HaiBunda

PARENTING

Ternyata Selisih Skor Tes IQ Anak Berkaitan dengan Gejala ADHD, Ini Temuan Studi

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 03 Jul 2026 13:00 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images/marchmeena29
Jakarta -

Ternyata selisih skor tes IQ anak berkaitan dengan gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), Bunda. Hal ini terungkap dari sebuah studi yang menemukan adanya hubungan antara keduanya.

Anak dengan ADHD yang memiliki perbedaan antara kecerdasan verbal dan nonverbal diketahui lebih sulit mengendalikan diri dan menjaga fokus. Mengutip dari PsyPost, penelitian menemukan kondisi ini berkaitan dengan aliran darah yang lebih rendah di bagian depan otak saat mengontrol impuls.

ADHD merupakan salah satu gangguan perkembangan yang cukup sering dialami anak usia sekolah. Kondisi ini ditandai dengan sulit fokus, lebih aktif dari biasanya, dan cenderung bertindak impulsif karena fungsi otak tidak bekerja optimal.


Untuk menilai kemampuan berpikir anak, psikolog mencoba membagi tes IQ ke dalam dua kelompok. Kecerdasan verbal mengukur kemampuan bahasa dan pengetahuan, sedangkan kecerdasan nonverbal berkaitan dengan kemampuan visual, penalaran, dan pemecahan masalah.

Dalam perkembangan normal, skor anak dalam kategori kecerdasan verbal dan nonverbal tidak berbeda jauh. Namun, ada juga anak yang memiliki selisih skor cukup besar di antara keduanya, yang dikenal sebagai perbedaan indeks kecerdasan atau Intelligence Quotient (IQ).

Studi teliti hubungan selisih skor IQ dengan gejala ADHD pada anak

Dikutip dari PsyPost, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perbedaan besar antara kemampuan verbal dan nonverbal cukup sering ditemukan pada anak yang mengalami gangguan ADHD.

Para ahli pun ingin mengetahui apakah kondisi ini berkaitan dengan gejala ADHD yang dialami anak. Beberapa peneliti menilai kemampuan verbal mencerminkan pengetahuan dan hasil belajar anak.

Sementara itu, kemampuan nonverbal lebih menggambarkan cara anak menyerap informasi baru dan memecahkan masalah, sehingga selisih di antara keduanya diduga berkaitan dengan cara kerja otak.

Untuk memastikannya, tim peneliti dari Rumah Sakit Anak Fujian di China melakukan sebuah penelitian. Mereka ingin melihat bagaimana perbedaan kemampuan tersebut turut berpengaruh pada perilaku anak dalam keseharian.

Penelitian ini melibatkan 114 anak berusia 6 hingga 12 tahun yang telah didiagnosis ADHD. Seluruh peserta memiliki skor IQ 70 atau lebih dan tidak sedang mengonsumsi obat untuk mengatasi gejala ADHD.

Setiap anak menjalani tes kognitif untuk mengukur kemampuan verbal dan nonverbal. Dari hasil tersebut, peneliti membagi mereka menjadi dua kelompok, yakni anak dengan selisih skor yang besar dan anak dengan skor yang relatif seimbang.

Selain itu, orang tua diminta mengisi kuesioner mengenai perilaku anak sehari-hari. Anak-anak juga mengikuti tes komputer yang mengukur kecepatan respons serta kemampuan mereka mengendalikan diri saat menerima perintah tertentu.

Peneliti temukan selisih skor tes IQ berkaitan dengan gejala ADHD pada anak

Untuk melihat penyebab di balik temuan tersebut, peneliti memilih 46 anak secara acak untuk mengikuti pemeriksaan lanjutan. Mereka menjalani pemindaian otak sambil mengerjakan tes menggunakan teknik yang disebut spektroskopi inframerah dekat fungsional.

Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan topi khusus yang dilengkapi sensor cahaya. Alat tersebut membantu peneliti melihat perubahan aliran darah beroksigen sehingga dapat mengetahui bagian otak yang bekerja lebih aktif saat anak menyelesaikan tugas.

Selama pemeriksaan, anak-anak memainkan permainan untuk melihat kemampuan mereka menahan respons. Mereka diminta menekan tombol saat melihat gambar kucing atau anjing, tetapi harus menahan diri ketika gambar bebek muncul sesuai aturan permainan yang berubah.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pada anak yang memiliki selisih skor IQ cukup besar. Berdasarkan penilaian orang tua, kelompok ini lebih sering mengalami kesulitan saat memulai tugas baru dan berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.

Temuan serupa juga terlihat pada tes visual dan pendengaran berbasis komputer. Anak dengan selisih skor IQ cenderung punya waktu reaksi lebih lambat dan sering melakukan kesalahan saat harus menahan diri untuk tidak menekan tombol, terutama pada tugas visual.

Melihat dari temuan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa selisih skor tes IQ berkaitan dengan gejala ADHD pada anak, Bunda.

Studi ungkap kaitan selisih skor IQ dengan aktivitas otak anak

Studi ini dilakukan oleh peneliti bernama Xin Chen bersama rekan-rekannya dengan tujuan mengetahui hubungan antara selisih skor IQ dan gejala ADHD pada anak.

Penelitian tersebut juga melihat kaitannya dengan kemampuan berpikir dan aktivitas otak. Saat meninjau kembali hasil tes IQ, peneliti menemukan perbedaan paling besar ada pada skor aritmatika.

Menurut mereka, kemampuan ini berkaitan dengan memori kerja dan dapat berpengaruh pada tingkat keparahan gejala ADHD pada anak, Bunda.

Hasil pemindaian otak juga menunjukkan adanya perbedaan aktivitas pada bagian tertentu. Anak dengan selisih skor IQ yang besar memiliki aliran darah lebih rendah di area otak yang berperan dalam mengatur emosi dan mengambil keputusan.

Lebih lanjut, peneliti juga menemukan bahwa semakin berat gangguan ADHD yang dialami anak, semakin rendah aliran darah di area tersebut. Sementara itu, hubungan serupa tidak ditemukan pada bagian otak lainnya yang ikut diperiksa.

Selain itu, kemampuan anak untuk memeriksa tugasnya sendiri juga menjadi perhatian peneliti. Anak yang kesulitan dalam kemampuan ini cenderung lebih mudah kehilangan fokus dan melakukan kesalahan saat belajar maupun beraktivitas.

Meski begitu, peneliti mengakui bahwa studi ini memiliki beberapa keterbatasan. Penelitian masih menggunakan versi lama dari alat tes serta hanya melibatkan anak-anak di China, sehingga hasilnya belum tentu sama pada kelompok anak di negara lain.

Itulah penjelasan mengenai temuan studi yang menemukan hubungan antara selisih skor tes IQ anak dan gejala ADHD. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kalimat yang Bikin Anak Minder Seumur Hidup

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Cara Mengenali Orang yang Pura-pura Pintar dalam 3 Menit Pertama

Mom's Life Azhar Hanifah

Cara Daftar Reservasi Username WhatsApp, Bisa Kirim Chat Tanpa Harus Berbagi No Handphone

Mom's Life Amira Salsabila

Rahasia Glowing Nol Rupiah

Mom's Life Sandra Odilifia & Sandra Odilifia

Ternyata Selisih Skor Tes IQ Anak Berkaitan dengan Gejala ADHD, Ini Temuan Studi

Parenting Nadhifa Fitrina

Atalia Praratya Tanggapi Lagu Ciptaan Bupati Purwakarta: Lirik Sunda Tapi Tak Hargai Perempuan

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Perbedaan Ospek, MOS, dan MPLS yang Menarik Diketahui

Cara Daftar Reservasi Username WhatsApp, Bisa Kirim Chat Tanpa Harus Berbagi No Handphone

Rahasia Glowing Nol Rupiah

10 Cara Mengenali Orang yang Pura-pura Pintar dalam 3 Menit Pertama

Perjalanan IVF Tak Mudah, Ini Tips agar Pasutri Tetap Optimistis dan Kuat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK