parenting
Ketahui Tekstur MPASI Bayi 9 Bulan & Rekomendasi Menu Makannya
HaiBunda
Selasa, 07 Apr 2026 20:30 WIB
Daftar Isi
Ketika anak sudah menginjak usia 9 bulan, biasanya mereka sudah mulai menunjukkan rasa ingin tahu terhadap makanan baru. Momen ini saat yang tepat untuk Bunda mengenalkan tekstur MPASI yang berbeda dari sebelumnya.
Memberikan MPASI baru pada anak memang membutuhkan kesabaran yang ekstra. Perlu diketahui bahwa seiring bertambahnya usia, kebutuhan gizi bayi tidak cukup hanya dari ASI saja, Bunda.
MPASI kini mulai menjadi sumber nutrisi utama untuk mendukung pertumbuhan dan energi harian mereka. Selain itu, gigi bayi yang masih tumbuh membuat Bunda harus lebih teliti dalam memilih tekstur makanan.
Oleh sebab itu, Bunda perlu menyimak lebih jauh tentang tekstur MPASI bayi usia 9 bulan. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Tekstur MPASI bayi usia 9 bulan
Mengutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), MPASI untuk bayi 9 bulan sebaiknya diberikan dalam bentuk makanan yang dicincang halus (minced), dicincang agak kasar (chopped), atau makanan yang bisa digenggam sendiri oleh Si Kecil (finger food).
Ketika bayi sudah mencapai usia 9 bulan, kemampuan makannya pun mulai berkembang, Bunda. Si Kecil sudah bisa menyesuaikan gerakan mulutnya untuk membersihkan makanan yang menempel di sendok.
Selain itu, bayi 9 bulan biasanya mulai mampu menggigit makanan yang teksturnya lebih padat karena giginya mulai tumbuh. Inilah yang membuat Si Kecil bisa belajar makan dengan variasi tekstur yang lebih beragam.
Beragam tekstur MPASI bayi
Bunda perlu tahu bahwa tekstur MPASI untuk bayi berbeda-beda tergantung usianya. Dikutip dari IDAI, terdapat empat tahapan tekstur MPASI yang sebaiknya diberikan sesuai dengan usia bayi.
1. Makanan yang dihaluskan (Puree)
Puree adalah makanan yang dihaluskan hingga menjadi bubur kental. Tekstur ini juga sangat cocok untuk bayi yang baru memulai MPASI, karena mudah ditelan dan dicerna.
2. Makanan yang dilumat halus (Mashed)
Mashed merupakan makanan yang dilumatkan hingga halus tapi lebih padat dibanding puree. Bunda bisa menggunakan mashed untuk bayi yang sudah terbiasa dengan MPASI.
3. Makanan yang dicincang halus (Minced)
Selanjutnya, Bunda bisa memberikan makanan yang dicincang halus agar Si Kecil mulai belajar mengunyah. Tekstur ini cocok untuk bayi usia 9 bulan karena kemampuan menggigit dan mengunyahnya mulai berkembang.
4. Makanan yang dicincang agak kasar (Chopped)
Makanan yang dicincang kasar atau chopped memiliki tekstur lebih tebal dan padat dibandingkan minced. Bunda sebaiknya mulai mengenalkan jenis MPASI ini saat Si Kecil berusia 9 hingga 12 bulan.
Porsi makan bayi usia 9 bulan
Pada usia 9 bulan, bayi mulai terbiasa sarapan, makan siang, dan makan malam secara bertahap. Bunda bisa memberikan beragam jenis makanan agar nutrisi mereka, termasuk zat besi, tercukupi dengan baik.
Makanan bayi sebaiknya tidak ditambah garam atau gula, ya. Perlu diingat bahwa Si Kecil mungkin membutuhkan hingga 10 kali percobaan atau lebih untuk terbiasa dengan rasa dan tekstur makanan baru.
Selain itu, ada hari-hari di mana bayi makan lebih banyak, ada juga hari mereka makan sedikit, bahkan menolak semua makanan. Kondisi ini normal ya Bunda, jadi jangan khawatir ketika hal tersebut terjadi.
Melansir dari World Health Organization (WHO), bayi 9 bulan sebaiknya mendapatkan MPASI 3-4 kali sehari. Bunda bisa tambahkan camilan seperti potongan buah atau roti, 1-2 kali sehari sesuai kebutuhan dan keinginan Si Kecil.
Resep MPASI bayi usia 9 bulan
Ilustrasi/Foto: Getty Images/travelism |
Berikut ini terdapat beberapa pilihan resep MPASI bayi usia 9 bulan yang bisa dicoba. Simak selengkapnya:
1. Tim kuning semur hati ayam
Resep ini menilik dari buku Mommyclopedia: 78 Resep MPASI oleh dr Meta Hanindita, SpA:
Untuk 3 porsi
Bahan-bahan:
Nasi tim kuning
- 60 gram beras
- 200 ml air
- 1 1/2 sdm wortel parut
- 20 gram tempe, potong kecil-kecil
- 1/2 sdt kunyit bubuk
- 2 lembar daun salam
- 1 siung bawang merah, geprek
- 1 batang daun bawang dan seledri, potong kecil-kecil
Semur hati
- 40 gram hati ayam, potong kecil-kecil
- 1 siung bawang putih, haluskan
- 1/5 tomat, haluskan
- 1/4 sdt kunyit bubuk
- 1 sdt kecap manis
- 10 ml minyak jagung, untuk menumis
- Garam dan gula secukupnya (jika perlu)
Cara membuat:
Nasi tim kuning
- Rebus beras, tambahkan daun salam, bawang merah, daun bawang dan seledri sampai setengah matang.
- Masukkan wortel dan tempe, beri kunyit bubuk, aduk rata.
- Masukkan nasi ke dalam wadah tahan panas, lalu masak kembali sampai menjadi nasi tim.
Semur hati
- Tumis bawang putih dan tomat sampai harum.
- Masukkan kunyit bubuk, garam dan gula secukupnya.
- Masukkan hati ayam dan tambahkan sedikit air agar tidak terlalu kering.
- Tambahkan kecap manis lalu masak hingga matang.
- Angkat dan sajikan dengan nasi tim.
2. Tim kentang telur
Untuk 3 porsi
Bahan-bahan:
- 150 gram kentang, rebus dan haluskan
- 50 gram daging ayam cincang, rebus
- 1 1/2 sdm wortel parut
- 1 butir telur, kocok lepas
- 10 gram margarin
- Garam secukupnya
Cara membuat:
- Campur semua bahan, aduk rata.
- Tambahkan air hingga adonan tenggelam dalam air, lalu masukkan ke dalam wadah tahan panas.
- Kukus hingga matang.
3. Nasi tim ikan tuna telur puyuh
Selain itu, terdapat resep MPASI untuk bayi usia 9 bulan ke atas seperti dikutip dari Buku Resep Makanan Lokal oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI:
(Untuk 3 porsi)
Bahan-bahan:
- 115 gram (12 sdm) nasi putih
- 30 gram (1 potong kecil) ikan tuna segar, haluskan
- 30 gram (3 butir) telur puyuh
- 15 gram (1 potong besar) wortel
- 10 gram (1 buah sedang) tomat
- 7,5 gr (1,5 sdt) minyak kelapa
- 75 cc (1/3 gelas belimbing) kaldu ayam
- 50 gr (1/2 potong) pepaya, haluskan
Cara membuat:
- Masukkan nasi, ikan tuna, telur puyuh, minyak kelapa ke dalam mangkok tim.
- Tambahkan air kaldu.
- Masukkan wortel dan tomat, tim hingga matang.
- Angkat, sajikan dengan saus pepaya.
4. Nasi tim ayam lele cincang
(Untuk 3 porsi)
Bahan-bahan:
- 100 gram (10 sdm) nasi putih
- 30 gram (3 sdm) daging ayam cincang
- 10 gram (1 sdm) daging ikan lele
- 10 gram (1 sdm) wortel
- 5 ml (1 sdt) minyak goreng
- 10 ml (1 sdm) santan kental
- 1,5 sdm bawang bombay (iris halus)
- 200 ml kaldu ayam
Cara membuat:
- Masukkan nasi, daging ayam cincang, ikan lele, bawang bombay, minyak dan santan ke dalam mangkok tim.
- Tambahkan air kaldu.
- Masukkan wortel, masak hingga lunak dan matang. Angkat dan sajikan.
5. Tim bubur Manado daging dan udang
Bahan-bahan:
- 50 gram nasi
- 40 gram labu kuning, potong kecil
- 40 gram daging sapi cincang
- 30 gram udang kupas
- 20 gram jagung pipil
- 10 gram bayam
- 5 ml minyak goreng
- Garam secukupnya
- 10 gram daun bawang iris
- 100 ml kaldu daging
Cara membuat:
- Campurkan nasi, labu, daging cincang, udang, jagung, dan kaldu ke dalam panci atau mangkuk tim.
- Masak hingga semua bahan lunak sambil sesekali diaduk agar tidak menggumpal.
- Tambahkan daun bawang, bayam, dan sedikit garam, lalu masak kembali sampai sayuran layu.
- Setelah teksturnya menyerupai bubur yang halus, angkat dan sajikan selagi hangat.
Itulah penjelasan lengkap seputar tekstur MPASI bayi 9 bulan beserta rekomendasi menu yang bisa Bunda coba untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
7 Resep Telur Puyuh untuk MPASI Bayi, Tinggi Kalori & Gampang Dibuat
Parenting
9 Resep MPASI Bayi 11 Bulan Enak, Bergizi, dan Mudah Dibuat
Parenting
7 Resep Olahan Jagung untuk MPASI yang Enak dan Mudah Dibuat
Parenting
9 Resep MPASI BB Booster untuk Bayi Usia 11 Bulan ke Atas
Parenting
10 Resep Camilan Bayi 9 Bulan untuk Menambah Berat Badan, Coba Bikin Yuk Bun
7 Foto
Parenting
7 Potret Baby Kiro Putra Bungsu Jennifer Bachdim, Selalu Diajak Sang Bunda Kerja
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ilustrasi/Foto: Getty Images/travelism
9 Resep MPASI Bayi 9 Bulan Penambah Berat Badan, Mudah Dibikin di Rumah
10 Resep Makanan untuk Bayi 10 Bulan agar Tidak Bosan, Bergizi & Praktis
7 Resep MPASI Keju untuk Bayi, Menu Sederhana tapi Enak dan Bergizi