PARENTING
Bukan Hanya IQ, Sifat Kepribadian Ini Bikin Anak Berprestasi di Sekolah
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 11 Mar 2026 16:30 WIBPrestasi anak di sekolah sering dianggap sebagai cerminan masa depan mereka. Selain nilai pelajaran, ada banyak hal yang ikut menentukan kesuksesan anak, Bunda.
Selama ini, banyak yang menilai keberhasilan anak hanya dari IQ atau logikanya saja. Padahal, faktor lain turut berperan dalam seberapa baik mereka belajar dan berkembang.
Menilik dari laman EurekAlert, penelitian terbaru menyoroti hal ini secara serius. Seorang peneliti senior di Higher School of Economics (HSE) University, Ksenia Rozhkova, dan peneliti utama di Southern Federal University, Karen Avanesyan, menganalisis data dari Survei Keterampilan Sosial dan Emosional OECD.
Data itu mencakup siswa dari tujuh negara, termasuk Rusia, AS, Korea Selatan, Finlandia, Turki, Cina, dan Kolombia. Hasilnya menunjukkan bahwa sifat kepribadian ikut menentukan anak berprestasi di sekolah.
Hasil studi ungkap sifat kepribadian yang bikin anak berprestasi di sekolah
Sebuah studi baru meneliti lebih dari 44.000 siswa dari usia 10 hingga 15 tahun. Survei ini fokus pada perkembangan sifat kepribadian anak, seperti keterbukaan pikiran, ketelitian, ekstroversi, kerja sama, dan emosional anak.
Sifat-sifat ini biasanya dibentuk sejak kecil dan dipengaruhi oleh keluarga serta lingkungan sekitar. Menariknya, sebagian besar sifat ini cenderung bertahan hingga dewasa, Bunda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketelitian punya pengaruh paling besar terhadap prestasi anak di sekolah. Anak yang disiplin dan tekun dalam mengerjakan tugas cenderung berada di peringkat atas di sekolah.
Perlu kita ketahui bahwa ketelitian ini mencakup kemampuan anak untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan berusaha mencapai hasil terbaik. Sifat ini terbukti penting di berbagai budaya dan negara.
Tak hanya ketelitian, sifat keterbukaan pikiran juga ikut mendukung prestasi Si Kecil. Anak yang mau mencoba hal baru dan berpikiran terbuka alias open minded punya peluang lebih besar untuk berhasil di sekolah.
Lebih dari itu, kerja sama dan kemampuan berkompromi juga berperan, tapi ada batasnya. Kalau anak terlalu fokus bekerja sama, justru bisa mengurangi peluangnya untuk menonjol di sekolah.
Kondisi ini disebut sebagai sifat 'terlalu baik'. Keinginan anak untuk menyenangkan orang lain membuatnya sulit menyeimbangkan antara mengerjakan tugas sendiri dan bekerja sama dengan teman.
Para peneliti menyimpulkan bahwa anak perlu menyeimbangkan kemampuan sendiri dan kerja sama dengan orang lain. Anak yang bisa melakukannya dengan baik biasanya lebih konsisten berprestasi, Bunda.
Untuk menambah wawasan tentang pola asuh yang mendukung perkembangan anak, buku parenting Menjadi Orang Tua yang Dibutuhkan Anak bisa menjadi referensi yang bermanfaat. Klik di sini untuk membeli bukunya.
Anak tetap bisa berprestasi berkat sifat ini
Para peneliti kemudian memperhatikan bagaimana sifat kepribadian memengaruhi prestasi anak dari berbagai latar belakang sosial. Mereka melihat bahwa faktor ekonomi keluarga juga bisa berdampak pada nilai anak di sekolah.
Studi menunjukkan bahwa prestasi anak sering terkait dengan kondisi keuangan dan status sosial keluarga. Faktor ini bisa menyumbang hampir 20 persen perbedaan hasil belajar di sekolah.
Anak-anak dari keluarga dengan penghasilan rendah memiliki peluang lebih kecil untuk masuk kelompok siswa berprestasi, Bunda. Misalnya, berada di 40 persen keluarga kurang mampu dapat mengurangi peluang anak menjadi siswa terbaik.
Namun, para peneliti melihat bahwa jika sifat kepribadian juga diperhitungkan, pengaruh dari kondisi ekonomi tidak terlalu besar. Anak dari keluarga kurang mampu jadi punya kesempatan lebih baik untuk berprestasi.
Hal ini menandakan bahwa sifat seperti ketelitian, keterbukaan pikiran, dan kerja sama dapat membantu anak mendapat prestasi yang lebih baik. Maka dari itu, semua anak punya kesempatan untuk bisa berhasil, Bunda.
Itulah informasi tentang sifat kepribadian yang dapat membuat anak berprestasi di sekolah, bukan hanya karena IQ. Semoga penjelasannya bermanfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Anak Merasa YouTube Sebagai Teman Dekatnya? Ini Penjelasan Psikolog
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cara Membantu Anak Mengambil Keputusan, Ajarkan Sejak Dini Bun
Kekhawatiran Utama Ortu Menurut Studi: Anak Tak Punya Skill untuk Masa Depan
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
5 Warna Ini Sering Dipakai Orang Pemikir Tingkat Tinggi Menurut Psikologi
Cara Mengenali Orang Punya Wawasan Luas & Berhati Besar dari Kebiasaannya
Hamil 9 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Sering Komentar soal Berat Badan dan Makanan Anak? Hati-hati Jadi Almond Mom
5 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Warna Ini Sering Dipakai Orang Pemikir Tingkat Tinggi Menurut Psikologi
Hamil 9 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Sering Komentar soal Berat Badan dan Makanan Anak? Hati-hati Jadi Almond Mom
5 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Cara Mengenali Orang Punya Wawasan Luas & Berhati Besar dari Kebiasaannya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Masih Tetap Kusam Meski Sudah Pakai Lip Balm? Coba Urutan Lip Care Ini
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Baik yang Bisa Mulai Diajarkan pada Anak Sejak Dini
-
Female Daily
Kenapa Jerawat Susah Hilang Padahal Sudah Coba Berbagai Produk? Ini Penjelasannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Four Hands Two Sonatas, Song Kang Balik Jadi Anak SMA di Usia 32
-
Mommies Daily
Sunscreen Untuk Remaja Rentan Berjerawat atau Acne-Prone