PARENTING
Tak Cuma Calistung, 5 Hal Ini Perlu Diajarkan ke Anak Sebelum Masuk SD
Kinan | HaiBunda
Rabu, 20 May 2026 16:50 WIBSebelum anak masuk SD, orang tua perlu mengajarkan beberapa persiapan penting. Ini bukan hanya soal baca, tulis, hitung atau calistung lho, Bunda.
Hal ini merupakan salah satu perubahan besar dalam kehidupan anak, sehingga wajar jika mereka mungkin perlu waktu untuk beradaptasi terlebih dahulu.
Di momen ini, Bunda bisa lebih sering mengajak anak mengobrol dan berbagi perasaan.
Selain itu, jangan lupa untuk mempersiapkan beberapa hal agar proses belajar anak di sekolah jadi lebih menyenangkan. Demikian dikutip dari Raising Children.
Tanda-tanda anak siap masuk SD
Sebelum mengajarkan tentang kebiasaan-kebiasaan baik di sekolah, Bunda juga perlu memperhatikan terlebih dahulu tanda anak siap masuk SD.
Hal ini tak cuma dari segi usia saja, tapi juga beberapa faktor lain seperti motorik kasar, motorik halus, kognitif, sosial emosional, bahasa dan literasi.
Baca Juga : Adakah Dampak Anak Usia 6 Tahun Sudah Masuk SD? |
1. Motorik kasar
Dikutip dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), untuk usia sekolah, tanda kemampuan motorik kasar meliputi seperti berjalan di garis lurus, berdiri dengan satu kaki, berlari, naik turun tangga sendiri, melompat jauh dan mendarat dengan dua kaki bersamaan.
Selain itu, anak diharapkan sudah mampu melempar, menendang dan menangkap bola, serta sudah dapat mengayuh sepeda roda tiga.
2. Motorik halus
Dari segi kemampuan motorik halus, tanda anak siap masuk SD meliputi dapat memegang pensil dengan baik (tripod posisi), dapat menggambar bentuk dasar seperti lingkaran, kotak dan segitiga, serta dapat mewarnai di dalam garis pembatas.
Anak diharapkan juga sudah bisa menggunting pola bentuk dasar, bermain menyusun balok tiga dimensi, serta mandiri untuk mampu melepas dan memakai baju berkancing, celana dengan ritsleting, kemudian memakai sepatu dan kaos kaki.
3. Kognitif
Tanda siap masuk SD dari segi kognitif termasuk seperti dapat menjelaskan persamaan dan perbedaan suatu benda, dapat mengelompokkan benda sesuai dengan klasifikasi sederhana, dan menyelesaikan puzzle sederhana sekitar 5-6 keping.
Akan lebih baik juga jika anak sudah dapat memahami pola berurutan dari deret bentuk atau warna, mengenal bentuk dan warna, mengetahui konsep waktu seperti hari, bulan dan tahun.
4. Sosial emosional
Kemampuan lain yang tidak kalah penting adalah kemampuan sosial emosional. Tanda anak siap masuk SD dari segi ini misalnya ia sudah bisa mengetahui nama, umur dan jenis kelamin diri sendiri.
Anak juga sepatutnya sudah paham tentang konsep mengantre dan bisa melakukannya. Bersama teman-teman, anak sudah dapat bermain bersama dan belajar berbagi.
Selain itu, perhatikan juga kemampuan anak dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, mengungkapkan dan mengontrol emosi, sudah dapat mandiri saat buang air kecil dan air besar, dan mau meminta pertolongan kepada orang dewasa saat membutuhkan.
5. Bahasa dan literasi
Dari segi perkembangan bahasa, ada bahasa reseptif (pemahaman) maupun bahasa ekspresif (kata-kata yang diucapkan).
Untuk bahasa reseptif, tanda kesiapan anak di antaranya seperti memahami dan mengikuti dua instruksi bersamaan, memahami konsep dasar seperti arah, preposisi, ukuran dan perbandingan.
Lalu untuk kemampuan berbahasa ekspresif meliputi dapat membuat kalimat lengkap, artikulasinya jelas, dan dapat menceritakan kembali dengan urutan yang logis.
Dari segi literasi, anak setidaknya dapat menulis namanya sendiri, membedakan dan menulis huruf besar dan huruf kecil, serta mudah memahami kata-kata yang sering dilihat.
5 Hal yang perlu diajarkan ke anak sebelum masuk SD
Supaya proses belajar anak di jenjang SD bisa berjalan dengan lancar, ada beberapa hal yang dapat diajarkan sebagai bentuk persiapan. Berikut penjelasannya, Bunda:
1. Sopan santun
Sopan santun merupakan dasar penting dalam pembentukan karakter positif. Sikap ini perlu diperkenalkan sedini mungkin, termasuk saat anak mulai masuk sekolah.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), orang tua dapat mulai mengajarkan anak tentang adab dan sopan santun sebelum mereka berusia 9 tahun.
"Adab dan sopan santun sebaiknya diperkenalkan sejak dini dan ditegakkan setiap hari hingga menjadi kebiasaan," kata pakar etika dan penulis Posh Overnight: The 10 Pillars of Social Etiquette, Maryanne Parker, seperti dikutip dari Forbes.
2. Bersosialisasi
Dibandingkan saat TK, anak di sekolah SD akan lebih banyak mulai mengenal cara berteman dan berinteraksi dengan teman sebaya.
Selain main bersama, sosialisasi juga termasuk mau berbagi, menunggu giliran dan berkata baik dengan teman.
Bunda bisa mengajarkan dan membiasakan anak untuk memulai percakapan dengan baik, termasuk dengan teman maupun guru.
3. Mandiri
Salah satu masalah yang umum dialami anak pada tahap awal perkenalan sekolah yakni tidak mau ditinggalkan oleh orang tua.
Jadi, jangan lupa untuk mengajarkan anak kemandirian sejak dini. Ini termasuk salah satu bentuk persiapan yang patut dimiliki anak saat mau masuk SD.
4. Fokus dan mendengarkan guru
Saat belajar di sekolah, anak perlu mendengarkan instruksi guru. Untuk itu, anak diharapkan juga sudah mampu fokus dan konsentrasi pada satu hal saja.
Bunda bisa melatih fokus anak di rumah, salah satunya dengan mengajak anak membaca buku bersama. Biasakan juga agar anak mendengarkan sampai orang lain selesai bicara.
5. Menaati aturan dan bertanggung jawab
Lingkup sekolah nantinya akan memperkenalkan anak pada aturan sederhana, seperti tidak terlambat masuk kelas, memakai seragam yang sesuai, ikut upacara, antre, dan membereskan barang sekolah usai dipakai. Aturan-aturan ini dapat melatih rasa tanggung jawab anak nantinya.
Bunda bisa memperkenalkan tentang aturan dan tanggung jawab mulai dari rumah, salah satunya dengan memberi jadwal tugas harian sederhana.
Misalnya seperti melipat selimut, meletakkan piring kotor setiap selesai makan, membereskan mainan, dan mematikan televisi tiap selesai ditonton.
Kebiasaan-kebiasaan ini akan membantu anak menjadi lebih disiplin dan memahami rutinitas sekolah nantinya.
Itulah penjelasan tentang hal-hal yang perlu diajarkan ke anak sebelum masuk SD. Dengan pendampingan dan persiapan yang tepat, anak diharapkan nantinya bisa lebih siap menghadapi pengalaman baru di sekolah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Bukan Baby Bump, Perut Perempuan Ini Membesar karena Kista
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sekolah 'Hi-Tech' Swedia Kembali Ajarkan Siswa Tulis Tangan, Ini Alasannya Bun
Risiko Tersembunyi bila Si Kecil Sekolah Terlalu Dini, ADHD dan Gangguan Mental
Merencanakan Pendidikan Anak Sebaiknya sejak Si Kecil Lahir, Simak Alasannya Bun
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
TERPOPULER
Deretan Bunda Seleb Bareng Anaknya yang Jadi Dokter
Keluarga dengan 1 Penghasilan Makin Sulit Bertahan, Ini Alasannya Menurut Pakar
5 Warna Ini Sering Dipakai Orang Pemikir Tingkat Tinggi Menurut Psikologi
Cara Membuat Cheesecake Lembut dan Creamy, Resep Mudah untuk Pemula
Refleks Moro pada Bayi: Kenali Penyebab, Tanda & Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Alyssa Daguise Ajak Baby Soleil Pertama Kali Berenang di Usia 3 Bulan
Keluarga dengan 1 Penghasilan Makin Sulit Bertahan, Ini Alasannya Menurut Pakar
Deretan Bunda Seleb Bareng Anaknya yang Jadi Dokter
Cara Membuat Cheesecake Lembut dan Creamy, Resep Mudah untuk Pemula
Refleks Moro pada Bayi: Kenali Penyebab, Tanda & Cara Mengatasinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Tips Bawa Hair Dryer Saat Traveling Biar Rambut Tetap Rapi di Mana Saja
-
Beautynesia
3 Kebiasaan ala Orang Korea untuk Terbebas dari Perut Buncit, Mudah Ditiru!
-
Female Daily
Cari Lip Product Halal? Ini 5 Rekomendasi Produk dari Wardah yang Wajib Ada di Pouch Makeup!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Hasil Hubungan Gelap, Nasib Hak Waris Anak Kim Min Hee Tuai Perdebatan
-
Mommies Daily
Dari Agent Kim Reactivated, Ini 10 Pelajaran Parenting yang Bisa Dipetik Orang Tua