kebiasaan serupa.
Memang, tidak ada salahnya kalau kita ingin menyenangkan orang lain, tetapi jangan sampai hal itu membuat anak merasa tidak bahagia, ya. Bunda bisa ajarkan kepada anak untuk menghargai kebutuhan diri sendiri terlebih dahulu agar bisa tumbuh percaya diri dan bahagia.
Nah, itulah kebiasaan anak menjadi people pleaser yang bisa membuat hidup mereka tidak bahagia saat dewasa.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bukan TV atau Gim, Ini Screen Time yang Bisa Picu ADHD pada Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Anak yang Selalu Ingin Membahagiakan Orang Lain Tidak akan Tumbuh Bahagia
7 Cara Ajarkan Anak Berani dan Tegas Bilang Tidak agar Tak Jadi People Pleaser
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Keseruan Ussy dan Andhika Ajak Keluarga Liburan di Malang, Anak-anak Bebas Main di Alam
10 Tanaman Hias Pemancar Aura Positif, Bagus Ada di Rumah
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
5 Mitos tentang Tidur Bayi yang Bisa Memicu Kelelahan dan Stres Orang Tua
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Keseruan Ussy dan Andhika Ajak Keluarga Liburan di Malang, Anak-anak Bebas Main di Alam
10 Tanaman Hias Pemancar Aura Positif, Bagus Ada di Rumah
5 Mitos tentang Tidur Bayi yang Bisa Memicu Kelelahan dan Stres Orang Tua
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Makeup Mudah Cakey dan Creasing? Ini 5 Cara agar Tetap Mulus Seharian
-
Beautynesia
7 Karakter Orang Dewasa yang Introvert Sejak Kecil Menurut Psikolog
-
Female Daily
5 Rekomendasi Body Mist Lokal di Bawah Rp300 Ribu untuk Temani Aktivitas Sehari-hari
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Dian Sastrowardoyo di Tangan MUA Korea, Bersinar di Festival Film Busan
-
Mommies Daily
10 Bubuk Matcha untuk Matcha Latte Enak di Rumah, Gak Pakai Mahal!