PARENTING
Pentingnya Cek Kolesterol Anak Sebelum Remaja untuk Cegah Serangan Jantung saat Dewasa
Indah Ramadhani | HaiBunda
Kamis, 16 Apr 2026 21:40 WIBKolesterol merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit jantung yang belakangan ini menjadi perhatian serius, bahkan pada anak-anak. Hal ini pun mengingatkan kita betapa pentingnya untuk cek kolesterol anak agar pencegahannya dapat dilakukan sejak dini.
American College of Cardiology dan American Heart Association mengeluarkan sebuah pedoman yang merekomendasikan anak kisaran 10 tahun untuk segera melakukan pemeriksaan kolesterol. Hal ini bertujuan untuk mengurangi dan mencegah risiko serangan jantung atau stroke di kemudian hari.
Para ahli kesehatan lain juga mendukung pedoman tersebut, sebab berdasarkan hasil penelitian mereka, kadar kolesterol yang ditemukan pada anak-anak muda saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tentunya, ini menjadi peringatan yang tidak boleh diabaikan, Bunda.
Setelah melihat betapa seriusnya kolesterol terhadap kesehatan anak, tidak mengherankan bila para tenaga medis menyarankan agar segera mengetahui kadar kolesterol mereka sejak dini. Nah, untuk memahami lebih lanjut terkait kondisi tersebut, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Mengenal apa itu kolesterol
Mengutip dari laman Healthy Children, kolesterol merupakan zat berlemak yang berbentuk seperti lilin. Zat ini diproduksi secara alami oleh hati dan sangat dibutuhkan oleh tubuh karena akan mengalir melalui darah untuk membantu fungsi sel dan organ.
Kadar kolesterol yang cukup sebenarnya penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehari-hari, Bunda. Namun, kondisi ini akan berbeda jika kolesterol masuk secara berlebihan ke dalam tubuh melalui makanan yang tidak terkontrol.
Apabila kolesterol yang berlebih itu menumpuk, maka akan timbul sejumlah masalah kesehatan. Hal ini disebabkan oleh aliran darah yang terhambat karena penumpukan di dinding arteri, yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh.
Beberapa makanan yang menghasilkan kolesterol meliputi susu, telur, bacon, daging sapi, dan olahan produk susu lainnya. Oleh karenanya, kita penting untuk mengontrol konsumsi makanan jenis serupa agar kadar kolesterol dalam tubuh masih dalam batas normal.
Perbedaan kolesterol jahat dan kolesterol baik
Salah satu hal yang paling sering dibicarakan adalah mengenai dua perbedaan kolesterol, yakni kolesterol jahat dan baik. Hal ini juga penting diketahui bagi para orang tua untuk memahami hasil cek kolesterol pada anak.
Kolesterol HDL atau kolesterol baik berfungsi untuk membantu membersihkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat yang menumpuk di arteri. Dengan kata lain, kolesterol HDL berperan melindungi pembuluh darah dari penumpukan lemak.
Namun, kolesterol HDL tidak selalu berarti baik untuk kesehatan, Bunda. Apabila pola makan masih berantakan dan aktivitas fisik juga minim dilakukan, maka kadar kolesterol LDL justru dapat meningkat sehingga kolesterol HDL tidak mampu menyeimbangkannya.
Selain itu, terdapat trigliserida, yaitu jenis lemak dalam darah yang sering dijadikan tolak ukur dalam pemeriksaan kolesterol. Jika kadar trigliserida dan kadar LDL dalam darah tinggi namun kadar HDL-nya rendah, maka risiko penumpukan lemak di arteri akan semakin besar, Bunda.
Kadar kolesterol LDL yang ideal untuk kesehatan
Menurut Science News, orang tanpa faktor risiko utama dianjurkan untuk menjaga kadar kolesterol LDL di bawah 100 mg/dL. Sementara itu, target di bawah 70 mg/dL dianjurkan untuk individu dengan diabetes, risiko tinggi penyakit jantung, atau penyakit berat lainnya.
Batasan ini terus berlanjut pada individu yang mengidap stroke atau risiko tinggi serangan jantung. Kondisi ini tentunya jauh lebih serius dan berbahaya, sehingga para ahli menyarankan agar batas maksimal kadar kolesterol LDL berada di bawah 55 mg/dL.
Kapan dan bagaimana mengontrol kadar kolesterol pada anak
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar semua anak menjalani tes kolesterol pada usia 9 hingga 11 tahun. Akan tetapi, beberapa ahli juga merekomendasikan pemeriksaan sedini mungkin, yakni saat usianya menginjak dua tahun, bila ditemukan kondisi sebagai berikut:
- Riwayat keluarga: Apabila ditemukan kerabat dekat atau keluarga, seperti orang tua, kakek-nenek, atau bahkan saudara kandung pernah mengalami masalah jantung dan memiliki kadar kolesterol yang tidak sehat, maka segera lakukan pemeriksaan.
- Riwayat FH: Penting untuk segera lakukan pemeriksaan bila terdapat anggota keluarga yang memiliki riwayat FH (Familial Hypercholesterolemia).
- Riwayat kesehatan tidak terdata: Apabila riwayat kesehatan anak tidak diketahui sepenuhnya karena beberapa kondisi, lebih baik segera lakukan tes kolesterol untuk mengetahuinya secara pasti.
- Tekanan darah tinggi dan risiko lain: Anak memiliki riwayat atau gejala tekanan darah tinggi, diabetes, atau obesitas.
Mengecek dan mengontrol kolesterol pada anak tentunya jadi salah satu parenting yang telat agar kesehatan Si Kecil terjaga. Bunda juga bisa menemukan cara parenting terbaik lainnya dengan klik di sini.
Alat untuk mendeteksi kadar kolesterol yang perlu diketahui
Melansir laman Republic World, terdapat sebuah indikator kolesterol yang kerap dijadikan alat prediksi berdasarkan pedoman dari American College of Cardiology. Indikator ini disebut sebagai PREVENT atau kalkulator risiko klinis penyakit kardiovaskular.
Alat bantu ini telah membantu banyak dokter dalam memperkirakan risiko seseorang, khususnya orang dewasa yang berusia 30 hingga 79 tahun, terhadap penyakit kardiovaskular aterosklerotik, yaitu ketika plak atau lemak menumpuk di arteri.
Dalam penggunaannya, kalkulator PREVENT mempertimbangkan berbagai faktor, seperti indeks massa tubuh (IMT), kadar kolesterol, hingga kebiasaan merokok. Hasilnya nanti dapat digunakan untuk memperkirakan risiko dalam jangka waktu 10 hingga 30 tahun.
Melalui kalkulator PREVENT ini, dokter juga segera dapat menentukan langkah pencegahan dan pengobatan yang lebih dini. Dengan begitu, penanganan yang diberikan akan lebih cepat dan tepat sesuai pada kondisi masing-masing individu.
Demikian penjelasan mengenai mengapa perlu melakukan cek kolesterol anak sejak dini sebelum usianya beranjak remaja. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
6 Penyebab Kolesterol Tinggi yang Sering Terjadi pada Wanita
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Berapa Usia Ideal Anak Masuk TK A? Bunda Perlu Tahu Nih
Anak Tak Ngerti-ngerti Diajari Matematika, Ibu Ini Kena Serangan Jantung
Waspada Tanda Serangan Jantung, Sesak Napas Seperti Robby Sugara
Jelang Ujian Semester, Ajari Si Kecil Doa Memohon Ilmu Bermanfaat
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Gorengan Cepat Lemas dan Sayur Basah Terus? Bentuk Tirisan Menentukan
-
Beautynesia
3 Fakta Menarik Reacher Season 4, Dibintangi Agnez Mo dan Anggun
-
Female Daily
Mauve Blush Lagi Naik Daun, Huda Beauty Rilis Strawberry Latte Collection
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Yuri Hengkang dari SM Entertainment Usai 19 Tahun, Tetap Ikut Comeback SNSD
-
Mommies Daily
Rahasia Awet Muda Kim Hye Soo di Usia 56 Tahun, Ini 8 Kebiasaan Sehari-harinya