Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Terbukti pada 1.000 Orang Selama 40 Tahun, Ini Faktor Utama Kesuksesan Anak

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Selasa, 10 Mar 2026 14:50 WIB

Terbukti pada 1.000 Orang Selama 40 Tahun, Ini Faktor Utama Kesuksesan Anak
Ilustrasi Terbukti pada 1.000 Orang Selama 40 Tahun, Ini Faktor Utama Kesuksesan Anak/Foto: Getty Images/Erdark
Jakarta -

Kalau Bunda ingin tahu cara membesarkan anak yang bahagia dan sukses, ada studi yang bisa menjadi jawabannya. Studi ini mengikuti anak-anak dari berbagai latar belakang sejak lahir hingga dewasa.

Tentu saja prosesnya tidak sederhana ya, Bunda. Para peneliti mencatat hampir setiap hal kehidupan mereka, mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan, hingga kepribadian anak.

Melansir dari laman Inc., studi ini dilakukan selama puluhan tahun, tepatnya sejak tahun 1972 di kota Dunedin, Selandia Baru. Mereka tidak hanya memerhatikan satu atau dua anak saja, tapi lebih dari 1.000 anak yang dipantau secara mendetail.

Selama lebih dari 40 tahun, data tersebut kini sudah dianalisis, Bunda. Hasilnya memberikan gambaran tentang kehidupan anak-anak dan faktor utama yang memengaruhi kesuksesan mereka.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Studi ungkap faktor utama kesuksesan anak

Lebih dari 1.000 makalah ilmiah memberi banyak wawasan menarik, Bunda. Dikutip dari Science, studi ini disebut sebagai salah satu penelitian paling lengkap tentang perkembangan manusia yang pernah dilakukan.

Hasil data menunjukkan beberapa hal menarik tentang anak-anak. Misalnya, anak remaja yang dahulu sering nakal biasanya berhenti seiring bertambahnya usia, masalah kesehatan mental ternyata lebih sering terjadi dari yang diperkirakan, dan pubertas dini bisa menjadi tantangan besar bagi anak perempuan.

Temuan ini memang menarik, tapi yang perlu untuk Bunda ketahui adalah apa yang benar-benar membantu anak sukses di masa depan. Studi ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional punya peran besar dalam membentuk kesuksesan jangka panjang anak.

Lantas, faktor apa yang paling menentukan keberhasilan anak? Jawabannya adalah kecerdasan emosional. Hal ini berarti kemampuan anak dalam memahami dan mengatur emosinya lebih penting daripada nilai akademik atau perilaku dalam keseharian.

Sebagai orang tua, kita mungkin suka khawatir ya soal nilai rapor atau cara anak bersikap kepada orang lain. Tapi studi ini menemukan bahwa hal-hal itu bukan jadi penentu apakah anak akan tumbuh dewasa dan hidup stabil secara finansial.

Status sosial, pendidikan, atau kekayaan orang tua ternyata bukan faktor utama kesuksesan anak. Nah yang lebih penting adalah bagaimana anak bisa mengatur emosi dan reaksi mereka dengan cara yang sehat.

Psikolog asal California, Amerika Serikat, Daniel Goleman, turut memberikan pandangannya mengenai hal ini.

"Penentu terkuat keberhasilan finansial adalah kontrol kognitif, lebih kuat daripada IQ dan lebih kuat daripada kekayaan keluarga tempat mereka dibesarkan. Jadi, seberapa baik anak berprestasi dalam hidup bergantung pada tingkat kontrol kognitifnya," tulisnya.

Jadi, kunci kesuksesan anak ternyata ada pada kemampuan memahami diri sendiri dan mengatur emosi dengan baik. Dengan bekal ini, mereka bisa lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.

Kecerdasan emosional bisa dilatih sejak dini

Perlu diketahui bahwa kecerdasan emosional itu sebenarnya keterampilan, bukan bawaan sejak lahir ya, Bunda. Anak bisa belajar memahami diri sendiri dan mengendalikan perasaan mereka.

Emotional Quotient (EQ) atau kecerdasan emosional artinya kemampuan memahami perasaan sendiri dan mengendalikan emosi dengan bijak. Banyak penelitian membuktikan bahwa kemampuan ini juga berpengaruh pada hidup mereka sehari-hari.

Berkaitan dengan ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengembangkan EQ anak. Salah satunya dengan mengajak anak berbicara tentang perasaannya dan mencoba memahami apa yang sedang ia rasakan.

Lebih dari itu, Bunda juga bisa menunjukkan sikap empati saat anak sedang menghadapi masalah. Selain itu, mencontohkan rasa ingin tahu dan sikap rendah hati juga membantu mereka belajar mengenal emosi dengan lebih baik.

Beberapa ahli juga menyarankan orang tua untuk mengenalkan anak pada seni atau cerita dalam buku. Lewat kegiatan ini, anak bisa mengenal berbagai perasaan dan pengalaman manusia dengan cara yang lebih menarik.

Penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional sangat penting dalam kehidupan anak. Kemampuan ini juga berkaitan dengan bagaimana anak menjalani hidup, termasuk keberhasilan mereka secara emosional maupun dalam hal keuangan.

Itulah penjelasan tentang faktor utama yang memengaruhi kesuksesan anak, yang terbukti dari penelitian terhadap 1.000 orang selama 40 tahun. Semoga bisa menambah wawasan baru, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda