PARENTING
Alasan Gaya Parenting Type C, Dianggap sebagai Pola Pengasuhan Paling Keren
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 29 Mar 2026 16:50 WIBGaya parenting Type A, Type B, dan Type C belakangan ini ramai dibicarakan di kalangan orang tua modern. Dari tiga tipe yang ada, Type C dianggap sebagai gaya parenting yang paling ideal dan seimbang, lho.
Selama ini, kita mungkin lebih familiar dengan pola parenting seperti otoriter, otoritatif, permisif, dan attachment. Namun, belakangan ini di media sosial, baik di Instagram, TikTok, dan YouTube, mulai ramai dibahas parenting berdasarkan tipe A, B, dan C.
Pembagian tipe ini sebenarnya muncul dari cara orang tua menyeimbangkan antara aturan, kontrol, kebebasan, dan keterlibatan emosional dalam mengasuh anak. Nah, aspek-aspek di ketiga gaya parenting tersebut memiliki porsi yang berbeda-beda, Bunda.
Salah satunya, seperti yang dibahas oleh Ashleigh Surratt di akun TikTok-nya, di mana ia menggambarkan orang tua Type C sebagai sosok yang lebih fleksibel dan santai, tetapi tetap tegas, punya aturan yang jelas, dan tidak pernah mengabaikannya.
Melihat konten Surratt tersebut, banyak orang tua yang merasa relate dengan gaya parenting seperti itu dan mulai menduga apakah mereka termasuk orang tua Type C. Lantas, sebenarnya bagaimana gaya parenting Type C? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa itu gaya parenting Type C?
Melansir dari laman Parents, gaya parenting Type C dianggap sebagai penengah dari kedua tipe pengasuhan lainnya, seperti Type A dan Type B. Artinya, pola pengasuhan ini bisa jadi tegas, tetapi di satu sisi bisa juga fleksibel.
Menurut pakar kesehatan mental remaja, Caroline Fenkel, DSW, LCSW, orang tua Type C hanya fokus pada dua hal penting, yakni memberi dukungan emosional dan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. Dengan pendekatan ini, anak akan merasa nyaman, dimengerti, dan tetap mandiri.
Penerapan Gaya pengasuhan Type C
Walaupun penerapannya bisa jadi berbeda-beda di tiap keluarga, terdapat beberapa contoh pengasuhan yang digambarkan sebagai gaya parenting Type C, mengutip dari laman Pop Sugar.
- Orang tua terlibat dalam kegiatan anak: Biasanya orang tua Type C akan mendukung segala aktivitas anak di sekolah, seperti ekstrakurikuler, olahraga, atau peminatan lainnya. Mereka cenderung akan melihat perkembangannya secara berkala dan tidak terlalu mengontrol atau mengatur anak.
- Orang tua berempati: Saat anak merasa kesal atau frustrasi, orang tua akan hadir untuk menanyakan keadaan dan mendorong anak untuk berusaha mencari solusi secara mandiri.
- Komunikasi yang terbuka: Orang tua cenderung lebih terbuka dan menjadi pendengar, sehingga anak merasa nyaman untuk bercerita tanpa takut dihakimi atau dituntut harus selalu sempurna.
Alasan gaya parenting Type C dianggap sebagai pola asuh paling keren
Gaya parenting Type C dikenal sebagai pola asuh yang sangat seimbang. Pasalnya, orang tua di sini tidak hanya tegas dan menuntut anak untuk mematuhi aturan dan kewajiban, tetapi mereka juga tak segan untuk memberikan treatment lembut pada anak.
Menariknya lagi, orang tua yang menerapkan parenting ini tidak merasa keberatan apabila sang anak membutuhkan free time atau quality time. Mereka akan membiarkan anak bermain, menonton film, atau sekadar ngobrol-ngobrol santai bersama keluarga.
Ada kalanya anak harus mengikuti aturan yang dibuat. Namun, terlalu menuntutnya untuk menjadi sempurna dan sesuai apa yang kita inginkan tidaklah baik. Terutama anak-anak, mereka perlu mendapatkan treatment yang seimbang antara didikan dengan rewards.
Oleh karena itu, para orang tua pun percaya bahwa momen-momen ringan dan sederhana yang diciptakan dari gaya parenting Type C justru dapat membuat suasana di rumah lebih hangat dan santai sehingga anggota keluarga tidak mudah stres.
Meski begitu, bukan berarti gaya parenting lainnya buruk, Bunda. Setiap orang tua pastinya telah berusaha untuk memberikan yang terbaik, hanya saja parenting Type C sering kali terasa lebih ideal karena memiliki pendekatan pengasuhan yang jauh lebih seimbang.
Perbedaan gaya parenting Type C dengan Type A dan Type B
Biasanya orang tua yang menerapkan parenting Type A, cenderung lebih intens dan strict, Bunda. Mereka akan mengatur berbagai macam aturan dan jadwal, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur. Meskipun kesannya terstruktur, terkadang cara ini memberikan tekanan tersendiri pada anak-anak.
Sementara itu, gaya parenting Type B jauh lebih santai dan jarang terlibat aturan. Orang tua biasanya akan memberi kebebasan yang sebebas-bebasnya pada anak untuk menikmati dunia masa kecilnya. Cara ini dapat membuat anak menjadi mandiri, tetapi terkadang membuatnya bingung karena tidak ada batasan yang jelas.
Nah, gaya parenting Type C inilah yang berada di tengah-tengah, Bunda. Anak tetap punya ruang dan kesempatan untuk berekspresi dan menjadi diri sendiri, tetapi disertai dengan aturan dan batasan yang jelas dan konsisten. Maka saat dewasa nanti, anak akan lebih percaya diri dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Tips menerapkan gaya parenting Type C
Menerapkan gaya parenting Type C sebenarnya tidak sulit, kok, Bunda. Dengan minimnya tekanan, Bunda dapat lebih fleksibel dalam mendidik Si Kecil. Yang terpenting, kekuatan mental dan kecerdasan emosional anak harus seimbang dengan capaian prestasi akademiknya.
Bunda dapat menerapkan aturan yang jelas dan konsisten, disertai dengan pembawaan yang hangat, penuh pengertian, dan tidak terlalu mengekang anak. Gaya parenting ini dipercaya dapat membuat anak lebih siap hadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dr. Fenkel menilai, sekarang orang tua mulai memahami bahwa nilai yang bagus di sekolah tidak selalu menjadi tolak ukur anak tumbuh dengan baik. Mereka mengerti bahwa kesejahteraan mental dan lingkungan yang suportif adalah fondasi yang tidak kalah penting.
Jadi, selain mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dan menaati aturan di rumah, Bunda juga bisa membiarkan Si Kecil untuk bebas berekspresi dan bereksplorasi. Dengan memiliki berbagai pengalaman, anak akan mengerti value dirinya sendiri, termasuk minat serta bakatnya.
Demikian penjelasan mengenai gaya parenting Type C yang dianggap sebagai pola pengasuhan yang keren. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini 4 Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Mandiri & Sukses Menurut Pakar
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Gaya Parenting di Dunia yang Bikin Terkejut, Jepang hingga Skandinavia Unik Banget
5 Cara Ajarkan Anak Kenali Emosinya agar Tidak Sering Tantrum
5 Dampak Buruk Strict Parenting yang Kerap Tak Disadari, Bikin Anak Memberontak
Sunah Mendidik Anak, Ikuti Teladan Nabi Muhammad SAW Yuk Bun
TERPOPULER
Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi
Potret Ardit Erwandha Aktor 'Tunggu Aku Sukses Nanti' dan Istri yang Berprofesi Notaris
Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana
9 Resep Overnight Oat untuk Menu Sarapan Simpel dan Enak
Bayi Baru Lahir Ternyata Sudah Kenal Ritme Musik!
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana
Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi
Potret Ardit Erwandha Aktor 'Tunggu Aku Sukses Nanti' dan Istri yang Berprofesi Notaris
Bayi Baru Lahir Ternyata Sudah Kenal Ritme Musik!
9 Resep Overnight Oat untuk Menu Sarapan Simpel dan Enak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Doa dan Sunnah Pernikahan yang Dapat Diamalkan Pengantin Baru
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Mengaktifkan Mode Silent di Ponsel
-
Female Daily
Post-Holiday Glow Down? Ini Cara Reset Routine Biar Balik On Track & Glow Up Lagi
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Lee Hi dan DOK2 Go Public, Persahabatan 10 Tahun Berubah Jadi Kisah Cinta
-
Mommies Daily
Aku Ingin Anakku Berhasil, tapi Ternyata Caraku Salah