PARENTING
Beban Tas Sekolah Anak Sudah Melebihi Standar, Apa Dampaknya pada Kesehatan?
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 26 May 2026 19:10 WIBSalah satu perlengkapan penting yang digunakan setiap hari untuk perlengkapan belajar, yaitu tas sekolah. Selain memiliki fungsi praktis, tas sekolah juga dapat memengaruhi postur tubuh seorang anak, Bunda.
Tas sekolah yang baik sebaiknya terbuat dari bahan yang kuat, ringan, dan nyaman digunakan. Sayangnya, penggunaan tas sekolah saat ini sudah banyak menghilangkan aspek kenyamanan.
Banyak anak harus menahan beban berat tas sekolah karena berisi banyak buku pelajaran dan peralatan belajar. Menurut Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko, M.M, beban tas sekolah anak saat ini sudah melebihi standar yang direkomendasikan secara internasional.
"Menurut standar internasional, beban tas sekolah tidak boleh melebihi 10 hingga 15 persen berat badan anak. Tapi, faktanya saat ini sudah mencapai hampir 20 persen dari berat badan siswa," kata Sarjoko dalam acara Acara Education, Ergonomics & Innovation Symposium 2026 di kawasan Jakarta Pusat, belum lama ini.
Sarjoko mengatakan bahwa beban berat tas sekolah anak bisa menimbulkan dampak kesehatan. Selain menyebabkan nyeri bahu dan punggung, beban yang berat juga dapat menjadi ancaman bagi pertumbuhan tulang Si Kecil.
"Kalau dilihat dari studi literatur, mungkin beban-beban tas yang dibawa oleh para siswa ini sebenarnya tidak baik atau dari aspek kesehatan memang akan berdampak buruk," ungkap Sarjoko.
"Ini akan menjadi ancaman bagi pertumbuhan tulang belakang dari peserta didik," sambungnya.
Penggunaan tas sekolah perlu mendapatkan perhatian khusus karena berkaitan dengan ergonomik anak di sekolah, Bunda. Beban tas yang berat yang menimbulkan rasa tidak nyaman juga dapat memengaruhi proses belajar mengajar.
"Hingga kini, masih ada gap besar yang belum tersentuh berkaitan dengan ergonomi fisik anak di sekolah," ungkap Sarjoko.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta sendiri ingin menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak belajar di sekolah. Lingkungan yang nyaman ini termasuk serius memberikan perhatian terhadap penggunaan tas sebagai perlengkapan penting siswa sehari-hari.
"Ini muncul sebuah pemikiran yang baru, sebuah terobosan bagaimana ada intervensi terkait dengan ergonomi dan kaitannya dengan beban tas yang akan dibawa oleh setiap siswa. Selama ini memang kita belum memberikan perhatian yang serius terhadap ini. Padahal, kenyamanan dan keamanan siswa pasti akan akan lebih tertunjang dengan adanya intervensi yang kaitannya dengan ergonomi ini," kata Sarjoko.
Ke depannya, Sarjoko berharap ada intervensi nyata terkait penggunaan tas sekolah anak. Pihaknya akan menunggu hasil riset untuk memutuskan langkah selanjutnya yang bisa diambil Dinas Pendidikan untuk menciptakan kenyamanan belajar anak di sekolah.
"Prinsipnya kita punya komitmen untuk menciptakan sekolah yang betul-betul nyaman dan aman. Nyaman dan aman ini adalah bagaimana kita membangun sebuah ekosistem di mana siswa betul-betul bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal di lingkungan sekolah masing-masing," ujar Sarjoko.
"Selanjutnya, ini akan dilakukan sebuah riset ya, bagaimana yang terbaik untuk para siswa dan kaitannya dengan tas sekolah, karena ini juga kaitannya dengan beban pada punggung siswa. Jadi kita belum mengintervensi secara nyata, tapi ini kita menunggu hasil risetnya seperti apa," pungkasnya.
Itulah informasi terbaru terkait dampak penggunaan tas sekolah dengan beban berlebih pada anak, serta pernyataan dinas terkait mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman untuk siswa. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Cara Menghitung Dana Pendidikan Anak dari TK hingga SMA, Bunda Wajib Tahu!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kata Dokter soal Risiko Anak Membawa Tas Berat ke Sekolah, Perhatikan Ini Bun
Kulik Randoseru, Tas Anak Sekolah di Jepang yang Harganya Capai Belasan Juta Rupiah
Wow! Putri Kylie Jenner Pakai Tas Rp178 Juta di Hari Pertama Sekolah
7 Tips Memilih Tas Ransel Sekolah untuk Anak
TERPOPULER
Tipe Kepribadian yang Konsisten Melakukan Self-Care, Apa Saja Ciri-cirinya?
5 Potret Tedak Siten Shazza, Anak Bungsu Via Vallen yang Baru Berusia 7 Bulan
Makan Sehari Sekali Bikin Cepat Kurus? Dokter Ungkap Bahayanya
Bosan Bilang 'Terima Kasih'? Ini 10 Kata Pengganti yang Lebih Berkesan
Stop Bilang "Kamu Bisa Melakukannya", Ini Kalimat Penggantinya untuk Membesarkan Anak Sukses
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Tipe Kepribadian yang Konsisten Melakukan Self-Care, Apa Saja Ciri-cirinya?
Makan Sehari Sekali Bikin Cepat Kurus? Dokter Ungkap Bahayanya
5 Potret Tedak Siten Shazza, Anak Bungsu Via Vallen yang Baru Berusia 7 Bulan
Drama Korea Doctor X: Mafia in White: Sinopsis, Daftar Pemain, hingga Fakta Menarik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sepatu Lari Baru Buat Lomba Bulan Depan? Ini Cara Break-in Biar Nggak Lecet di Race Day
-
Beautynesia
7 Tanda Awal Jantung Lemah yang Sering Disepelekan
-
Female Daily
5 Rekomendasi Flat Shoes untuk ke Kantor, Nyaman Dipakai Seharian tapi Tetap Stylish
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Curhat Model Ditolak di Fashion Show Victoria's Secret, Kesal Sampai Nangis
-
Mommies Daily
8 Drakor dan Film Kim Yoo-jung, Terbaru Ada 100 Days of Deception