PARENTING
Bolehkah Menjemur Bayi Baru Lahir Langsung Terkena Matahari? Ini Penjelasan IDAI
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Sabtu, 11 Apr 2026 09:50 WIBPerawatan bayi baru lahir memang sering menjadi bahan obrolan di kalangan orang tua. Salah satu yang kembali ramai dibahas adalah soal menjemur bayi baru lahir yang langsung terkena sinar matahari, Bunda.
Topik ini terasa dekat karena sudah dilakukan sejak dahulu. Banyak orang tua yang percaya bahwa kebiasaan ini bisa membawa manfaat untuk kesehatan Si Kecil.
Menjemur bayi baru lahir bahkan dianggap sebagai rutinitas yang tidak boleh dilewatkan. Apalagi, sinar matahari dikenal bisa membantu tubuh dalam memproduksi vitamin D.
Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, pandangan tentang menjemur bayi baru lahir yang langsung terkena sinar matahari mulai dikaji kembali oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Yuk, kita simak ulasan selengkapnya, Bunda.
Bolehkah menjemur bayi baru lahir langsung terkena sinar matahari?
Mengutip dari laman Instagram @idai_ig, bahwa tidak semua paparan sinar matahari efektif dalam membantu pembentukan vitamin D pada bayi, Bunda. Ada banyak faktor yang memengaruhi proses tersebut.
Mulai dari waktu berjemur, kondisi cuaca, hingga warna kulit dan bagian tubuh yang terkena sinar matahari.
"Tidak semua sinar matahari efektif membentuk vitamin D. Prosesnya dipengaruhi banyak faktor, seperti waktu dan durasi berjemur, cuaca, lokasi, warna kulit, dan luas kulit yang terpapar. Karena itu, efektivitas praktik jemur bayi sulit dipastikan orang tua," tulis IDAI.
Selain itu, paparan sinar matahari yang berlebihan bisa berdampak kurang baik bagi kulit bayi. Bahkan, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan kulit di kemudian hari.
"Paparan sinar matahari berlebih dapat merusak kulit bayi dan meningkatkan risiko kanker kulit di kemudian hari," lanjutnya.
Bicara soal ini, IDAI membagikan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan saat Bunda ingin menjemur bayi di bawah sinar matahari. Berikut penjelasan selengkapnya:
1. Utamakan perlindungan fisik
Perlindungan fisik menjadi hal utama yang perlu diperhatikan saat Si Kecil berada di luar ruangan. Bunda bisa memakaikan baju lengan panjang atau topi agar kulit bayi tetap terlindungi.
2. Pilih sunscreen yang sesuai
Pemilihan sunscreen juga perlu disesuaikan dengan usia bayi. Sebaiknya, gunakan sunscreen dengan perlindungan broad-spectrum dan SPF minimal 15 hingga 50.
Untuk bayi di bawah usia 6 bulan, sunscreen hanya digunakan pada area kecil seperti wajah jika memang diperlukan. Sementara untuk bayi di atas 6 bulan, bisa digunakan pada area tubuh yang terkena sinar matahari, kecuali di area mata.
Cara penggunaan sunscreen juga tidak boleh asal ya, Bunda. Oleskan sekitar 15-30 menit sebelum bayi keluar rumah agar perlindungannya bisa maksimal. Setelah itu, ulangi pemakaian setiap dua jam atau setelah bayi berkeringat dan terkena air.
Jika setelah penggunaan sunscreen muncul iritasi, sebaiknya segera diganti dengan produk lain. Pilih yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide karena cenderung lebih aman untuk kulit sensitif.
3. Bayi di bawah 6 bulan sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
Untuk bayi usia di bawah 6 bulan, sebaiknya tidak langsung dijemur di bawah sinar matahari ya, Bunda. Lebih aman jika bayi berada di tempat yang teduh dengan perlindungan yang cukup.
Oleh karena itu, kita dapat simpulkan bahwa bayi baru lahir tidak disarankan untuk langsung dijemur di bawah sinar matahari. Sebagai gantinya, Si Kecil sebaiknya berada di tempat yang tidak terkena matahari langsung dengan perlindungan yang memadai.
Selain dari paparan sinar matahari, IDAI juga merekomendasikan agar Bunda dan Ayah memberikan suplemen vitamin D secara rutin untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil.
Rekomendasi vitamin D untuk bayi dan anak
IDAI membagikan panduan terkait pemberian vitamin D secara rutin bagi bayi dan anak. Berikut ini penjelasan selengkapnya:
- Bayi usia di bawah 12 bulan membutuhkan vitamin D sebanyak 400 IU per hari.
- Anak dan remaja usia di atas 1 tahun membutuhkan vitamin D sebanyak 600 IU per hari.
Sebagai tambahan, anjuran ini juga berlaku untuk bayi yang mendapatkan ASI eksklusif maupun kombinasi dengan susu lain, Bunda. Seperti kita ketahui bahwa ASI memang memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang Si Kecil.
Namun, kandungan vitamin D di dalamnya masih perlu dilengkapi dengan vitamin tambahan supaya kebutuhan hariannya tetap terpenuhi.
Itulah penjelasan mengenai boleh atau tidaknya menjemur bayi baru lahir langsung terkena sinar matahari, beserta penjelasan dari IDAI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
White Noise Aman untuk Bayi?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Hal Penting Diketahui saat Menjemur Bayi Baru Lahir, Haruskah Pakai Baju?
5 Manfaat Menjemur Bayi & Cara Tepat Pilih Waktu Serta Lokasinya, Jangan Keliru
10 Masalah Kesehatan Pada Bayi Baru Lahir, Kejang hingga Diare
Cara Tepat Menjemur Bayi di Pagi Hari
TERPOPULER
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
Diet Telur Rebus ala IU, Disebut Bisa Bikin Kenyang
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
7 Momen Ferdy Hasan dan Istri saat Liburan ke Berbagai Negara
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
Sering Bilang Anak 'Pintar'? Hati-hati, Studi Ungkap Bisa Memicu Kebiasaan Curang
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Apakah Air Purifier Membantu Penderita Asma? Ini Fakta dan Cara Memakainya dengan Benar
-
Beautynesia
5 Tips untuk Merawat Rambut Keriting Agar Tetap Sehat dan Mudah Diatur
-
Female Daily
L’Oréal Paris Infaillible Rilis 11 Shade Lipstik Baru, Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kim Taehyung Effect! Sumbang Exposure CELINE Rp 69 M Meski Absen di Paris
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Dopamine Land hingga Synchronize Fest 2026