HaiBunda

PARENTING

Belajar dari Annisa Pohan yang Anaknya Terpaut 17 Th, Ini Cara Menjaga Kedekatan Kakak & Adik

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Rabu, 01 Apr 2026 17:10 WIB
Keluarga Annisa Pohan / Foto: Instagram @annisayudhoyono/@agusyudhoyono
Jakarta -

Kebahagiaan tengah dirasakan oleh keluarga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sang istri, Annisa Pohan baru saja dikaruniai anak kedua.

Annisa melahirkan anak kedua berjenis kelamin laki-laki pada Minggu, 29 Maret 2026. Bayi laki-laki tersebut diberi nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan kabar baik dari keluarga besar AHY, keluarga besar Yudhoyono, yang hari ini atau tadi malam istri kami tercinta Annisa Larasati Pohan, telah melahirkan dengan selamat anak kedua kami, seorang anak laki-laki," ungkap Agus melalui konferensi pers di kanal YouTube Agus Yudhoyono, Senin (30/3/2026).


Arjuna lahir dengan selisih usia sekitar 17 tahun dari kakaknya, Almira Tunggadewi Yudhoyono. Agus mengungkapkan bahwa dirinya dan sang istri harus kembali beradaptasi dalam merawat bayi, mengingat pengalaman mengurus anak sudah terlewat belasan tahun.

"Benar, waktu 17 tahun bukan waktu yang singkat. Perasaan kami berdua, sambil mengingat-ngingat sudah banyak yang lupa. Kita harus banyak membaca banyak literasi agar tidak banyak salah. Tapi yang jelas ini seperti yang pertama. Harus dijaga dengan baik dan penuh kehati-hatian," kata Agus.

Belajar dari pengalaman Annisa Pohan, membangun kedekatan antara kakak dan adik memang memiliki tantangan tersendiri. Menjaga keharmonisan keduanya dengan rentang usia yang terpaut jauh juga kerap memunculkan berbagai pertanyaan.

Bicara soal ini, apakah terdapat angka ideal untuk jarak usia antar saudara kandung?

Berapa jarak usia ideal untuk saudara kandung?

Dikutip dari The Bump, sebenarnya tidak ada istilah 'ideal' dalam menentukan jarak kelahiran anak ya, Bunda. Meski begitu, para ahli menilai bahwa orang tua sebaiknya tidak membagi fokus pengasuhan sebelum anak pertama berusia tiga tahun agar perhatian yang diberikan bisa lebih maksimal.

"Jika Anda ingin semaksimal dan seoptimal mungkin tersedia untuk pengasuhan anak, dalam idealnya, Anda tidak perlu membagi pengasuhan Anda sebelum anak usia 3 tahun," kata seorang mentor pengasuhan asal Kanada, Vanessa Lapointe.

Namun, setiap keluarga tentu memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Apa yang dianggap tepat oleh satu keluarga belum tentu menjadi pilihan terbaik bagi keluarga lainnya. Berkaitan dengan ini, ternyata ada kelebihan memiliki kakak dan adik dengan perbedaan usia yang cukup jauh, lho.

Kelebihan kakak dan adik dengan perbedaan usia yang jauh

Perbedaan usia yang cukup jauh memiliki manfaat dalam hubungan kakak dan adik. Dikutip dari Parents dan The Bump, ada beberapa kelebihan yang Bunda dan Ayah bisa dirasakan:

1. Hubungan kakak dan adik bisa saling melengkapi

Dengan jarak usia yang cukup jauh, kakak dan adik tetap bisa membangun kedekatan melalui kegiatan bersama. Mereka bisa berbagi momen bermain hingga belajar hal-hal baru dengan cara yang menyenangkan.

2. Anak yang lebih besar cenderung sudah mandiri

Ketika adik lahir, anak yang lebih besar umumnya sudah melewati berbagai tahap perkembangan. Kondisi ini membuat orang tua bisa lebih fokus mengurus bayi tanpa terlalu merasa kewalahan.

3. Waktu dengan setiap anak lebih terjaga

Selanjutnya, perbedaan usia membuat kebutuhan dan jadwal anak tidak selalu bersamaan. Hal ini dapat memberi kesempatan bagi orang tua untuk memberikan perhatian khusus secara bergantian.

Selain itu, sebagian orang tua merasa jarak usia yang jauh memberi kesempatan untuk kembali menjalani fase pengasuhan dengan lebih siap. Lalu, bagaimana cara menjaga hubungan kakak dan adik meski memiliki perbedaan usia yang cukup jauh?

Cara menjaga kedekatan kakak dan adik dengan perbedaan usia jauh

Dilansir dari Motherly dan Good Housekeeping, ada beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk menjaga kedekatan antara kakak dan adik dengan usia yang terpaut cukup jauh:

1. Luangkan waktu satu sama lain

Seiring bertambahnya usia, kebersamaan kakak dan adik memang tidak akan sama seperti saat masih kecil. Namun, kita tetap perlu menyisihkan waktu supaya hubungan mereka tetap baik.

Kebersamaan ini tidak harus selalu dilakukan dalam momen khusus, Bunda. Waktu seperti berjalan santai atau menonton bersama juga bisa jadi momen berharga. Dari situ, kedekatan keduanya pun akan tumbuh dengan sendirinya seiring kebiasaan berbagi cerita.

2. Terima mereka apa adanya

Sebagai orang tua, kita pasti tahu bahwa setiap anak itu tumbuh dan berkembang dengan caranya masing-masing. Perubahan ini adalah hal yang normal dan perlu diterima dengan lapang hati.

Meski terkadang ada perbedaan pandangan, hubungan kakak dan adik tetap bisa berjalan dengan baik. Kuncinya adalah saling menerima dan tetap hadir untuk mendukung satu sama lain.

3. Perlakukan anak sesuai dengan tahap perkembangannya

Seorang terapis keluarga di Rockville, Maryland, Erin Futrovsky Gates mengatakan bahwa orang tua perlu menyesuaikan cara memperlakukan dan mendampingi anak sesuai dengan tahap perkembangannya.

"Penting untuk memperlakukan setiap anak dengan cara yang sesuai dengan perkembangannya. Meskipun anak Anda yang berusia 6 tahun mungkin tampak jauh lebih tua dan diharapkan berperilaku berbeda dari anak Anda yang berusia 2 tahun, mereka tetaplah anak berusia 6 tahun," kata Gates.

4. Jaga komunikasi yang jujur dan terbuka

Dalam hubungan kakak dan adik, komunikasi menjadi kunci untuk menjaga kedekatan. Perasaan yang dipendam terlalu lama justru bisa menimbulkan jarak.

Seiring bertambahnya usia anak, Bunda bisa mulai mengajarkan mereka untuk berani mengungkapkan perasaan secara jujur. Dengan komunikasi yang baik, setiap masalah pun dapat diselesaikan dengan cara yang lebih sehat.

5. Tetapkan batasan yang jelas

Ketika beranjak dewasa, setiap anak mulai memiliki pandangan dan pilihan hidup masing-masing. Di sinilah pentingnya peran orang tua untuk menetapkan batasan yang jelas sekaligus mengajarkan sikap saling menghormati perbedaan.

Itulah penjelasan tentang pengalaman Annisa Pohan yang memiliki anak dengan perbedaan usia hingga 17 tahun, serta cara menjaga kedekatan kakak dan adik meski terpaut usia cukup jauh. Semoga bisa membantu, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kabar Bahagia! Annisa Pohan Melahirkan Anak Kedua

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ibu Mertua Korea Meninggal, Rini Yulianti Kenang Momen Kebersamaan Selama Tinggal Bareng

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Potret Adinda Thomas Makin Glowing Pamer Baby Bump Kehamilan Pertama

Kehamilan Annisa Karnesyia

Di Tengah Isu Rumah Tangga, Maissy Beri Pesan Menyentuh Hati untuk Dirinya di Masa Kecil

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Pemerintah Jamin BBM Tidak Naik, Berikut Harga Terbaru Pertamax, Pertalite, & Solar

Mom's Life Amira Salsabila

7 Cerita Pendek untuk Anak SD Kelas 1 yang Menarik dan Kaya Pesan Moral

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Tak Sadar Sedang Hamil, Bunda Ini Panik Tiba-tiba Melahirkan di Toilet

Ibu Mertua Korea Meninggal, Rini Yulianti Kenang Momen Kebersamaan Selama Tinggal Bareng

7 Cerita Pendek untuk Anak SD Kelas 1 yang Menarik dan Kaya Pesan Moral

Potret Adinda Thomas Makin Glowing Pamer Baby Bump Kehamilan Pertama

Di Tengah Isu Rumah Tangga, Maissy Beri Pesan Menyentuh Hati untuk Dirinya di Masa Kecil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK