PARENTING
Psikologi Anak: Waspada, Anak Bisa Anggap Youtuber Favoritnya sebagai Teman
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 19 Mar 2026 17:30 WIBGadget kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak, bahkan seolah berperan sebagai 'teman' bagi mereka. Sosok YouTuber favorit pun bisa dianggap seperti teman dekat yang setia hadir menemani.
Perlu diperhatikan bahwa hubungan seperti ini berbeda dengan karakter dalam film seperti Elmo atau Peppa Pig, Bunda. Anak bisa mengikuti rutinitas sehari-hari sang YouTuber dan seolah bisa 'bertemu' dengannya lewat layar.
Aktivitas ini membuat mereka terlihat begitu tertarik hingga ingin meniru kebiasaan dari YouTuber favoritnya. Sebenarnya, apakah sikap ini perlu diperhatikan lebih serius oleh orang tua?
Bicara soal ini, Bunda bisa mulai mengamati sejauh mana anak menaruh perhatian pada penghibur digital ini. Lewat pendekatan yang tepat, anak tetap bisa menikmati hiburannya tanpa terlalu melekat atau kehilangan batas.
Hal-hal yang perlu diketahui tentang anak dan YouTuber favoritnya
Menilik dari laman Yahoo Life, anak-anak bisa merasa dekat dengan YouTuber favoritnya, meski belum pernah bertemu langsung. Tak jarang, anak membayangkan kehidupan yang mereka lihat di video seolah itu hal yang nyata.
Tak hanya itu, mereka juga bisa merasa iri atau ingin meniru gaya hidup yang terlihat menyenangkan dan ideal, Bunda.
"Anak-anak mungkin menginginkan atau merasa iri terhadap dunia yang tampaknya mereka huni. Mereka mungkin berpikir semua yang terjadi di acara itu nyata. Karena itu, penting untuk menjelaskan konteksnya, menekankan hal-hal positif, dan membahas hal-hal kurang baik dengan cara yang jelas tanpa menghakimi," jelas seorang Psikolog asal Amerika Serikat, Pamela Rutledge.
Beberapa orang tua sudah melihat sendiri bagaimana anak menaruh perhatian besar pada YouTuber favorit anak. Mereka bahkan mulai membandingkan diri sendiri atau meminta hal-hal yang ditampilkan di video.
Seorang Bunda asal Texas, Shannon Ferguson, telah menyaksikan sendiri bagaimana anak-anaknya bisa merasa iri pada YouTuber yang mereka tonton.
"Anak kembar saya sering meminta untuk pergi ke rumah Ryan (sang Youtuber) untuk bermain. Mereka terus-menerus bertanya mengapa saya tidak lebih seperti Bunda Ryan," ungkapnya.
Melihat hal ini, psikolog Rutledge menyarankan orang tua untuk berbicara dengan anak. Bunda bisa mengarahkan mereka agar memahami konten dengan benar dan tidak menganggap semuanya sebagai kenyataan.
Anak-anak yang sangat menyukai YouTuber favoritnya terkadang suka meniru apa yang mereka lakukan, Bunda. Dalam hal ini, kita perlu mengingatkan bahwa tidak semua sikap sang YouTuber bisa ditiru begitu saja.
"Tidak apa-apa menyukai seorang influencer dan tidak apa-apa menikmati acara mereka, tetapi anak-anak mungkin perlu diingatkan bahwa YouTube bukanlah kenyataan meskipun terlihat seperti itu," kata Rutledge.
Apa yang harus diperhatikan orang tua?
Orang tua bisa memperhatikan beberapa tanda untuk menilai apakah ketertarikan anak terhadap YouTuber mulai berlebihan. Salah satunya adalah jika anak terlalu banyak meniru kegiatan sang YouTuber hingga mengabaikan kegiatan lain.
Selain itu, Bunda juga bisa melihat apakah anak mulai terlalu bergantung pada YouTuber favoritnya. Misalnya, mereka terpaku pada produk yang dipromosikan atau meniru perilaku yang ditampilkan di video.
Lebih lanjut, tanda lain yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah jika anak menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan terhadap apa yang terjadi pada YouTuber favoritnya.
Apakah orang tua harus membatasinya?
Selama anak tetap berinteraksi dengan teman-temannya, menonton YouTuber favorit atau acara tertentu boleh saja, ya. Bunda bisa tetap memperhatikan anak tanpa harus langsung melarang mereka.
"Selama anak mampu berhubungan dengan orang-orang dalam kehidupan nyata mereka di sekolah, lingkungan, atau komunitas, tampaknya tidak berbahaya," kata penulis buku Growing Up in Public: Coming of Age in a Digital World, Devorah Heitner.
Jika anak menunjukkan ketertarikan yang lebih besar, Heitner menyarankan orang tua untuk tidak langsung melarang, tetapi mengajak mereka berbicara dan berdiskusi.
"Tanyakan kepada anak mengapa mereka mungkin menyukai karakter tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, Bunda juga bisa menanyakan hal positif dan negatif dari karakter Youtuber faovirtnya agar anak dapat mulai belajar memilah. Dengan begitu, mereka bisa meniru hal baik dan belajar menghindari perilaku yang kurang tepat.
Nah, itulah penjelasan tentang anak bisa menganggap Youtuber favoritnya sebagai teman. Semoga informasi ini bisa membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Jangan Sembarangan Cium Bayi saat Lebaran, Ini Risikonya Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Studi: Bertengkar di Depan Anak Merusak Kesehatan Otaknya
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Bunda, Jangan Terlalu Merasa Bersalah Saat Anak Main Gadget di Rumah
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang Autentik, Tidak Suka Berpura-pura dan Selalu Jadi Diri Sendiri
Zodiak Paling Langka, Ternyata Hanya Sedikit yang Memilikinya
5 Potret Alyssa Daguise Ajak Baby Soleil Pertama Kali Berenang di Usia 3 Bulan
Keluarga dengan 1 Penghasilan Makin Sulit Bertahan, Ini Alasannya Menurut Pakar
Deretan Bunda Seleb Bareng Anaknya yang Jadi Dokter
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Orang yang Dapat Dipercaya dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Cara Mengenali Orang Autentik, Tidak Suka Berpura-pura dan Selalu Jadi Diri Sendiri
Zodiak Paling Langka, Ternyata Hanya Sedikit yang Memilikinya
5 Potret Alyssa Daguise Ajak Baby Soleil Pertama Kali Berenang di Usia 3 Bulan
Keluarga dengan 1 Penghasilan Makin Sulit Bertahan, Ini Alasannya Menurut Pakar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Leher Pegal Tiap Selesai Kerja di Laptop? Coba Rapikan Meja Kerja Kamu Dulu
-
Beautynesia
7 Ide Self Reward yang Tidak Boros dan Bisa Bikin Mood Kembali Naik
-
Female Daily
Cari Lip Product Halal? Ini 5 Rekomendasi Produk dari Wardah yang Wajib Ada di Pouch Makeup!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral Stater Pack Pernikahan Gen Z : Ada Stan Kopi Hingga Mie Ayam Gerobak
-
Mommies Daily
Dari Agent Kim Reactivated, Ini 10 Pelajaran Parenting yang Bisa Dipetik Orang Tua