PARENTING
Tes Kepribadian Balita: Kenali Tipe Bayi dari Perilaku Sehari-hari
Asri Ediyati | HaiBunda
Selasa, 24 Feb 2026 20:45 WIBSetiap hari kita selalu mengamati bayi yang kian bertambah besar. Selain pertumbuhannya, kita juga mengamati bagaimana bayi mengembangkan kepribadian mereka. Bicara tentang kepribadian, pada dasarnya, ciri-ciri kepribadian anak-anak itu sama dengan orang dewasa.
Setiap orang memiliki kepribadian yang unik. Perilaku dan sifat yang bertahan lama, termasuk minat, kemampuan, ciri utama, dan pola emosional, membentuk cara kita merespons dunia sekitar. Kepribadian anak membantu menentukan perilaku dan interaksi mereka dengan orang lain.
Namun, anak-anak biasanya mengalami lebih banyak perubahan dan pertumbuhan daripada orang dewasa. Dalam bidang psikologi, ada beberapa teori untuk mengidentifikasi berbagai tipe kepribadian dan bagaimana mereka berkembang.
Setiap teori memiliki daftar tipe kepribadian berdasarkan berbagai ciri. Namun, kepribadian secara luas dianggap sebagai spektrum, dengan sebagian besar orang termasuk dalam lebih dari satu tipe.
Misalnya, seperti Big Five, dapat membantu orang tua mendeskripsikan kepribadian balita dengan lebih baik, meskipun perlu diingat bahwa setiap anak berbeda dan faktor-faktor ini mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan anak.
Mengenal apa itu kepribadian balita
Dilansir Healthline, lima sifat kepribadian utama atau Big Five personality traits juga dikenal sebagai Model Lima Faktor (FFM). Model ini menyediakan kerangka kerja untuk memahami karakteristik berbeda yang merupakan bagian dari kepribadian seseorang. Meskipun berbagai peneliti telah berkontribusi pada pengembangan Big Five selama bertahun-tahun, psikolog Paul Costa dan Robert McCrae membantu mempopulerkannya pada tahun 1990-an.
Saat melihat perilaku balita melalui Big Five, penting untuk mengenali beberapa hal. Pertama, sifat-sifat ini awalnya dikembangkan untuk orang dewasa. Para peneliti menjelaskan bahwa kepribadian anak cenderung berubah seiring pertumbuhan dan pengalaman mereka dalam situasi baru.
Kedua, sifat-sifat Big Five berada pada spektrum (rentang) dan bukan biner (ini atau itu). Ini berarti bahwa seseorang dapat memiliki tingkat yang cukup tinggi di satu area dan rendah di area lain, dan mereka dapat bervariasi dalam berbagai sifat yang mereka tunjukkan.
5 Ciri kepribadian balita
Apa saja sifat-sifat Big Five yang bisa digunakan untuk mengenali kepribadian balita? Simak berikut ini!
1. Openness (Keterbukaan & Rasa Ingin Tahu)
Sifat ini mencerminkan rasa ingin tahu dan kemauan balita untuk menjelajahi aktivitas baru dan berbeda. Balita yang memiliki tingkat keterbukaan tinggi mungkin menikmati mencoba makanan baru, bermain dengan mainan yang berbeda, dan terlibat dalam permainan imajinatif. Sementara itu, balita yang berada di ujung spektrum lainnya, mungkin lebih suka tetap pada apa yang sudah mereka ketahui atau kenal.
2. Conscientiousness (Keteraturan & Kontrol Diri)
Pada balita, sifat ini dapat dilihat dari kemampuan mereka untuk mengikuti rutinitas, memiliki ketekunan dalam menyelesaikan tugas, atau menunjukkan pengendalian diri. Balita yang teliti mungkin lebih cenderung menyimpan mainannya setelah bermain atau menunggu giliran mereka selama bermain. Balita di ujung spektrum lainnya, mungkin tidak menikmati rutinitas dan mungkin kesulitan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
3. Extraversion vs Introversion (Energi Sosial)
Balita ekstrovert mungkin ramah dan energik, dan mereka mungkin menikmati berinteraksi dengan orang lain. Mereka mungkin mencari teman bermain, berkembang dalam lingkungan kelompok, dan menunjukkan antusiasme dalam situasi sosial baru. Di sisi lain, balita introvert mungkin lebih suka bermain sendirian dan tampak lebih pemalu dalam lingkungan sosial.
4. Agreeableness (Keramahan & Empati)
Sifat mudah bergaul pada balita dapat diamati melalui tingkat empati, kerja sama, dan kebaikan mereka. Balita yang mudah bergaul mungkin dengan mudah berbagi mainan, menghibur orang lain, atau menunjukkan kasih sayang kepada anggota keluarga. Balita di ujung spektrum lainnya, mungkin lebih antagonis atau lebih sering menimbulkan konflik dalam kehidupan sehari-hari mereka.
5. Neuroticism (Sensitivitas Emosi)
Pada balita, neurotisisme dapat digambarkan sebagai perubahan suasana hati, kecemasan, atau sensitivitas. Balita dengan tingkat neurotisisme yang lebih tinggi mungkin lebih sering mengamuk atau tampak stres dalam situasi yang tidak familiar. Balita di ujung spektrum lainnya, mungkin menunjukkan stabilitas emosional dan ketahanan yang lebih besar.
Tes kepribadian balita dari masalah perilaku
Untuk mendiagnosis masalah perilaku pada anak atau remaja, dikutip dari laman New York University Langone, seorang ahli dalam perkembangan dan perilaku anak akan bertemu dengan orang tua dan anak untuk melakukan tes atau evaluasi komprehensif.
Bagian pertama dari evaluasi melibatkan wawancara, baik secara individual maupun bersama orang tua untuk menilai latar belakang, riwayat medis, dan gejala anak. Ketika seorang klinisi melakukan wawancara diagnostik dengan seorang anak, ia akan berbicara dengan anak tersebut dan mengamati komunikasi nonverbal anak, seperti ekspresi wajah dan postur tubuh.
Orang tua juga mengisi kuesioner untuk memberikan gambaran kepada tim tentang perilaku anak dan bagaimana perilaku tersebut memengaruhi kehidupan sehari-hari. Klinisi kami juga akan berbicara dengan guru dan pengasuh anak.
Setelah psikolog anak dan remaja, psikiater, atau dokter anak spesialis perkembangan-perilaku, mereka mengumpulkan informasi tentang perilaku anak, mereka akan bertemu dengan orang tua dan anak untuk membahas diagnosis dan pilihan pengobatan.
Bagaimana kepribadian balita berkembang saat tumbuh dewasa?
Kepribadian seseorang dibentuk oleh genetika dan dunia di sekitarnya (faktor lingkungan). Kepribadian anak kemungkinan akan bergeser dan berubah seiring pengalaman atau situasi baru yang mereka temui sepanjang hidup. Dengan kata lain, kepribadian balita bukan sesuatu yang tetap sampai dewasa.
Khususnya terkait dengan Lima Besar (Big Five), para peneliti menjelaskan bahwa anak-anak juga mengalami perubahan pada setiap sifat kepribadian seiring pertumbuhan mereka. Bahkan, menurut penelitian tahun 2022, studi menunjukkan bahwa ekstroversi, keramahan, ketelitian, stabilitas, dan keterbukaan seorang anak dapat menurun dari masa kanak-kanak hingga remaja dan dapat berubah lagi hingga dewasa.
Demikian ulasan mengenai lima besar atau big five karakter balita. Meskipun karakter balita ini tidak menetap sampai dewasa, mengetahui masing-masing kepribadian anak dapat membantu untuk menemukan pola asuh yang tepat untuk menemani proses tumbuh kembangnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Gen Alpha Ternyata Punya Kekhawatiran Besar soal Masa Depan, Ini Faktanya!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
8 Fase Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan dan Cara Stimulasinya, Simak Bun!
5 Jenis Terapi Ini Bisa Atasi Berbagai Keterlambatan Perkembangan Anak
7 Cara Stimulasi Anak agar Cepat Berjalan
5 Kepribadian Anak 3 Tahun yang Terbawa Hingga Dewasa
TERPOPULER
5 Potret Cantiknya Brielle Anak Julie Estelle yang Sebentar Lagi Jadi Kakak
Cara Kenali Kepribadian Orang Lewat Bulan Kelahiran, Bisa Ditebak Cara Berpikir & Bertindak
Penyebab Ibu Hamil Mengompol di Malam Hari dan Tips Mengatasinya
7 Cara Cerdas Menghadapi Politik Kantor Tanpa Harus Ikut Drama
Cerita Oppie Andaresta Tak Tahan LDR dengan Anak, Rutin Kunjungi ke Bandung Hampir Tiap Minggu
REKOMENDASI PRODUK
7 Proyektor Mini Terbaik untuk Nonton Bareng Keluarga di Bawah Rp1 Jutaan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Bra Seamless Terbaik yang Nyaman Dipakai Seharian, Cocok juga untuk Busui
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kasur Busa Terbaik Anti Kempes yang Bikin Tidur Nyaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Benih Bibit Sayuran yang Cepat Tumbuh dan Panen di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah Warna Hitam Anak Laki-Laki & Perempuan
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen Romantis Melody Prima & Suami Rayakan Anniversary Pernikahan Kedua
5 Potret Cantiknya Brielle Anak Julie Estelle yang Sebentar Lagi Jadi Kakak
7 Cara Cerdas Menghadapi Politik Kantor Tanpa Harus Ikut Drama
Penyebab Ibu Hamil Mengompol di Malam Hari dan Tips Mengatasinya
Cara Kenali Kepribadian Orang Lewat Bulan Kelahiran, Bisa Ditebak Cara Berpikir & Bertindak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Buka Pintu ke Rumah Malvino Fajaro, Cerita soal Karier-Jodoh
-
Beautynesia
Mandi Pagi atau Malam, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan? Ini Kata Ahli
-
Female Daily
Wardah Rilis Cleansing Balm dan Toner Pad yang Fokus Menenangkan Kulit!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tak Lupa Asal Usul, Viral Pria Kembali ke Panti dan Hadiahi Anak Yatim MacBook
-
Mommies Daily
12 Kebiasaan Baik yang Dipelajari Anak dari Orang Tua Sejak Dini, Wajib Dicontohkan!