PARENTING
Peran Saudara Kandung dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Minggu, 15 Feb 2026 14:40 WIBMendampingi tumbuh kembang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memang memerlukan curahan kasih sayang yang luar biasa. Namun, kita suka tidak sadar bahwa ada sosok di rumah yang juga punya pengaruh bagi perkembangan mereka.
Kehadiran saudara kandung rupanya memberikan pengaruh besar bagi masa depan ABK, terutama untuk kehidupannya nanti. Hal ini juga ditegaskan oleh Coordinator Associate Pendidikan Inklusi di Sekolah Cikal, Muthia Devita.
"Saudara kandung memiliki peran yang sangat penting dalam proses optimalisasi perkembangan ABK, baik secara emosional, sosial, dan adaptif," tuturnya.
"Kehadiran saudara bisa sebagai teman interaksi sehari-hari yang memberi pengalaman hidup dan berkelanjutan bagi anak berkebutuhan khusus," jelasnya.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sebenarnya apa saja peran saudara kandung dalam mendukung anak berkebutuhan khusus, ya?
Peran saudara kandung dalam mendukung anak berkebutuhan khusus
Muthia Devita menjelaskan bahwa terdapat dua peran utama saudara kandung dalam mendukung kehidupan anak berkebutuhan khusus. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.
1. Jadi teman belajar dan role model di rumah
Selain orang tua, ternyata saudara kandung adalah sosok paling dekat yang bisa dicontoh oleh ABK. Mereka menjadi 'cermin' bagi anak dalam belajar berbagai hal setiap harinya, Bunda.
"Saudara sekandung ABK dapat menjadi role model sosial dan komunikasi. Dalam hal ini, saudara sekandung ABK dapat menjadi role model paling dekat dalam hal bahasa, perilaku sosial, dan cara berinteraksi," katanya.
Selain itu, anak biasanya belajar banyak hal hanya dengan memperhatikan apa yang dilakukan oleh saudara kandungnya. Lewat cara ini, mereka pun jadi lebih mudah paham tentang bagaimana cara berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.
"Melalui observasi dan imitasi, ABK belajar mengekspresikan kebutuhan, menunggu giliran, berbagi, serta memahami aturan sosial dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
2. Belajar mengelola perasaan bersama saudara
Selain menjadi teladan, saudara kandung juga memiliki peran dalam membantu ABK untuk belajar mengatur emosinya. Melalui rutinitas seperti bermain atau belajar bersama, anak jadi punya tempat yang nyaman untuk mengenali perasaannya sendiri, Bunda.
"Saudara sekandung ABK dapat menjadi tempat bagi ABK belajar meregulasi emosi yang dapat dilakukan melalui interaksi sehari-hari seperti bermain, belajar, bahkan berkonflik," ungkapnya.
Ternyata, perselisihan atau perbedaan pendapat antar saudara juga bisa menjadi sarana belajar yang baik, lho. Nah, dari momen itulah, anak belajar mengenai cara menenangkan diri dan mengenal apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan.
"Ini membantu ABK untuk belajar mengenali emosi, menenangkan diri, serta mempelajari apa saja yang menjadi batasan," pungkasnya.
Membangun kedekatan antar saudara
Membangun hubungan yang erat antara ABK dengan saudara kandungnya bukan hanya tentang seberapa lama mereka bersama ya, Bunda. Satu hal yang paling penting adalah ketika mereka sedang menghabiskan waktu berdua di rumah.
"Relasi antara saudara sekandung dan ABK bukan hanya soal intensitas sejak dini, melainkan kualitas interaksi yang dibangun. Misalnya, hubungan ABK dengan saudara kandungnya yang kurang dekat sejak dini (sejak usia dini)," ujar Muthia.
"Namun dalam hal ini, apabila saudara kandungnya sering kali diberikan kesempatan untuk mengamati dan mempelajari pola komunikasi serta perilaku sosial sehari-hari secara langsung, maka itu dapat berdampak pada terbangunnya kualitas interaksi yang dibangun," katanya.
Lebih lanjut, tantangan pun bisa saja muncul saat saudara kandung merasa adiknya sulit untuk dimengerti atau terasa seperti orang asing. Di momen inilah Bunda perlu hadir untuk memberikan arahan supaya mereka bisa saling mengenal tanpa rasa canggung.
"Minimnya pemahaman terhadap kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Saudara kandung dapat memandang ABK sebagai 'orang lain' atau sosok yang sulit dipahami," ucap Muthia.
"Oleh karena itu, dengan memberikan arahan yang tepat dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Orang tua dapat membantu kedua anaknya untuk saling memahami dan menerima satu sama lain," pungkasnya.
Itulah penjelasan tentang peran saudara kandung dalam mendukung anak berkebutuhan khusus. Semoga informasinya bisa membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bukan TV atau Gim, Ini Screen Time yang Bisa Picu ADHD pada Anak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Hindari Ucapkan "Anak Berkebutuhan Khusus", Ini Kata Penggantinya Menurut Pakar
5 Cara Memilih Sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus Menurut Psikolog
Alasan 2 Saudara Kandung Punya Perilaku Berbeda, Ternyata Kuncinya di Otak Bun
Pentingnya Investasi Hubungan Suami Istri untuk Perkembangan Anak
TERPOPULER
Bongkar Beragam Mitos Tentang Kehamilan dan Risiko Autisme, Ketahui Faktanya Bun
7 Tanda Orang Cerdas yang Terlihat dari Kebiasaan Sehari-hari
Benarkah Menyusui Eksklusif Bantu Cegah Autisme pada Bayi? Simak Penjelasannya
Benarkah Syawal adalah Bulan Baik untuk Menikah?
Imbauan Terbaru Menaker: Karyawan Swasta hingga BUMN WFH 1 Kali Seminggu
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak, Sudah Coba Bunda?
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Anggun Pulang Kampung, Ajak Suami Bule Kumpul Lebaran Bareng Keluarga Besar
Imbauan Terbaru Menaker: Karyawan Swasta hingga BUMN WFH 1 Kali Seminggu
Benarkah Syawal adalah Bulan Baik untuk Menikah?
Benarkah Menyusui Eksklusif Bantu Cegah Autisme pada Bayi? Simak Penjelasannya
Bongkar Beragam Mitos Tentang Kehamilan dan Risiko Autisme, Ketahui Faktanya Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Rahasia Cut Keke Bisa Harmonis Dengan Istri Pertama Suami, Sampai Umrah Bareng
-
Beautynesia
Get The Look: Tampil Feminin dengan Outfit Gemas ala Kana Az-Zahra
-
Female Daily
VIVAIA Gandeng Nayeon TWICE untuk Campaign Spring 2026 yang Chic!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Khirani Putri Mayangsari Ultah ke-20, Makin Cantik Mirip Sang Mama
-
Mommies Daily
Rekomendasi Kelas Olahraga untuk Ibu Hamil, dari Prenatal Yoga dan Pilates, Mulai dari Rp65 ribuan