HaiBunda

PARENTING

Singapura Larang Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Kini Lebih Asyik Bermain

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Sabtu, 28 Mar 2026 09:10 WIB
Ilustrasi anak sekolah/Foto: Getty Images/iStockphoto/smolaw11
Jakarta -

Kebijakan pelarangan penggunaan ponsel selama jam sekolah di tingkat menengah Singapura menunjukkan hasil positif. Tanpa HP di tangan saat belajar atau istirahat, siswa mulai lebih aktif dan kembali asyik berinteraksi dengan teman-temannya.

Mengutip dari laman detikcom, aturan ini diperkenalkan Kementerian Pendidikan Singapura pada Januari 2026. Mereka melarang siswa memakai ponsel sepanjang hari ketika sekolah, termasuk saat istirahat. Beberapa sekolah, seperti Bukit Batok Secondary, bahkan sudah mulai membatasi penggunaan ponsel terlebih dahulu.

Sejak awal semester ketiga 2025, beberapa sekolah mendorong siswa menyerahkan ponsel secara sukarela ke ketua kelas saat istirahat. Setiap kali menyerahkan HP, siswa mendapatkan stempel yang bisa ditukar untuk akses ke pusat kegiatan sekolah.


Perlahan, program ini mulai mengubah suasana sekolah, Bunda. Saat jam istirahat, siswa terlihat lebih semangat bergerak dan berinteraksi. Ada yang main biliar di ruang santai, sementara yang lainnya bergantian mencoba palang pull-up di koridor.

Sekolah larang penggunaan ponsel, siswa kini jadi lebih aktif

Pihak sekolah mengambil langkah melarang ponsel di jam sekolah karena penggunaan HP meningkat setelah pandemi COVID-19. Kepala Bagian Kesejahteraan Siswa, Nikhil Chatterji, menyampaikan pendapatnya terkait kebijakan ini.

"Ada penelitian yang menunjukkan seberapa dekat mereka dengan ponsel mereka, bahkan saat dimatikan, akan memengaruhi kemampuan kognitif mereka untuk memproses informasi. Jadi kami memutuskan untuk menggunakan loker, di mana ponsel juga akan disimpan dengan aman," ujarnya.

Kepala sekolah, Shirley Lee, mengatakan pandangannya terkait strategi Hillside untuk mengurangi penggunaan ponsel siswa selama jam sekolah.

"Anda tidak bisa hanya memberi aturan dan berhenti di situ. Jika mengambil sesuatu, Anda harus memberi sesuatu yang lebih menarik," ungkapnya.

Pendapat siswa mengenai pelarangan HP di sekolah

Beberapa siswa ternyata senang dengan aturan larangan HP di sekolah, salah satunya siswa kelas 3 yang bernama Jayden Chan. Ia mengatakan kebijakan itu membuatnya lebih sering berbicara langsung dengan teman.

"Sekarang saya tidak hanya mendengar teman curhat di media sosial, tapi benar-benar mendengar suara mereka dan menceritakan hari mereka," tuturnya.

Siswa lain, Myrtle Delicia, mengatakan kebiasaan lama yang membuat siswa lebih banyak sendiri kini berubah, mereka jadi lebih sering berinteraksi langsung.

"Dulu semua orang terlihat terisolasi, hanya ponsel, ponsel, ponsel. Tapi sekarang, kamu bisa melihat semua orang benar-benar berinteraksi satu sama lain," katanya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

3 Jalur Alternatif Bagi Orang Tua yang Terlambat Mendaftarkan Sekolah Anak

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Omesh dan Dian Ayu Bangga Putri Sulungnya Ikut Lomba Debat di Bangkok

Parenting Amira Salsabila

Hukum Menyusui Anak Lebih dari 2 Tahun dalam Islam

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ciri Kepribadian Orang yang Suka Sarapan dengan Menu yang Sama Setiap Hari Menurut Ilmu Psikologi

Mom's Life Azhar Hanifah

Serunya Irish Bella Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Kehamilan Bersama Putri Dokter

Kehamilan Amrikh Palupi

Anak Singapura Dikenal Jago Matematika, Bocah 7 Th Jadi Kandidat Termuda di Kompetisi Setara SMA

Parenting Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Omesh dan Dian Ayu Bangga Putri Sulungnya Ikut Lomba Debat di Bangkok

Hukum Menyusui Anak Lebih dari 2 Tahun dalam Islam

Serunya Irish Bella Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Kehamilan Bersama Putri Dokter

Ciri Kepribadian Orang yang Suka Sarapan dengan Menu yang Sama Setiap Hari Menurut Ilmu Psikologi

Anak Singapura Dikenal Jago Matematika, Bocah 7 Th Jadi Kandidat Termuda di Kompetisi Setara SMA

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK